Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENENTUAN KURVA BAKU UJI FARMAKOKINETIK TETRA HIDROXY ETHYL DISULPHAT (THES) PADA KELINCI (Orytolagus cuniculus), MARMUT (Cavia porcellus), DAN TIKUS (Rattus novergicus)

Majalah Farmasi dan Farmakologi · Vol. 22 No. 2 (2018) · pp. 61–63

ISSN
2655-6715, 1410-7031
Published
2018-12-19
Publisher
Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Tetra hydroxy ethyl disulfate (THES) merupakan salah satu senyawa hasil sintesis yang baru ditemukan dan memiliki efek sebagai antibiotik yang dapat mengatasi masalah resistensi pada bakteri dengan mekanisme kerja merusak dinding sel bakteri dengan cara mengikat peptidoglikan yang ada pada dinding sel bakteri dengan ligan sulfat yang ada pada THES. Senyawa THES sangat dibutuhkan saat ini dan potensial untuk diproduksi oleh industri. Penelitian ini bertujuan menentukan kurva baku pada THES pada kelinci (Oryctolagus cuniculus), marmut (Cavia porcellus) dan tikus (Rattus novergicus). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh kondisi optimum pemisahan menggunakan metode eluasi gradien dengan komposisi fase gerak buffer phosphat: asetonitril dengan perbandingan 7: 3 dan laju alir 1 ml/menit. Untuk panjang gelombang analisis terpilih yaitu panjang gelombang 254 nm, dan waktu retensi 2,3 menit. Hasil penelitian menunjukkan Nilai regresi dari kurva baku larutan THES pada hewan uji kelinci sebesar 0,943 dengan persamaan y = 22857x + 1265, pada hewan uji marmut sebesar 0,835 dengan persamaan y =2963.x - 10817, pada hewan uji tikus sebesar 0,906 dengan persamaan y = 56586x - 11474. Adanya perbedaan yang diperoleh dengan literatur yang ada kemungkinan disebabkan adanya zat pengotor dari larutan uji, namun namun hasil ini tidak terlalu jauh dari literatur yang ada, sehingga masih dapat digunakan sebagai acuan.

Collaboration network of the authors

40 authors · 125 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Risfah YuliantyAffiliation unknown4
Hasyim KasimAffiliation unknown3
Yulia Yusrini DjabirAffiliation unknown2
M Natsir DjideAffiliation unknown2
SartiniAffiliation unknown2
Tuti Handayani ZainalAffiliation unknown2
Herlina RanteAffiliation unknown2
Endhah YulyartiAffiliation unknown1
Ana AdriyaniAffiliation unknown1
Marwati MarwatiAffiliation unknown1
Subehan LalloAffiliation unknown1
Nurmahida PagamaAffiliation unknown1
Muhammad AswadAffiliation unknown1
Zhulhajsyirah ZhulhajsyirahAffiliation unknown1
Jumriani TammasAffiliation unknown1
Asniar PascayantriAffiliation unknown1
Latifah RahmanAffiliation unknown1
Suryanita SuryanitaAffiliation unknown1
Aliyah AliyahAffiliation unknown1
Sartini SartiniAffiliation unknown1
Munawarah MunawarahAffiliation unknown1
Arif SantosoAffiliation unknown1
Asnah MarzukiAffiliation unknown1
Andi Anugrah PratamaAffiliation unknown1
Nurhikma AAffiliation unknown1
Nasruddin AMAffiliation unknown1
Indriani IndrianiAffiliation unknown1
Marianti A. ManggauAffiliation unknown1
Sumarheni SumarheniAffiliation unknown1
Muh. Nur AmirAffiliation unknown1
Yuyun SulitianiAffiliation unknown1
Inda PratiwiAffiliation unknown1
Ismail IsmailAffiliation unknown1
Irawaty DjaharuddinAffiliation unknown1
Wa Ode Nur Hikmah ArifAffiliation unknown1
NurhidayahAffiliation unknown1
Hasteti Husni -Affiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENENTUAN KURVA BAKU UJI FARMAKOKINETIK TETRA HIDROXY ETHYL DISULPHAT (THES) PADA KELINCI (Orytolagus cuniculus), MARMUT (Cavia porcellus) , DAN TIKUS (Rattus novergicus)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Yolandari, Sri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyudin, Elly</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rifai, Yusnita</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Tetra hydroxy ethyl disulfate (THES) merupakan salah satu senyawa hasil sintesis yang baru ditemukan dan memiliki efek sebagai antibiotik yang dapat mengatasi masalah resistensi pada bakteri dengan mekanisme kerja merusak dinding sel bakteri dengan cara mengikat peptidoglikan yang ada pada dinding sel bakteri dengan ligan sulfat yang ada pada  THES. Senyawa THES sangat dibutuhkan saat ini dan potensial untuk diproduksi oleh industri.  Penelitian ini bertujuan menentukan kurva baku pada THES pada kelinci (Oryctolagus cuniculus), marmut (Cavia porcellus) dan tikus (Rattus novergicus). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh kondisi optimum pemisahan menggunakan metode eluasi gradien dengan komposisi fase gerak buffer phosphat : asetonitril dengan perbandingan 7 : 3  dan laju alir 1 ml/menit. Untuk panjang gelombang analisis terpilih yaitu panjang gelombang 254 nm, dan waktu retensi 2,3 menit. Hasil penelitian menunjukkan Nilai regresi dari kurva baku larutan THES pada hewan uji kelinci sebesar  0,943 dengan persamaan y = 22857x + 1265, pada hewan uji marmut sebesar 0,835 dengan persamaan y =2963.x - 10817, pada hewan uji tikus sebesar 0,906 dengan persamaan y = 56586x - 11474.  Adanya perbedaan yang diperoleh dengan literatur yang ada kemungkinan disebabkan adanya zat pengotor dari larutan uji, namun namun hasil ini tidak terlalu jauh dari literatur yang ada, sehingga masih dapat digunakan sebagai acuan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2018-12-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/5703</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Majalah Farmasi dan Farmakologi; Vol. 22 No. 2 (2018): MFF; 61-63</dc:source>
	<dc:source>2655-6715</dc:source>
	<dc:source>1410-7031</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/5703/3125</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Majalah Farmasi dan Farmakologi</dc:rights>
</oai_dc:dc>