Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ISOLASI DAN KARAKTERISASI MOLEKULER MIKROBA ENDOFIT TANAMAN PEGAGAN (Centella asiatica L.) SEBAGAI PENGHASIL ANTIMIKROBA

Majalah Farmasi dan Farmakologi · Vol. 22 No. 2 (2018) · pp. 56–60

ISSN
2655-6715, 1410-7031
Published
2018-12-19
Publisher
Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Pegagan atau dikenal sebagai Centella asiatica L merupakan tumbuhan tropis di Indonesia yang sering digunakan sebagai obat traditional. Pegagan memiliki kandungan senyawa yang bermanfaat sebagai penyembuhan luka, antibakteri, antioksidan dan bahkan antikanker. Senyawa dengan karakteristik yang sama diperkirakan bisa dihasilkan oleh mikroba endofit yang ada pada pegagan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan melakukan karakterisasi molekuler isolate mikroba endofit pegangan yang memiliki potensi sebagai antimikroba. Ada enam isolat fungi endofit yang diisolasi, dua diantaranya adalah bakteri endofit dan empat lainnya adalah fungi endofit. Isolat bakteri endofit BEF1 dan fungi endofit FEF2 dipilih untuk dilanjutkan karakterisasi molekulernya setelah melihat hasil uji antagonis terhadap Staphylococcus aureus, Propionibacterium acnes, Pseudomonas aeruginosa, Streptococcus mutans, Salmonella typhosa, dan Candida Albicans. Isolat bakteri endofit BEF 1 menunjukkan zona hambatan terhadap Salmonella typhosa dan Propionibacterium acnes yaitu 8.1 mm dan 6.2 mm. Zona hambatan isolat fungi endofit FEF2 terhadap Salmonella typhosa dan Propionibacterium acnes yaitu 9.3 mm dan 8.3 mm. Isolat bakteri endofit BEF1 memiliki kekerabatan 100% dengan Paenibacillus alvei, sedangkan isolate fungi endofit FEF2 memiliki kekerabatan 100% dengan Colletotrichum gloeosporioides.

Collaboration network of the authors

33 authors · 110 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Gemini AlamAffiliation unknown3
Sartini SartiniAffiliation unknown3
Alimuddin AliAffiliation unknown2
Risfah YuliantyAffiliation unknown2
Yulia Yusrini DjabirAffiliation unknown2
Muhammad HasanState University of Makassar1
Muhammad JundaAffiliation unknown1
Muhiddin PalennariAffiliation unknown1
Jumasni AdnanAffiliation unknown1
Subehan LalloAffiliation unknown1
Andi Nurpati PanaungiAffiliation unknown1
Usmar UsmarAffiliation unknown1
Sri Ningrum Anggrainy Anggrainy WahidAffiliation unknown1
Rahmita BurhamzahAffiliation unknown1
Asnah MarzukiAffiliation unknown1
Damaiyanti DamaiyantiAffiliation unknown1
Syaharuddin KasimAffiliation unknown1
Abdul Halim UmarAffiliation unknown1
Dominggus Paniel MauAffiliation unknown1
Yusnita RifaiAffiliation unknown1
siti qurrataayunAffiliation unknown1
Firzan NainuAffiliation unknown1
SubehanAffiliation unknown1
Dedy Ma'rufAffiliation unknown1
Elly WahyudinAffiliation unknown1
M Natsir DjideAffiliation unknown1
Rosany TayebAffiliation unknown1
Aisyah FatmawatyAffiliation unknown1
SartiniAffiliation unknown1
Ermina PakkiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ISOLASI DAN KARAKTERISASI MOLEKULER MIKROBA ENDOFIT TANAMAN PEGAGAN (Centella asiatica L.) SEBAGAI PENGHASIL ANTIMIKROBA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hidayat, Muh</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mufidah, Mufidah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rante, Herlina</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pegagan atau dikenal sebagai Centella asiatica L merupakan tumbuhan tropis di Indonesia yang sering digunakan sebagai obat traditional. Pegagan memiliki kandungan senyawa yang bermanfaat sebagai penyembuhan luka, antibakteri, antioksidan dan bahkan antikanker. Senyawa dengan karakteristik yang sama diperkirakan bisa dihasilkan oleh mikroba endofit yang ada pada pegagan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan melakukan karakterisasi molekuler isolate mikroba endofit pegangan yang memiliki potensi sebagai antimikroba. Ada enam isolat fungi endofit yang diisolasi, dua diantaranya adalah bakteri endofit dan empat lainnya adalah fungi endofit. Isolat bakteri endofit BEF1 dan fungi endofit FEF2 dipilih untuk dilanjutkan karakterisasi molekulernya setelah melihat hasil uji antagonis terhadap Staphylococcus aureus, Propionibacterium acnes, Pseudomonas aeruginosa, Streptococcus mutans, Salmonella typhosa, dan Candida Albicans. Isolat bakteri endofit BEF 1 menunjukkan zona hambatan terhadap Salmonella typhosa dan Propionibacterium acnes yaitu 8.1 mm dan 6.2 mm. Zona hambatan isolat fungi endofit FEF2 terhadap Salmonella typhosa dan Propionibacterium acnes yaitu 9.3 mm dan 8.3 mm. Isolat bakteri endofit BEF1 memiliki kekerabatan 100% dengan Paenibacillus alvei, sedangkan isolate fungi endofit FEF2 memiliki kekerabatan 100% dengan Colletotrichum gloeosporioides.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2018-12-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/5702</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Majalah Farmasi dan Farmakologi; Vol. 22 No. 2 (2018): MFF; 56-60</dc:source>
	<dc:source>2655-6715</dc:source>
	<dc:source>1410-7031</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/5702/3124</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Majalah Farmasi dan Farmakologi</dc:rights>
</oai_dc:dc>