Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

CONCEPTUAL DESIGN OF A COMBINATION OF FLOATING BREAKWATER AND ATTENUATOR

DESAIN KONSEPTUAL DARI KOMBINASI FLOATING BREAKWATER DAN ATTENUATOR

SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan · Vol. ume No. mor (2023) · pp. 153–158

DOI
10.62012/sensistek.v6i2.31715
ISSN
2988-2559, 2623-1506
Published
2023-11-23
Publisher
Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Language
id

Abstract

English

Ocean waves are a more predictable resource with a higher energy density compared to the sun and wind. Wave energy is also a type of renewable energy and is the largest estimated form of global resource from Ocean Energy. One of the Renewable Energies is the reduction technique, which is a floating device that moves effectively following the direction of the waves. This technology will be combined with Floating Breakwater. Floating Breakwater is an advanced level of Breakwater that is built by floating or floating using mooring ropes or mooring as a barrier so that the building is not carried away by the current. With various similarities that exist in both of them are the same floating, so this Floating Breakwater can generate electrical energy using ocean wave energy, therefore this attenual Floating Breakwater is considered effective because on the other hand it can be a beach protection building by reducing wave energy and converting wave energy into electrical energy through generators that are at the bottom and bottom end of the mooring or mooring rope. With this type of technology, it will be easier to adjust to the characteristics of the sea that will be used.

