Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

OPTIMIZATION OF BREAKWATER FUNCTION FISH LANDING PORT (PPI) TANAH BERU BULUKUMBA REGENCY

OPTIMALISASI FUNGSI BREAKWATER PELABUHAN PENDARATAN IKAN (PPI) TANAH BERU KABUPATEN BULUKUMBA

SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan · Vol. ume No. mor (2024) · pp. 121–128

DOI
10.62012/sensistek.v7i2.41692
ISSN
2988-2559, 2623-1506
Published
2024-11-28
Publisher
Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Language
id

Abstract

English

At the Fish Landing Harbor (PPI) coastal protection buildings have been built to protect the area in an effort to obtain calm waters at the harbor. A breakwater is infrastructure built to break waves by absorbing wave energy. The types of wave breakers are sloping side breakwaters, vertical side breakwaters and mixed wave breakers. Waves are a form of energy that can shape beaches, cause currents and sediment transport in perpendicular directions and along the coast, and cause forces that act on coastal buildings. The aim of this research is to determine the characteristics of wave transmission and alternative breakwater construction in ports, simulated using a numerical hydrodynamic model to simulate waves. The input data is wave height, wave period and wave direction. The Fish Landing Harbor Breakwater (PPI) is not yet optimal because the waves entering the port area in the west season reach 1.2 meters. Based on the results of the breakwater design used to optimize its function, this can be proven by the existence of breakwater construction designed in modeling where the breakwater with a length of 150 m, the wave height entering the protected area is 0.81 m, the breakwater with a length of 300, the wave height entering the area protected by 0.2 m, and a breakwater with a length of 500, the wave height entering the protected area is 0.03 m.

Bahasa Indonesia

Pada Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) telah dibangun bangunan pelindung pantai yang melindungi area sebagai upaya untuk memperoleh perairan yang tenang pada pelabuhan. Pemecah gelombang (breakwater) adalah prasarana yang dibangun untuk memecahkan ombak/gelombang dengan menyerap sebagai energy gelombang. Tipe-tipe pemecah gelombang yaitu pemecah gelombang sisi miring, pemecah gelombang sisi tegak dan pemecah gelombang campuran. Gelombang adalah salah satu bentuk energi yang dapat membentuk pantai, menimbulkan arus dan transport sedimen dalam arah tegak lurus dan sepanjang pantai, serta menyebabkan gaya-gaya yang bekerja pada bangunan pantai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik transmisi gelombang dan alternatif kontruksi breakwater pada pelabuhan, disimulasikan dengan model hidrodinamika numerik untuk mensimulasikan gelombang. data yang di input berupa nilai tinggi gelombang, periode gelombang dan arah gelombang. Pada Breakwater Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) belum optimal dikarenakan gelombang yang masuk diarea pelabuhan pada musim barat mencapai 1.2 meter. Berdasarkan hasil rancangan breakwater yang digunakan dalam mengoptimalisasikan fungsinya hal tersebut dapat dibuktikan dengan adanya konstruksi breakwater yang dirancang dalam pemodelan dimana breakwater dengan panjang 150 m tinggi gelombang yang masuk kedalam daerah terlindungi sebesar 0,81 m, breakwater dengan panjang 300 tinggi gelombang yang masuk kedalam daerah terlindung sebesar 0,2 m, dan breakwater dengan panjang 500 tinggi gelombang yang masuk kedalam daerah yang terlindungi sebesar 0,03 m.

