Kasus kanker kolorektal mengalami peningkatan setiap tahunnya di seluruh dunia. Salah satu upaya pencegahan kanker kolorektal ialah melalui konsumsi probiotik. Weisella confusa tergolong dalam kelompok bakteri asam laktat, isolasi bakteri ini dangke merupakan hal yang baru dan aktivitas probiotik dari isolat ini belum diketahui. Penelitian ini bertujuan menguji sifat probiotik W. confusa isolat dangke dan potensi sitotoksiknya terhadap larva udang Artemia salina sebagai skrining awal efek antikanker. Metode pengujian sifat probiotik meliputi uji toleransi terhadap pH rendah dan uji toleransi terhadap garam empedu. Skrining efek sitotoksik dilakukan menggunakan metode BSLT(Brine Shrimp Lethality Test) menggunakan hasil fermentasi 72 jam dari isolat. Berdasarkan hasil pengujian, W. confusa isolat dangke menunjukkan sifat toleran terhadap pH 2 dan garam empedu 0,3%. Hasil uji sitotoksikmenunjukkan bahwa filtrat hasil fermentasi memiliki nilai LC50 lebih dari 1000 µg/ml yang menandakan sampel tidak berefek sitotoksik.Disimpulkan bahwabakteri W.confusa isolat dangke menunjukkan potensi sebagai probiotik namun tidak bersifat sitotoksik sehingga tidak berpotensi untuk dilanjutkan pada uji antiproliferasi terhadap sel kanker. Pengujian aktivitas biologis lainnya disarankan untuk mengetahui potensi lain dari bakteri ini.
Collaboration network of the authors
17 authors ·
56 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Institut Agama Islam Negeri Kendari
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.