Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

EFEKTIVITAS SARILUMAB SEBAGAI KANDIDAT OBAT COVID19: SEBUAH KAJIAN SISTEMATIK

Majalah Farmasi dan Farmakologi · Vol. 25 No. 1 (2021) · pp. 37–41

ISSN
2655-6715, 1410-7031
Published
2021-04-30
Publisher
Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan keamanan penggunaan Sarilumab pada pasien COVID-19 berdasarkan kajian sistematik dari berbagai artikel penelitian yang telah dipublikasikan. Kajian sistematis ini disusun berdasarkan guideline PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Studi yang diterbitkan setelah Desember 2019 dari database PubMed/MEDLINE dan EMBASE ditelusuri secara sistematis. Kombinasi kata kunci seperti "COVID-19”, "severe acute respiratory syndrome coronavirus 2”,dan "Sarilumab" digunakan untuk mencari artikel yang sesuai kriteria inklusi. Dari hasil penelusuran dan skrining artikel, diperoleh dua artikel yang memenuhi syarat kriteria inklusi yaitu satu artikel berupa laporan kasus dan satu artikel berupa seri kasus yang menunjukkan potensi sarilumab dalam pengobatan COVID-19. Pada artikel seri kasus, jumlah pasien yang terlibat sebanyak 8 orang yaitu 6 laki-laki dan 2 wanita dengan kondisi akhir tujuh pasien keluar lebih cepat dari perawatan di rumah sakit (dalam waktu 14 hari) karena telah memperlihatkan hasil negatif pada tes molekuler dan satu pasien yang berusia 83 tahun meninggal pada hari ke-13 di rumah sakit. Pada laporan kasus, pasiennya hanya 1 orang laki-laki dengan kondisi akhir pasien sembuh (hasil tes swab negatif) dan kondisi klinik yang baik. Sebagai kesimpulan, sarilumab berpotensi memberikan perbaikan klinis terhadap pasien COVID-19. Akan tetapi, karena kedua artikel tersebut memiliki kualitas bukti ilmiah yang lemah maka belum bisa dijadikan dasar rujukan penggunaan sarilumab untuk pasien COVID-19 di klinik.

Keywords

Collaboration network of the authors

19 authors · 43 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sitti NurhamidahAffiliation unknown1
Muhammad Natsir DjideAffiliation unknown1
Rudi ArfiansyahAffiliation unknown1
Nurul Hidayah BaseAffiliation unknown1
Mufidah MurdifinAffiliation unknown1
Yulia Yusrini DjabirAffiliation unknown1
Yani PratiwiAffiliation unknown1
Irawaty DjaharuddinAffiliation unknown1
Sukriya AB PangeranAffiliation unknown1
Sartini SartiniAffiliation unknown1
Herlina RanteAffiliation unknown1
Gemini AlamAffiliation unknown1
SubehanAffiliation unknown1
Dedy Ma'rufAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">EFEKTIVITAS SARILUMAB SEBAGAI KANDIDAT OBAT COVID19: SEBUAH KAJIAN SISTEMATIK</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">sudirman, sakiya syahrir</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Dini Ayu Ariastiwi B</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">A.Manggau, Marianti </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Firzan Nainu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Muh.Akbar Bahar</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Sarilumab, COVID-19, Sars-Cov-2, penghambat reseptor IL-6, Kajian Sistematik</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan keamanan penggunaan Sarilumab pada pasien COVID-19 berdasarkan kajian sistematik dari berbagai artikel penelitian yang telah dipublikasikan. Kajian sistematis ini disusun berdasarkan guideline PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Studi yang diterbitkan setelah Desember 2019 dari database PubMed/MEDLINE dan EMBASE ditelusuri secara sistematis. Kombinasi kata kunci seperti "COVID-19”, "severe acute respiratory syndrome coronavirus 2”,dan "Sarilumab" digunakan untuk mencari artikel yang sesuai kriteria inklusi.  Dari hasil penelusuran dan skrining artikel, diperoleh dua artikel yang memenuhi syarat kriteria inklusi yaitu satu artikel berupa laporan kasus dan satu artikel berupa seri kasus yang menunjukkan potensi sarilumab dalam pengobatan COVID-19. Pada artikel seri kasus, jumlah pasien yang terlibat sebanyak 8 orang yaitu 6 laki-laki dan 2 wanita dengan kondisi akhir tujuh pasien keluar lebih cepat dari perawatan di rumah sakit (dalam waktu 14 hari) karena telah memperlihatkan hasil negatif pada tes molekuler dan satu pasien yang berusia 83 tahun meninggal pada hari ke-13 di rumah sakit. Pada laporan kasus, pasiennya hanya 1 orang laki-laki dengan kondisi akhir pasien sembuh (hasil tes swab negatif) dan kondisi klinik yang baik. Sebagai kesimpulan, sarilumab berpotensi memberikan perbaikan klinis terhadap pasien COVID-19. Akan tetapi, karena kedua artikel tersebut memiliki kualitas bukti ilmiah yang lemah maka belum bisa dijadikan dasar rujukan penggunaan sarilumab untuk pasien COVID-19 di klinik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2021-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/12048</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Majalah Farmasi dan Farmakologi; Vol. 25 No. 1 (2021): MFF; 37-41</dc:source>
	<dc:source>2655-6715</dc:source>
	<dc:source>1410-7031</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/12048/6758</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Majalah Farmasi dan Farmakologi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>