Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KAJIAN PENGGUNAAN CAPTOPRIL DAN RAMIPRIL TERHADAP PARAMETER FUNGSI GINJAL PADA PASIEN CHF

Majalah Farmasi dan Farmakologi · Vol. 22 No. 3 (2019) · hlm. 73–75

ISSN
2655-6715, 1410-7031
Terbit
2019-03-18
Penerbit
Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University
Bahasa
en

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan inhibitor ACE (Angiotensin Converting Enzyme) yaitu captopril dan ramipril pada pasien CHF berdasarkan outcome terhadap parameter fungsi ginjal di bagian PJT (Pusat Jantung Terpadu) RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek perubahan inhibitor ACE terhadap parameter fungsi ginjal yang terjadi pada pasien CHF. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional non eksperimen dengan rancangan deskriptif-analitik, yang mencapai jumlah 40 orang sampel. Data yang dianalisis secara deskriptif dan statistik berupa parameter fungsi ginjal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien yang menggunakan inhibitor ACE kerja singkat yaitu captopril (6,25mg/8jam) adalah 20 orang (50%) dan yang mengunakan inhibitor kerja lama yaitu ramipril (5mg/24jam) sebanyak 20 orang (50%). Data parameter fungsi ginjal dianalisis dengan menggunakan SPSS 23 melalui tes distribusi normalitas dengan menggunakan uji Normality Kolmogorov-Smirnov yang diikuti dengan uji t-tes sampel berpasangan dan uji Multivariate One Way ANOVA. Hasil menunjukkan adanya perbedaan nilai sebelum dan sesudah terapi. Kejadian peningkatan fungsi ginjal lebih besar pada data serum kreatinin p 0,05 pada kedua kelompok terapi

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 116 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Marianti A. ManggauAfiliasi tidak diketahui5
Yulia Yusrini DjabirAfiliasi tidak diketahui3
Yusnita RifaiAfiliasi tidak diketahui2
M Natsir DjideAfiliasi tidak diketahui2
NurhidayahAfiliasi tidak diketahui2
Hasteti Husni -Afiliasi tidak diketahui2
Nurul InsaniAfiliasi tidak diketahui1
Zhulhajsyirah ZhulhajsyirahAfiliasi tidak diketahui1
Jumriani TammasAfiliasi tidak diketahui1
A Rufaidah HasharyAfiliasi tidak diketahui1
Sri YolandariAfiliasi tidak diketahui1
Cahyani PurnasariAfiliasi tidak diketahui1
Tuti Handayani ZainalAfiliasi tidak diketahui1
Subehan LalloAfiliasi tidak diketahui1
Restuyani ParanoanAfiliasi tidak diketahui1
Risfah YuliantyAfiliasi tidak diketahui1
Latifah RahmanAfiliasi tidak diketahui1
Suryanita SuryanitaAfiliasi tidak diketahui1
Aliyah AliyahAfiliasi tidak diketahui1
Sartini SartiniAfiliasi tidak diketahui1
Munawarah MunawarahAfiliasi tidak diketahui1
Arif SantosoAfiliasi tidak diketahui1
Nurhikma AAfiliasi tidak diketahui1
Nasruddin AMAfiliasi tidak diketahui1
Indriani IndrianiAfiliasi tidak diketahui1
Sumarheni SumarheniAfiliasi tidak diketahui1
Muh. Nur AmirAfiliasi tidak diketahui1
Yuyun SulitianiAfiliasi tidak diketahui1
Inda PratiwiAfiliasi tidak diketahui1
Ismail IsmailAfiliasi tidak diketahui1
Irawaty DjaharuddinAfiliasi tidak diketahui1
Wa Ode Nur Hikmah ArifAfiliasi tidak diketahui1
Wa Ode NurtinaAfiliasi tidak diketahui1
SartiniAfiliasi tidak diketahui1
Sariba Ari JuliantyAfiliasi tidak diketahui1
Yayuk Sri RahayuAfiliasi tidak diketahui1
HabibieAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/oai, pertama di-harvest 2 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KAJIAN PENGGUNAAN CAPTOPRIL DAN RAMIPRIL TERHADAP PARAMETER FUNGSI GINJAL PADA PASIEN CHF</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Pascayantri, Asniar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyudin, Elly</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kasim, Hasyim</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan inhibitor ACE (Angiotensin Converting Enzyme) yaitu captopril dan ramipril pada pasien CHF berdasarkan outcome terhadap parameter fungsi ginjal di bagian PJT (Pusat Jantung Terpadu) RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek perubahan inhibitor ACE terhadap parameter fungsi ginjal yang terjadi pada pasien CHF. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional non eksperimen dengan rancangan deskriptif-analitik, yang mencapai jumlah 40 orang sampel. Data yang dianalisis secara deskriptif dan statistik berupa parameter fungsi ginjal.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien yang menggunakan inhibitor ACE kerja singkat yaitu captopril (6,25mg/8jam) adalah 20 orang (50%) dan yang mengunakan inhibitor kerja lama yaitu ramipril (5mg/24jam) sebanyak 20 orang (50%). Data parameter fungsi ginjal dianalisis dengan menggunakan SPSS 23 melalui tes distribusi normalitas dengan menggunakan uji Normality Kolmogorov-Smirnov yang diikuti dengan uji t-tes sampel berpasangan dan uji Multivariate One Way ANOVA. Hasil menunjukkan adanya perbedaan nilai sebelum dan sesudah terapi. Kejadian peningkatan fungsi ginjal lebih besar pada data serum kreatinin p&amp;lt;0,05 dibandingkan pada data ureum p&amp;gt;0,05 pada kedua kelompok terapi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2019-03-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/5796</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Majalah Farmasi dan Farmakologi; Vol. 22 No. 3 (2018): MFF; 73-75</dc:source>
	<dc:source>2655-6715</dc:source>
	<dc:source>1410-7031</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/5796/3547</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Majalah Farmasi dan Farmakologi</dc:rights>
</oai_dc:dc>