Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN OBAT ATORVASTATIN TERHADAP PERBAIKAN KLINIS PASIEN STROKE ISKEMIK DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO

Majalah Farmasi dan Farmakologi · Vol. 22 No. 1 (2018) · pp. 8–12

ISSN
2655-6715, 1410-7031
Published
2018-12-19
Publisher
Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Indonesia menduduki terbanyak di Asia yang menderita stroke. Statin dengan efek pleiotropiknya dapat menjadi neuroprotektan sehingga dapat memperbaiki kondisi klinis dan mencegah terjadinya stroke berulang, Di rumah sakit ataupun di klinik ada pasien yang mendapatkan terapi atorvastatin dan ada pula yang tidak. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas atorvastatin terhadap pasien stroke iskemik dengan menganaisis nilai kolestrol total, HDL, LDL, dan atorvastatin terhadap perbaikan klinis pasien dengan pengukuran nilai gcs dan mRS.Desain penelitian yang digunakan adalah observasional non eksperimen deskriptif-analitik. Pengambilan sampel dengan teknik non-probability sampling dengan cara purposive sampling.Jumlah sampel 30, terdiri dari kelompok atorvastatin (15 pasien) dan kelompok tanpa Atorvastatin (15 pasien). Kolestrol total, HDL, dan LDL, dan mRS diperiksa sebelum dan setelah terapi. Data kolestrol dianalisis secara deskriptif, dan nilai mRS dianalisis dengan menggunakan Uji paried t Test. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan nilai kolestrol total (25 %) dengan nilai rata-rata 194.80 dan setelah terapi 151.40, sedangkan untuk nilai HDL tidak terjadi peningkatan, sebelum terapi (31.00 setelah terapi menjadi 27.00, dan untuk LDL tidak terjadi penurunan yang signifikan, sebelum terapi 113.80 mg/dl dan setelah terapi menjadi 93.20, sedangkan untuk perbaikan nilai mRS, memberikan hasil mRS yang meningkat secara signifikan dari kelompok atorvastatin (p=0.001) dibandingkan pasien yang tidak diterapi dengan atorvastatin (p=0.610). Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan dari pemberian Atorvastatin terhadap perbaikan klinis pasien yang diukur dengan mRS (modified rankin scale)

Collaboration network of the authors

26 authors · 69 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hasyim KasimAffiliation unknown4
Subehan LalloAffiliation unknown2
Nurul InsaniAffiliation unknown1
Magfirah MagfirahAffiliation unknown1
Reymon ReymonAffiliation unknown1
A Rufaidah HasharyAffiliation unknown1
Cahyani PurnasariAffiliation unknown1
Nurul InayahUniversitas Islam Negeri Sumatera Utara1
Yunus AmranAffiliation unknown1
Yulia Yusrini DjabirAffiliation unknown1
M Natsir DjideAffiliation unknown1
Restuyani ParanoanAffiliation unknown1
Nasruddin AMAffiliation unknown1
Suhartina HamzahAffiliation unknown1
Indriani IndrianiAffiliation unknown1
Elly WahyudinAffiliation unknown1
Sumarheni SumarheniAffiliation unknown1
Muh. Nur AmirAffiliation unknown1
Yuyun SulitianiAffiliation unknown1
Inda PratiwiAffiliation unknown1
Ismail IsmailAffiliation unknown1
Ririn Sutanti AbdulAffiliation unknown1
Agus Alim AbdullahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN OBAT ATORVASTATIN TERHADAP PERBAIKAN KLINIS PASIEN STROKE ISKEMIK DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Purnamasari, Riska</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Manggau, Marianti A.</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Amran, Muhammad Yunus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Indonesia menduduki terbanyak di Asia yang menderita stroke. Statin dengan efek pleiotropiknya dapat menjadi neuroprotektan sehingga dapat memperbaiki kondisi klinis dan mencegah terjadinya stroke berulang, Di rumah sakit ataupun di klinik ada pasien yang mendapatkan terapi atorvastatin dan ada pula yang tidak. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas atorvastatin terhadap pasien stroke iskemik dengan menganaisis nilai kolestrol total, HDL, LDL, dan atorvastatin terhadap perbaikan klinis pasien dengan pengukuran nilai gcs dan mRS.Desain penelitian yang digunakan adalah observasional non eksperimen deskriptif-analitik. Pengambilan sampel dengan teknik non-probability sampling dengan cara purposive sampling.Jumlah sampel 30, terdiri dari kelompok atorvastatin (15 pasien) dan kelompok tanpa Atorvastatin (15 pasien). Kolestrol total, HDL, dan LDL, dan mRS diperiksa sebelum dan setelah terapi. Data kolestrol dianalisis secara deskriptif, dan nilai mRS dianalisis dengan menggunakan Uji paried t Test. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan nilai kolestrol total (25 %) dengan nilai rata-rata 194.80  dan setelah terapi 151.40, sedangkan untuk nilai HDL tidak terjadi peningkatan,  sebelum terapi (31.00 setelah terapi menjadi 27.00 , dan untuk LDL tidak terjadi penurunan yang signifikan, sebelum terapi 113.80 mg/dl dan setelah terapi menjadi 93.20, sedangkan untuk perbaikan nilai mRS, memberikan hasil mRS yang meningkat secara  signifikan dari kelompok atorvastatin (p=0.001) dibandingkan pasien yang tidak diterapi dengan atorvastatin (p=0.610). Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan dari pemberian Atorvastatin terhadap perbaikan klinis pasien yang diukur dengan mRS (modified rankin scale)</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2018-12-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/5689</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Majalah Farmasi dan Farmakologi; Vol. 22 No. 1 (2018): MFF; 8-12</dc:source>
	<dc:source>2655-6715</dc:source>
	<dc:source>1410-7031</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/5689/3113</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Majalah Farmasi dan Farmakologi</dc:rights>
</oai_dc:dc>