Keywords

Collaboration network of the authors

35 authors · 101 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Chairul PaotonanAffiliation unknown13
Achmad Yasir BaedaAffiliation unknown8
Taufiqur RachmanAffiliation unknown6
Teguh PairunanAffiliation unknown3
Firman HusainAffiliation unknown2
Indah Putri HumairahAffiliation unknown2
Dwi AgusdiansyahAffiliation unknown2
Taufiqurrahman TaufiqurrahmanAffiliation unknown2
Ilham AlkhaerAffiliation unknown2
Deni MulyawanAffiliation unknown2
Muhammad AksarAffiliation unknown2
Muhammad Arsyad ThahaAffiliation unknown2
Wasir SamadAffiliation unknown2
Abdi KurniawanAffiliation unknown2
Didit Fahrudin Muhamad SalehAffiliation unknown1
Ashury AshuryAffiliation unknown1
Muhammad AyyubAffiliation unknown1
Ahmad Azwar Mas'ud MAffiliation unknown1
Teguh Pairunan PutraAffiliation unknown1
Ariska AriskaAffiliation unknown1
Ichwanul Haq BahtiarAffiliation unknown1
Novrian Yosua TimangAffiliation unknown1
Nur RachmiAffiliation unknown1
Alif Hidayat KasimAffiliation unknown1
Wahyuni HasanAffiliation unknown1
Indah Puspita SariAffiliation unknown1
Riska RiskaUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Fitria RamadaniAffiliation unknown1
Samuel Budi DefriantoAffiliation unknown1
Maraya Abisurya PatandiananAffiliation unknown1
Ahmad Yasir BaedaAffiliation unknown1
Chofifah Datu BulawanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">OPTIMIZATION OF BREAKWATER FUNCTION FISH LANDING PORT (PPI) TANAH BERU BULUKUMBA REGENCY</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">OPTIMALISASI FUNGSI BREAKWATER PELABUHAN PENDARATAN IKAN (PPI) TANAH BERU KABUPATEN BULUKUMBA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Purwasih, Ratih</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rahman, Sabaruddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Umar, Hasdinar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Purwasih, Ratih</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Rahman, Sabaruddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Umar, Hasdinar</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Breakwater</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Gelombang </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Simulasi numerik </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Breakwater, Waves, Numerical Simulation, Fish Landing Harbor (PPI)</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">At the Fish Landing Harbor (PPI) coastal protection buildings have been built to protect the area in an effort to obtain calm waters at the harbor. A breakwater is infrastructure built to break waves by absorbing wave energy. The types of wave breakers are sloping side breakwaters, vertical side breakwaters and mixed wave breakers. Waves are a form of energy that can shape beaches, cause currents and sediment transport in perpendicular directions and along the coast, and cause forces that act on coastal buildings. The aim of this research is to determine the characteristics of wave transmission and alternative breakwater construction in ports, simulated using a numerical hydrodynamic model to simulate waves. The input data is wave height, wave period and wave direction. The Fish Landing Harbor Breakwater (PPI) is not yet optimal because the waves entering the port area in the west season reach 1.2 meters. Based on the results of the breakwater design used to optimize its function, this can be proven by the existence of breakwater construction designed in modeling where the breakwater with a length of 150 m, the wave height entering the protected area is 0.81 m, the breakwater with a length of 300, the wave height entering the area protected by 0.2 m, and a breakwater with a length of 500, the wave height entering the protected area is 0.03 m.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Pada Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) telah dibangun bangunan pelindung pantai yang melindungi area sebagai upaya untuk memperoleh perairan yang tenang pada pelabuhan. Pemecah gelombang (breakwater) adalah prasarana yang dibangun untuk memecahkan ombak/gelombang dengan menyerap sebagai energy gelombang. Tipe-tipe pemecah gelombang yaitu pemecah gelombang sisi miring, pemecah gelombang sisi tegak dan pemecah gelombang campuran. Gelombang adalah salah satu bentuk energi yang dapat membentuk pantai, menimbulkan arus dan transport sedimen dalam arah tegak lurus dan sepanjang pantai, serta menyebabkan gaya-gaya yang bekerja pada bangunan pantai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik transmisi gelombang dan alternatif kontruksi breakwater pada pelabuhan, disimulasikan dengan model hidrodinamika numerik untuk mensimulasikan gelombang. data yang di input berupa nilai tinggi gelombang, periode gelombang dan arah gelombang. Pada Breakwater Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) belum optimal dikarenakan gelombang yang masuk diarea pelabuhan pada musim barat mencapai 1.2 meter. Berdasarkan hasil rancangan breakwater yang digunakan dalam mengoptimalisasikan fungsinya hal tersebut dapat dibuktikan dengan adanya konstruksi breakwater yang dirancang dalam pemodelan dimana breakwater dengan panjang 150 m tinggi gelombang yang masuk kedalam daerah terlindungi sebesar 0,81 m, breakwater dengan panjang 300 tinggi gelombang yang masuk kedalam daerah terlindung sebesar 0,2 m, dan breakwater dengan panjang 500 tinggi gelombang yang masuk kedalam daerah yang terlindungi sebesar 0,03 m.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2024-11-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/41692</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.62012/sensistek.v7i2.41692</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 7, Nomor 2, Tahun 2024; 121-128</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 7, Nomor 2, Tahun 2024; 121-128</dc:source>
	<dc:source>2988-2559</dc:source>
	<dc:source>2623-1506</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/41692/12192</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan</dc:rights>
</oai_dc:dc>