Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

STUDI IN SILICO POTENSI ANTI KANKER SENYAWA TURUNAN KUMARIN TERHADAP PROTEIN BCL-2

Majalah Farmasi dan Farmakologi · Vol. 25 No. 2 (2021) · pp. 80–83

ISSN
2655-6715, 1410-7031
Published
2021-08-31
Publisher
Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Mutasi pada protein anti-apoptosis BCL-2 merupakan salah satu penyebab terjadinya kanker payudara. Beberapa studi in vitro telah menunjukkan bahwa Eupatorium triplinerve Vahl, yang mengandung flavonoid, timohidrokuinon, terpenoid, karoten, vitamin C, stigmasterol, dan kumarin memiliki efek sitotoksik terhadap sel kanker payudara. Kumarin telah dilaporkan oleh berbagai penelitian berperan dalam berbagai jalur penghambatan terjadinya kanker. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan dan menilai docking dari turunan senyawa kumarin yang terdapat pada tanaman Eupatorium triplinerve Vahl, yakni ayapanin dan ayapin, terhadap protein BCL-2. Docking dilakukan dengan menggunakan program command Autodock Vina pada personal computer (PC) dengan sistem operasi Windows 10 64-bit. Struktur protein BCL-2 dengan kode PDB 6QGG diunduh dari RCSB Protein Data Bank dan struktur 3D dari ayapanin dan ayapin diambil dari situs PubChem. Proses moleculer docking dilakukan secara bertahap dari penyiapan ligan dan protein, validasi metode docking, proses docking, hingga analisis data. Energi ikatan yang diperoleh dari docking antara senyawa ayapanin dan ayapin terhadap protein BCL-2 adalah -6.3 kcal/mol dan -6.9 kcal/mol dibandingkan dengan energi ikatan ligan bawaan, yakni -10.3 pada kantung aktif yang sama. Dengan demikian, ayapanin dan ayapanin memiliki potensi sebagai senyawa inhibitor protein anti-apoptosis BCL-2.

Keywords

Collaboration network of the authors

21 authors · 54 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Yulia Yusrini DjabirAffiliation unknown3
Dwi Kesuma SariAffiliation unknown2
M Aryadi ArsyadAffiliation unknown2
Sartini NatsirAffiliation unknown2
Arwan Bin LaetoAffiliation unknown1
Muhammad Aryadi ArsyadAffiliation unknown1
Sasmita SasmitaAffiliation unknown1
Kusrini KadarAffiliation unknown1
Muh. Zukri MalikAffiliation unknown1
Musdalifah Abdul HalimAffiliation unknown1
Fatimah MappanyompaAffiliation unknown1
Nindrahayu SyamAffiliation unknown1
Andi AriyandyAffiliation unknown1
SulfahriAffiliation unknown1
YusfinaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">STUDI IN SILICO POTENSI ANTI KANKER SENYAWA TURUNAN KUMARIN TERHADAP PROTEIN BCL-2</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Suparman, Desi Dwirosalia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yustisia, Ika </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Arsyad, Aryadi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Cangara, Muhammad husni</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Patellongi, Ilhamjaya</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Natsir, Rosdiana </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Kumarin, Kanker, Bcl-2, Docking</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Mutasi pada protein anti-apoptosis BCL-2 merupakan salah satu penyebab terjadinya kanker payudara. Beberapa studi in vitro telah menunjukkan bahwa Eupatorium triplinerve Vahl, yang mengandung flavonoid, timohidrokuinon, terpenoid, karoten, vitamin C, stigmasterol, dan kumarin memiliki efek sitotoksik terhadap sel kanker payudara. Kumarin telah dilaporkan oleh berbagai penelitian berperan dalam berbagai jalur penghambatan terjadinya kanker. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan dan menilai docking dari turunan senyawa kumarin yang terdapat pada tanaman Eupatorium triplinerve Vahl, yakni ayapanin dan ayapin, terhadap protein BCL-2. Docking dilakukan dengan menggunakan program command Autodock Vina pada personal computer (PC) dengan sistem operasi Windows 10 64-bit. Struktur protein BCL-2 dengan kode PDB 6QGG diunduh dari RCSB Protein Data Bank dan struktur 3D dari ayapanin dan ayapin diambil dari situs PubChem. Proses moleculer docking dilakukan secara bertahap dari penyiapan ligan dan protein, validasi metode docking, proses docking, hingga analisis data. Energi ikatan yang diperoleh dari docking antara senyawa ayapanin dan ayapin terhadap protein BCL-2 adalah -6.3 kcal/mol dan -6.9 kcal/mol dibandingkan dengan energi ikatan ligan bawaan, yakni -10.3 pada kantung aktif yang sama. Dengan demikian, ayapanin dan ayapanin memiliki potensi sebagai senyawa inhibitor protein anti-apoptosis BCL-2.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2021-08-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/13648</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Majalah Farmasi dan Farmakologi; Vol. 25 No. 2 (2021): MFF; 80-83</dc:source>
	<dc:source>2655-6715</dc:source>
	<dc:source>1410-7031</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/13648/7291</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Majalah Farmasi dan Farmakologi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>