Jurnal
IMPLEMENTATION OF BLUE ECONOMY IN INDONESIA USING BIG DATA TECHNOLOGY
IMPLEMENTASI BLUE ECONOMY DI INDONESIA DENGAN MEMANFAATKAN TEKNOLOGI BIG DATA
SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan · Vol. ume No. mor (2023) · pp. 134–140
- ISSN
- 2988-2559, 2623-1506
- Published
- 2023-11-23
- Publisher
- Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
- Language
- id
Abstract
English
The blue economy has recently become an important issue because healthy oceans provide jobs and food, support economic growth, regulate climate and support the well-being of coastal communities. The blue economy concept of marine and coastal resources is seen as a vital asset that can deliver long-term economic benefits if managed wisely. In the context of sustainable development, the blue economy concept offers sustainable and comprehensive solutions in the management of marine and coastal resources. However, implementing this concept requires strong commitment from all stakeholders, as well as full policy and regulatory support to ensure success. One of the key elements that has emerged as a solution to realizing the concept of a green economy is Big Data technology. Big Data technology allows the collection, storage, analysis and use of very large amounts of data at extraordinary speeds. In the marine and fisheries context, the use of Big Data technology opens up great opportunities in many different aspects of implementing the blue economy concept. The collection and analysis of big data enables more sophisticated monitoring of the marine environment, climate change, fish movements and other maritime activities. This research uses a descriptive approach with a literature study research method used to collect relevant and significant data by detailing information from various literature sources. The data obtained from this desk research method includes books, reports, documents, and research results that have been published in journals that have gone through a peer review process. These data sources include reports and documents published by government agencies and national and international organizations. This approach focuses on the sustainable use of resources, taking into account relevant environmental and social aspects
Bahasa Indonesia
Ekonomi biru akhir-akhir ini menjadi isu penting karena lautan yang sehat menyediakan lapangan kerja dan pangan, mendukung pertumbuhan ekonomi, mengatur iklim dan mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir. Konsep ekonomi biru mengenai sumber daya kelautan dan pesisir dipandang sebagai aset vital yang dapat memberikan manfaat ekonomi jangka panjang jika dikelola secara bijak. Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, konsep ekonomi biru menawarkan solusi berkelanjutan dan komprehensif dalam pengelolaan sumber daya kelautan dan pesisir. Namun penerapan konsep ini memerlukan komitmen yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan, serta dukungan penuh kebijakan dan peraturan untuk memastikan keberhasilan. Salah satu elemen kunci yang muncul sebagai solusi untuk mewujudkan konsep ekonomi hijau adalah teknologi Big Data. Teknologi Big Data memungkinkan pengumpulan, penyimpanan, analisis, dan penggunaan pengumpulan data yang sangat besar dengan kecepatan yang luar biasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode riset studi pustaka yang digunakan untuk mengumpulkan data yang relevan dan signifikan dengan cara merinci informasi dari berbagai sumber literatur. Data yang diperoleh dari metode riset studi pustaka ini mencakup buku, laporan, dokumen, dan hasil penelitian yang telah dipublikasikan dalam jurnal yang telah melalui proses peer review. Sumber data ini mencakup laporan dan dokumen yang diterbitkan oleh lembaga pemerintah dan organisasi nasional serta internasional. Dalam konteks kelautan dan perikanan, penggunaan teknologi Big Data membuka peluang besar dalam berbagai aspek penerapan konsep ekonomi biru. Pengumpulan dan analisis big data memungkinkan penggunaan data yang lebih canggih. pemantauan lingkungan laut, perubahan iklim, pergerakan ikan dan aktivitas kelautan lainnya. Pendekatan ini menitikberatkan pada pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan, dengan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial yang relevan.
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 57 co-authorship links · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Risal Risal | Affiliation unknown | 2 |
| Juswan Sade | Affiliation unknown | 2 |
| Chairul Paotonan | Affiliation unknown | 2 |
| Muh. Asyhari Ramadhan | Affiliation unknown | 2 |
| Mohammed Hussein Ba Naga | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Rakin Firas | Affiliation unknown | 1 |
| Galy Rakaziwi | Affiliation unknown | 1 |
| Nurhikma Nurhikma | Affiliation unknown | 1 |
| Nur Indah | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Alkhan Dwiki Abadi | Affiliation unknown | 1 |
| Dimas Fitrawan | Affiliation unknown | 1 |
| Ahmad Faiq Dhiyaulhaq Karya | Affiliation unknown | 1 |
| Syerly Klara | Affiliation unknown | 1 |
| Pahrizah Puji Anugrah | Affiliation unknown | 1 |
| Khurin Putri | Affiliation unknown | 1 |
| Santa Putri | Affiliation unknown | 1 |
| Cece Virandika | Affiliation unknown | 1 |
| Musdalifah Akbar Simanjuntak | Affiliation unknown | 1 |
| Andi Hamril Vikri Al Farisi | Affiliation unknown | 1 |
| Selviani Selviani | Affiliation unknown | 1 |
| Rati Ahmad | Affiliation unknown | 1 |
| Andika Sarifuddin | Affiliation unknown | 1 |
| Maraya Abisurya Patandianan | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Azka Bintang Amffa | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Fadhil Arsy | Affiliation unknown | 1 |
| Brian Jaya Palisu | Affiliation unknown | 1 |
| Muh Rizal Fiqri | Affiliation unknown | 1 |
| Fahrul Muhammad Nur | Affiliation unknown | 1 |
| Raihan Firdaus Sutopo | Affiliation unknown | 1 |
| A. Muhammad Fauzan Sulfa | Affiliation unknown | 1 |
| Nabilah Rezky Putri Zahirah | Affiliation unknown | 1 |
| Dijah Nurtika | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Fachrul | Affiliation unknown | 1 |
| Reskyah Fitriani | Affiliation unknown | 1 |
| Nisrina Imtiyaz | Affiliation unknown | 1 |
| Raina Shelomita Dengen | Affiliation unknown | 1 |
| Muh. Aiman Fatwa Azkhar | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.