Jurnal
ANALISIS EFEKTIVITAS DAN EFEK SAMPING PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN INFEKSI SALURAN KEMIH DI INSTALASI RAWAT INAP RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR
Majalah Farmasi dan Farmakologi · Vol. 22 No. 2 (2018) · pp. 52–55
- ISSN
- 2655-6715, 1410-7031
- Published
- 2018-12-19
- Publisher
- Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University
- Language
- en
Abstract
Infeksi saluran kemih dapat muncul sebagai beberapa sindrom yang terkait dengan respon inflamasi terhadap invasi mikroba dan dapat berkisar dari bakteriuria asimtomatik hingga pielonefritis dengan bakteremia atau sepsis. Pilihan lini pertama terapi antibiotik pada pasien infeksi saluran kemih adalah trimethoprim–sulfamethoxazole (TMP–SMX) dan atau golongan fluoroquinolone, lini kedua golongan nitrofurantion, dan lini ketiga golongan beta-laktam. Namun pada penelitian ini, antibiotik yang paling banyak digunakan adalah antibiotik beta-laktam golongan sefalosporin generasi ketiga yaitu ceftriaxone. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan obat antibiotik,interaksi antara obat antibiotik dengan obat lain, dan efek samping yang ditimbulkan dalam pemberian antibiotik pada pasien ISK dalam mengurangi infeksi pada pasien ISKdi RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Data yang diperoleh diuji deskriptif antara penggunaan antibiotik terhadap penurunan bakteri, WBC, dan neutrofil. Penggunaan dan dosis obat antibiotik pada pasien infeksi saluran kemih di instalasi rawat inap RSUP DR. Wahidin Sudirohusodo Makassar menunjukkan hasil yang efektif dalam mengurangi dan atau menyembuhkan infeksi saluran kemih. Efek samping yang terjadi setelah pemberian antibiotik ceftriaxone yaitu mual 9%, nyeri perut 4,5%, dan pemberian antibiotik ceftazidime mengalami diare 4,5%. Interaksi yang terjadi pada pemberia antibiotik yaitu antara ceftriaxon dan furosemid, Penggunaan ceftriaxone (sefalosporin) bersamaan dengan furosemid (diuretik) dapat meningkatkan konsentrasi plasma atau menurunkan klirens dari ceftriaxon. Manajemen yang sebaiknya dilakukan adalah memonitoring fungsi ginjal
Collaboration network of the authors
29 authors · 75 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Elly Wahyudin | Affiliation unknown | 4 |
| Subehan Lallo | Affiliation unknown | 3 |
| Nurul Insani | Affiliation unknown | 2 |
| Cahyani Purnasari | Affiliation unknown | 2 |
| Yulia Yusrini Djabir | Affiliation unknown | 2 |
| M Natsir Djide | Affiliation unknown | 2 |
| Restuyani Paranoan | Affiliation unknown | 2 |
| Riska Purnamasari | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Yunus Amran | Affiliation unknown | 1 |
| Magfirah Magfirah | Affiliation unknown | 1 |
| Reymon Reymon | Affiliation unknown | 1 |
| Asniar Pascayantri | Affiliation unknown | 1 |
| Nurul Inayah | Universitas Islam Negeri Sumatera Utara | 1 |
| Yunus Amran | Affiliation unknown | 1 |
| Nasruddin AM | Affiliation unknown | 1 |
| Suhartina Hamzah | Affiliation unknown | 1 |
| Indriani Indriani | Affiliation unknown | 1 |
| Sumarheni Sumarheni | Affiliation unknown | 1 |
| Muh. Nur Amir | Affiliation unknown | 1 |
| Yuyun Sulitiani | Affiliation unknown | 1 |
| Inda Pratiwi | Affiliation unknown | 1 |
| Ismail Ismail | Affiliation unknown | 1 |
| Ririn Sutanti Abdul | Affiliation unknown | 1 |
| Agus Alim Abdullah | Affiliation unknown | 1 |
| Nurhidayah | Affiliation unknown | 1 |
| Hasteti Husni - | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.