Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS EFEKTIVITAS DAN EFEK SAMPING PENGGUNAAN ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK RAWAT INAP DI RSUP Dr. WAHIDIN SUDIROHUSODO

Majalah Farmasi dan Farmakologi · Vol. 23 No. 1 (2019) · pp. 13–15

ISSN
2655-6715, 1410-7031
Published
2019-05-09
Publisher
Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Sebagian besar pasien penyakit ginjal stadium akhir (ESRD) yang menyebabkan hemodialisis, dapat mengalami hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan efek samping penggunaan antihipertensi amlodipin tunggal dan kombinasi amlodipin dengan telmisartan, dan kombinasi amlodipin dengan Valsartan pada pasien gagal ginjal kronik selama rawat inap di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di ruangan rekam medik RSUP Wahidin Sudirohusodo selama periode September sampai oktober 2018. penelitian ini merupakan penelitian observasional noneksperimental. pengambilan data dilakukan secara retrospektif. pengambilan data berdasarkan rekam medik pasien gagal ginjal kronik (ESRD) yang mendapat terapi obat antihipertensi amlodipin tunggal, amlodipin kombinasi telmisartan, amlodipin kombinasi valsartan periode Januari sampai Agustus 2018. Dari hasil penelitian dengan melihat persen penurunan dan waktu penurunan tekanan darah pasien dan efek samping maka dapat disimpulkan bahwa Kombinasi amlodipin dan telmisartan paling efektif di antara amlodipin tunggal dan amlodipin kombinasi valsartan dalam menurunkan hipertensi pada pasien gagal ginjal kronik. Efek samping yang ditimbulkan dari kelompok amlodipin dalah adalah udem sebanyak 7,14%, efek samping yang ditimbulkan dari kelompok amlodipin kombinasi Telmisartan adalah hiperkalemia sebanyak 14,28 %, dan efek samping yang ditimbulkan oleh kelompok amlodipin kombinasi valsartan adalah pusing sebanyak 14, 28 %

Collaboration network of the authors

40 authors · 114 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sartini SartiniAffiliation unknown8
Elly WahyudinAffiliation unknown8
Latifah RahmanAffiliation unknown4
Gemini AlamAffiliation unknown4
Aliyah AliyahAffiliation unknown3
Herlina RanteAffiliation unknown3
Muhammad husni CangaraAffiliation unknown2
Dwi Kesuma SariAffiliation unknown2
M Aryadi ArsyadAffiliation unknown2
Sartini NatsirAffiliation unknown2
Nurul InsaniAffiliation unknown2
Reymon ReymonAffiliation unknown2
A Rufaidah HasharyAffiliation unknown2
Cahyani PurnasariAffiliation unknown2
Risfah YuliantyAffiliation unknown2
Sumarheni SumarheniAffiliation unknown2
Rosany TayebAffiliation unknown2
Riska PurnamasariAffiliation unknown1
Muhammad Yunus AmranAffiliation unknown1
Magfirah MagfirahAffiliation unknown1
Marwati MarwatiAffiliation unknown1
Yusnita RifaiAffiliation unknown1
Jumasni AdnanAffiliation unknown1
Mufidah MufidahAffiliation unknown1
Mirnawati SalampeAffiliation unknown1
Peter KaboAffiliation unknown1
Asniar PascayantriAffiliation unknown1
Nurul InayahUniversitas Islam Negeri Sumatera Utara1
Yunus AmranAffiliation unknown1
Reski Yalatri WirastutyAffiliation unknown1
Sulfiyana H. Ambo LauAffiliation unknown1
Andi Nur Zam ZamAffiliation unknown1
Asnah MarzukiAffiliation unknown1
Agus Sangka PratamaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ANALISIS EFEKTIVITAS DAN EFEK SAMPING PENGGUNAAN ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK RAWAT INAP DI RSUP Dr. WAHIDIN SUDIROHUSODO</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Paranoan, Restuyani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Manggau, Marianti A</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kasim, Hasyim</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Djide, M Natsir</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Lallo, Subehan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Djabir, Yulia Yusrini</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Sebagian besar pasien penyakit ginjal stadium akhir (ESRD) yang menyebabkan hemodialisis, dapat mengalami hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan efek samping penggunaan antihipertensi  amlodipin tunggal dan kombinasi amlodipin dengan telmisartan,  dan kombinasi  amlodipin dengan Valsartan  pada pasien gagal ginjal kronik selama rawat inap di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di ruangan rekam medik RSUP Wahidin Sudirohusodo  selama periode September sampai oktober 2018. penelitian ini merupakan  penelitian observasional noneksperimental. pengambilan data dilakukan secara retrospektif. pengambilan data berdasarkan rekam medik pasien gagal ginjal kronik  (ESRD) yang mendapat  terapi obat antihipertensi amlodipin tunggal, amlodipin kombinasi telmisartan, amlodipin kombinasi valsartan periode Januari sampai Agustus 2018. Dari hasil penelitian dengan melihat persen penurunan dan waktu penurunan tekanan darah pasien dan efek samping  maka dapat disimpulkan bahwa Kombinasi amlodipin dan telmisartan paling efektif di antara amlodipin tunggal dan amlodipin  kombinasi valsartan dalam menurunkan hipertensi pada pasien gagal ginjal kronik . Efek samping yang ditimbulkan dari kelompok amlodipin  dalah adalah  udem  sebanyak  7,14%, efek samping yang ditimbulkan dari kelompok amlodipin kombinasi Telmisartan adalah hiperkalemia sebanyak 14,28 %, dan efek samping yang ditimbulkan oleh kelompok amlodipin kombinasi valsartan adalah pusing  sebanyak 14, 28 %</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2019-05-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/6460</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Majalah Farmasi dan Farmakologi; Vol. 23 No. 1 (2019): MFF; 13-15</dc:source>
	<dc:source>2655-6715</dc:source>
	<dc:source>1410-7031</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/6460/3538</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Majalah Farmasi dan Farmakologi</dc:rights>
</oai_dc:dc>