Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

IDENTIFIKASI SENYAWA MYCOSPORINE-LIKE AMINO ACIDs DARI FRAKSI ETANOL Eucheuma cottonii MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER UV

Majalah Farmasi dan Farmakologi · Vol. 22 No. 2 (2018) · pp. 48–51

ISSN
2655-6715, 1410-7031
Published
2018-12-19
Publisher
Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University
Language
en

Abstract

UV-A merupakan sinar UV yang berpenetrasi paling dalam pada kulit dan dapat menyebabkan kerusakan kulit hingga penuaan dini. Paparan sinar UV-A dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan dermis kulit, pigmentasi dan kanker kulit. Perlindungan kulit terhadap sinar UV-A yaitu dengan menggunakan bahan anti UV-A. Senyawa yang berperan sebagai anti UV-A di alam, salah satunya Mycosporine-like Amino Acids (MAAs). Senyawa ini terdapat dalam organisme laut seperti cyanobakteri, mikroalga dan makroalga. Eucheuma cottonii merupakan salah satu makroalga merah yang diduga mengandung MAAs. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi senyawa MAAs dari fraksi etanol Eucheuma cottonii yang diperoleh dari pantai kepulauan Selayar. Sampel dicuci hingga kadar garamnya berkurang, diliofilisasi menggunakan freeze dryer dan diektraksi dengan maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak cair yang diperoleh diuapkan dengan rotavapor hingga didapatkan ekstrak kering. Ekstrak kemudian difraksinasi dan diidentifikasi menggunakan spektrofotometer UV. Fraksi yang diperoleh sebanyak 6 yang kemudian diidentifikasi menggunakan spektrofotmeter UV dan FT IR. Hasil identifikasi menunjukkan jika senyawa yang terdapat pada fraksi 4 dan 6 tidak menunjukkan adanya senyawa MAAs, sedangkan fraksi 1 dan 3 terdapat senyawa pengotor sehingga tidak dapat dipastikan mengandung senyawa MAAs. Fraksi 2 dan 5 menunjukkan kemungkinan adanya senyawa MAAs. Disimpulkan bahwa fraksi etanol 2 dan 5 dari Eucheuma cottonii kemungkinan mengandung senyawa MAAs.

Collaboration network of the authors

40 authors · 100 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Islam Negeri Palopo
  • Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hasyim KasimAffiliation unknown5
Sartini SartiniAffiliation unknown4
Yulia Yusrini DjabirAffiliation unknown4
Latifah RahmanAffiliation unknown2
Gemini AlamAffiliation unknown2
M Natsir DjideAffiliation unknown2
Restuyani ParanoanAffiliation unknown2
Sumarheni SumarheniAffiliation unknown2
Karmila KarmilaUniversitas Islam Negeri Palopo1
Irnawati IrnawatiAffiliation unknown1
La Ode Izzatil HaqqaAffiliation unknown1
Riska PurnamasariAffiliation unknown1
Muhammad Yunus AmranAffiliation unknown1
Nurul InsaniAffiliation unknown1
Magfirah MagfirahAffiliation unknown1
Marwati MarwatiAffiliation unknown1
Yusnita RifaiAffiliation unknown1
A Rufaidah HasharyAffiliation unknown1
Cahyani PurnasariAffiliation unknown1
Nurul InayahUniversitas Islam Negeri Sumatera Utara1
Yunus AmranAffiliation unknown1
Reski Yalatri WirastutyAffiliation unknown1
Sulfiyana H. Ambo LauAffiliation unknown1
Andi Nur Zam ZamAffiliation unknown1
Asnah MarzukiAffiliation unknown1
Herlina RanteAffiliation unknown1
Andi Nurpati PanaungiAffiliation unknown1
Fitri ArianiAffiliation unknown1
Resky SyamsuAffiliation unknown1
Nasruddin AMAffiliation unknown1
Suhartina HamzahAffiliation unknown1
Sukamto S MamadaAffiliation unknown1
Mu'minisa BahrunAffiliation unknown1
Indriani IndrianiAffiliation unknown1
Muh. Nur AmirAffiliation unknown1
Yuyun SulitianiAffiliation unknown1
Inda PratiwiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">IDENTIFIKASI SENYAWA MYCOSPORINE-LIKE AMINO ACIDs DARI FRAKSI ETANOL Eucheuma cottonii MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER UV</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Reymon, Reymon</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Lallo, Subehan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Manggau, Marianti A</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">UV-A merupakan sinar UV yang berpenetrasi paling dalam pada kulit dan dapat menyebabkan kerusakan kulit hingga penuaan dini. Paparan sinar UV-A dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan dermis kulit, pigmentasi dan kanker kulit. Perlindungan kulit terhadap sinar UV-A yaitu dengan menggunakan bahan anti UV-A. Senyawa yang berperan sebagai anti UV-A di alam, salah satunya Mycosporine-like Amino Acids (MAAs). Senyawa ini  terdapat dalam organisme laut seperti cyanobakteri, mikroalga dan makroalga. Eucheuma cottonii merupakan salah satu makroalga merah yang diduga mengandung MAAs. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi senyawa MAAs  dari fraksi etanol Eucheuma cottonii yang diperoleh dari pantai kepulauan Selayar. Sampel dicuci hingga kadar garamnya berkurang, diliofilisasi menggunakan freeze dryer dan diektraksi dengan maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak cair yang diperoleh diuapkan dengan rotavapor hingga didapatkan ekstrak kering. Ekstrak kemudian difraksinasi dan diidentifikasi menggunakan spektrofotometer UV. Fraksi yang diperoleh sebanyak 6 yang kemudian diidentifikasi menggunakan spektrofotmeter UV dan FT IR. Hasil identifikasi menunjukkan jika senyawa yang terdapat pada fraksi 4 dan 6 tidak menunjukkan adanya senyawa MAAs, sedangkan fraksi 1 dan 3 terdapat senyawa pengotor sehingga tidak dapat dipastikan mengandung senyawa MAAs. Fraksi 2 dan 5 menunjukkan kemungkinan adanya senyawa MAAs. Disimpulkan bahwa fraksi etanol 2 dan 5 dari Eucheuma cottonii kemungkinan mengandung senyawa MAAs.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2018-12-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/5700</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Majalah Farmasi dan Farmakologi; Vol. 22 No. 2 (2018): MFF; 48-51</dc:source>
	<dc:source>2655-6715</dc:source>
	<dc:source>1410-7031</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/5700/3122</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Majalah Farmasi dan Farmakologi</dc:rights>
</oai_dc:dc>