Bahasa Indonesia

Gelombang laut adalah sumber daya yang lebih dapat diprediksi dengan kepadatan energi yang lebih tinggi dibandingkan dengan matahari dan angin. Energi gelombang juga merupakan jenis energi terbarukan dan merupakan bentuk sumber daya global terbesar yang diperkirakan dari energi laut. Salah satu energi terbarukan yaitu Teknik pengurangan, yang merupakan alat mengambang yang bergerak secara efektif mengikuti arah gelombang. Teknologi ini akan dikombinasikan dengan Floating Breakwater. Floating Breakwater merupakan tingkatan lanjutan dari Breakwater yang dibangun dengan mengambang atau mengapung dengan menggunakan tali tambat atau mooring sebagai penahan agar bangunan tidak terbawa arus. Dengan berbagai kesamaan yang ada pada keduanya yaitu sama sama terapung, dengan begitu Floating Breakwater ini dapat membangkitkan energi listrik dengan menggunakan energi gelombang laut, maka dari itu Floating Breakwater attenual ini dinilai efektif karena disisi lain bisa sebagai bangunan pelindung Pantai dengan meredam energi gelombang dan mengkonversi energi gelombang itu menjadi energi listrik melaluai generator yang ada pada dasar dan ujung bawah mooring atau tali tambat. Dengan tipe teknologi ini akan memudahkan penyesuaian dengan karakteristik laut yang akan dimanfaatkan.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 57 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Risal RisalAffiliation unknown2
Juswan SadeAffiliation unknown2
Chairul PaotonanAffiliation unknown2
Muh. Asyhari RamadhanAffiliation unknown2
Mohammed Hussein Ba NagaAffiliation unknown1
Muhammad Rakin FirasAffiliation unknown1
Galy RakaziwiAffiliation unknown1
Nurhikma NurhikmaAffiliation unknown1
Nur IndahAffiliation unknown1
Muhammad Alkhan Dwiki AbadiAffiliation unknown1
Dimas FitrawanAffiliation unknown1
Ahmad Faiq Dhiyaulhaq KaryaAffiliation unknown1
Syerly KlaraAffiliation unknown1
Pahrizah Puji AnugrahAffiliation unknown1
Khurin PutriAffiliation unknown1
Santa PutriAffiliation unknown1
Cece VirandikaAffiliation unknown1
Musdalifah Akbar SimanjuntakAffiliation unknown1
Andi Hamril Vikri Al FarisiAffiliation unknown1
Selviani SelvianiAffiliation unknown1
Rati AhmadAffiliation unknown1
Andika SarifuddinAffiliation unknown1
Maraya Abisurya PatandiananAffiliation unknown1
Muhammad Azka Bintang AmffaAffiliation unknown1
Muhammad Fadhil ArsyAffiliation unknown1
Brian Jaya PalisuAffiliation unknown1
Muh Rizal FiqriAffiliation unknown1
Fahrul Muhammad NurAffiliation unknown1
Raihan Firdaus SutopoAffiliation unknown1
A. Muhammad Fauzan SulfaAffiliation unknown1
Nabilah Rezky Putri ZahirahAffiliation unknown1
Dijah NurtikaAffiliation unknown1
Muhammad FachrulAffiliation unknown1
Reskyah FitrianiAffiliation unknown1
Nisrina ImtiyazAffiliation unknown1
Ardhina Dian Islamiati AdnanAffiliation unknown1
Sitti HasanaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">CONCEPTUAL DESIGN OF A COMBINATION OF FLOATING BREAKWATER AND ATTENUATOR</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">DESAIN KONSEPTUAL DARI KOMBINASI FLOATING BREAKWATER DAN ATTENUATOR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Dengen, Raina Shelomita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Azkhar, Muh. Aiman Fatwa</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Assidiq, Fuad Mahfud</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Dengen, Raina Shelomita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Azkhar, Muh. Aiman Fatwa</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Assidiq, Fuad Mahfud</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Kata Kunci : Floating Breakwater, Gelombang Laut, dan Teknologi Attenuators</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Ocean waves are a more predictable resource with a higher energy density compared to the sun and wind. Wave energy is also a type of renewable energy and is the largest estimated form of global resource from Ocean Energy. One of the Renewable Energies is the reduction technique, which is a floating device that moves effectively following the direction of the waves. This technology will be combined with Floating Breakwater.&amp;nbsp; Floating Breakwater is an advanced level of Breakwater that is built by floating or floating using mooring ropes or mooring as a barrier so that the building is not carried away by the current. With various similarities that exist in both of them are the same floating, so this Floating Breakwater can generate electrical energy using ocean wave energy, therefore this attenual Floating Breakwater is considered effective because on the other hand it can be a beach protection building by reducing wave energy and converting wave energy into electrical energy through generators that are at the bottom and bottom end of the mooring or mooring rope. With this type of technology, it will be easier to adjust to the characteristics of the sea that will be used.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Gelombang laut adalah sumber daya yang lebih dapat diprediksi dengan kepadatan energi yang lebih tinggi dibandingkan dengan matahari dan angin. Energi gelombang juga merupakan jenis energi terbarukan dan merupakan bentuk sumber daya global terbesar yang diperkirakan dari energi laut. Salah satu energi terbarukan yaitu Teknik pengurangan, yang merupakan alat mengambang yang bergerak secara efektif mengikuti arah gelombang. Teknologi ini akan dikombinasikan dengan Floating Breakwater.&amp;nbsp; Floating Breakwater merupakan tingkatan lanjutan dari Breakwater yang dibangun dengan mengambang atau mengapung dengan menggunakan tali tambat atau mooring sebagai penahan agar bangunan tidak terbawa arus. Dengan berbagai kesamaan yang ada pada keduanya yaitu sama sama terapung, dengan begitu Floating Breakwater ini dapat membangkitkan energi listrik dengan menggunakan energi gelombang laut, maka dari itu Floating Breakwater attenual ini dinilai efektif karena disisi lain bisa sebagai bangunan pelindung Pantai dengan meredam energi gelombang dan mengkonversi energi gelombang itu menjadi energi listrik melaluai generator yang ada pada dasar dan ujung bawah mooring atau tali tambat. Dengan tipe teknologi ini akan memudahkan penyesuaian dengan karakteristik laut yang akan dimanfaatkan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2023-11-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/31715</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.62012/sensistek.v6i2.31715</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 6, Nomor 2, Tahun 2023; 153-158</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 6, Nomor 2, Tahun 2023; 153-158</dc:source>
	<dc:source>2988-2559</dc:source>
	<dc:source>2623-1506</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/31715/10761</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan</dc:rights>
</oai_dc:dc>