Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENETAPAN KADAR PARASETAMOL, KAFEIN DAN PROPIFENAZON SECARA SIMULTAN DALAM SEDIAAN TABLET DENGAN METODE KCKT

Majalah Farmasi dan Farmakologi · Vol. 22 No. 1 (2018) · pp. 1–4

ISSN
2655-6715, 1410-7031
Published
2018-12-19
Publisher
Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Parasetamol, kafein dan propifenazon dikombinasikan bersama dalam sediaan obat untuk memberikan efek analgetik. Penggunaan kombinasi obat semakin meningkat untuk mencapai efek terapi yang lebih baik dan penurunan toksisitas sehingga sangat penting untuk mengawasi kandungan zat aktif dalam formulasi farmasetik. Desain penelitian adalah eksperimental menggunakan metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) dengan detektor UV pada 273 nm, kolom ODS, fase gerak metanol dan air (50:50), laju alir 0,6 mL/menit dan volume penyuntikan 20 µL. Pada penelitian ini dilakukan uji kesesuaian sistem, serta penentuan presisi dan akurasi metode analisis. Hasil penelitian diperoleh uji kesesuaian sistem memenuhi syarat dengan standar deviasi relatif (RSD) waktu retensi dan luas puncak ketiga analit < 2%, dengan waktu retensi parasetamol, kafein dan propifenazon masing-masing pada 5,41, 6,33 dan 24,11 menit. Rata-rata hasil penentuan presisi parasetamol, kafein dan propifenazon berturut-turut sebesar 94,461±1,687; 94,642±1,768; dan 99,177±1,871% yang memenuhi persyaratan USP (90-110%) dengan RSD presisi 1,79; 1,87 dan 1,89% yang memenuhi kriteria penerimaan (≤ 2%). Rerata hasil akurasi parasetamol, kafein dan propifenazon menggunakan kadar 80, 100 dan 120% yaitu 99,732±0,949; 101,260±1,331 dan 99,700±1,506% memenuhi persyaratan rekoveri yaitu 98-102% untuk parasetamol dan kafein serta 97-103% untuk propifenazon. Berdasarkan hasil presisi dan akurasi maka metode penetapan kadar parasetamol, kafein dan propifenazon secara simultan menggunakan KCKT memenuhi persyaratan.

Collaboration network of the authors

28 authors · 90 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Elly WahyudinAffiliation unknown4
Herlina RanteAffiliation unknown3
Asnah MarzukiAffiliation unknown3
Syaharuddin KasimAffiliation unknown2
Ana AdriyaniAffiliation unknown2
Marwati MarwatiAffiliation unknown1
Subehan LalloAffiliation unknown1
Nurmahida PagamaAffiliation unknown1
Muhammad AswadAffiliation unknown1
Sri YolandariAffiliation unknown1
Tuti Handayani ZainalAffiliation unknown1
Yulia Yusrini DjabirAffiliation unknown1
Latifah RahmanAffiliation unknown1
Suryanita SuryanitaAffiliation unknown1
Aliyah AliyahAffiliation unknown1
Andi Anugrah PratamaAffiliation unknown1
Damaiyanti DamaiyantiAffiliation unknown1
Nurjannah NurjannahInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Nana Juniarti Natsir DjideAffiliation unknown1
siti qurrataayunAffiliation unknown1
M Natsir DjideAffiliation unknown1
Rosany TayebAffiliation unknown1
Aisyah FatmawatyAffiliation unknown1
SartiniAffiliation unknown1
Ermina PakkiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENETAPAN KADAR PARASETAMOL, KAFEIN DAN PROPIFENAZON SECARA SIMULTAN DALAM SEDIAAN TABLET DENGAN METODE KCKT</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Yulyarti, Endhah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rifai, Yusnita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yulianty, Risfah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Parasetamol,  kafein dan propifenazon dikombinasikan bersama dalam sediaan obat untuk memberikan efek analgetik. Penggunaan kombinasi obat semakin meningkat untuk mencapai efek terapi yang lebih baik dan penurunan toksisitas sehingga sangat penting untuk mengawasi kandungan zat aktif dalam formulasi farmasetik. Desain penelitian adalah eksperimental menggunakan metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) dengan detektor UV pada 273 nm, kolom ODS, fase gerak metanol dan air (50:50), laju alir 0,6 mL/menit dan volume penyuntikan 20 µL. Pada penelitian ini dilakukan uji kesesuaian sistem, serta penentuan presisi dan akurasi metode analisis. Hasil penelitian diperoleh uji kesesuaian sistem memenuhi syarat  dengan standar deviasi relatif (RSD) waktu retensi dan luas puncak ketiga analit  &amp;lt; 2%, dengan waktu retensi parasetamol, kafein dan propifenazon masing-masing pada  5,41, 6,33 dan 24,11 menit. Rata-rata hasil penentuan presisi parasetamol, kafein dan propifenazon berturut-turut sebesar 94,461±1,687; 94,642±1,768;  dan  99,177±1,871% yang memenuhi persyaratan USP (90-110%) dengan RSD presisi 1,79; 1,87 dan 1,89% yang memenuhi  kriteria penerimaan (≤ 2%). Rerata hasil akurasi parasetamol, kafein dan propifenazon menggunakan kadar 80, 100 dan 120% yaitu 99,732±0,949; 101,260±1,331 dan 99,700±1,506% memenuhi persyaratan rekoveri yaitu 98-102% untuk parasetamol dan kafein serta 97-103% untuk propifenazon. Berdasarkan hasil  presisi dan akurasi  maka metode penetapan kadar parasetamol, kafein dan propifenazon secara simultan menggunakan KCKT memenuhi persyaratan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2018-12-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/5687</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Majalah Farmasi dan Farmakologi; Vol. 22 No. 1 (2018): MFF; 1-4</dc:source>
	<dc:source>2655-6715</dc:source>
	<dc:source>1410-7031</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/5687/3111</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Majalah Farmasi dan Farmakologi</dc:rights>
</oai_dc:dc>