Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

KARAKTERISTIK PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS KOTA BAUBAU SULAWESI TENGGARA

Majalah Farmasi dan Farmakologi · Vol. 26 No. 1 (2022) · pp. 44–47

ISSN
2655-6715, 1410-7031
Published
2022-05-13
Publisher
Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah salah satu penyakit infeksi menular melalui udara yang paling mematikan. Penyakit TB disebabkan terutama oleh bakteri patogen Mycobacterium tuberculosis (Mtb ). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien sebagai data pendukung untuk evaluasi tatalaksana terapi pada pasien TB paru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan di Puskesmas Kota Baubau Sulawesi Tenggara sejak Desember 2020-Februari 2021. Sampel Penelitian berjumlah 49 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan bersumber dari data rekam medis, SITB (Sistem Informasi Tuberkulosis) dan kuesioner. Data penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan uji statistik SPSS. Hasil penelitian berupa data karakteristik pasien tuberkulosis paru di Puskesmas kota Baubau yang menunjukkan bahwa pasien tuberkulosis paru terbanyak pada jenis kelamin laki-laki (65,3%), umur 15-35 tahun (65,3%), pendidikan dasar dan menengah (73,5%), pekerjaan wiraswasta (51%), penghasilan >Rp 500.000 (75,5%), pemeriksaan akhir bulan ke enam BTA(-) (95,9%), pasien BTA(+) (4,1%), kepatuhan pasien (89,8%), pengetahuan responden tinggi (51%), efek samping obat terbanyak badan lemas (28,6%), mual (28,6%). Sebanyak (26,53%) pasien dengan penyakit penyerta dan 14,29% dengan keluhan gangguan asam lambung telah menerima Antasida.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 117 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hasyim KasimAffiliation unknown3
Yusnita RifaiAffiliation unknown2
Risfah YuliantyAffiliation unknown2
Yulia Yusrini DjabirAffiliation unknown2
M Natsir DjideAffiliation unknown2
SartiniAffiliation unknown2
Sri RamadanyAffiliation unknown1
Jamaluddin MadolanganAffiliation unknown1
Hasan NyambeAffiliation unknown1
Kartika ParamitaAffiliation unknown1
Andi Indahwaty SidinAffiliation unknown1
Dwi AnggitaAffiliation unknown1
Zhulhajsyirah ZhulhajsyirahAffiliation unknown1
Jumriani TammasAffiliation unknown1
Sri YolandariAffiliation unknown1
Asniar PascayantriAffiliation unknown1
Tuti Handayani ZainalAffiliation unknown1
Latifah RahmanAffiliation unknown1
Suryanita SuryanitaAffiliation unknown1
Aliyah AliyahAffiliation unknown1
Sartini SartiniAffiliation unknown1
Munawarah MunawarahAffiliation unknown1
Arif SantosoAffiliation unknown1
Nurhikma AAffiliation unknown1
Nasruddin AMAffiliation unknown1
Indriani IndrianiAffiliation unknown1
Marianti A. ManggauAffiliation unknown1
Sumarheni SumarheniAffiliation unknown1
Muh. Nur AmirAffiliation unknown1
Yuyun SulitianiAffiliation unknown1
Inda PratiwiAffiliation unknown1
Ismail IsmailAffiliation unknown1
NurhidayahAffiliation unknown1
Marianti A.ManggauAffiliation unknown1
Sukriya AB PangeranAffiliation unknown1
Hasteti Husni -Affiliation unknown1
Wa Ode NurtinaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KARAKTERISTIK PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS KOTA BAUBAU SULAWESI TENGGARA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Arif, Wa Ode Nur Hikmah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Elly Wahyudin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Irawaty Djaharuddin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Tuberkulosis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Perbandingan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Dalam Kota</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Pinggiran Kota</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Karakteristik pasien, Tuberkulosis Paru, Puskesmas, Kota Baubau</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Tuberkulosis (TB) adalah salah satu penyakit infeksi menular melalui udara yang paling mematikan. Penyakit TB disebabkan terutama oleh bakteri patogen Mycobacterium tuberculosis (Mtb ). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien sebagai data pendukung untuk evaluasi tatalaksana terapi pada pasien TB paru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan di Puskesmas Kota Baubau Sulawesi Tenggara sejak Desember 2020-Februari 2021. Sampel Penelitian berjumlah 49 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan bersumber dari data rekam medis, SITB (Sistem Informasi Tuberkulosis) dan kuesioner. Data penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan uji statistik SPSS. Hasil penelitian berupa data karakteristik pasien tuberkulosis paru di Puskesmas kota Baubau yang menunjukkan bahwa pasien tuberkulosis paru terbanyak pada jenis kelamin laki-laki (65,3%), umur 15-35 tahun (65,3%), pendidikan dasar dan menengah (73,5%), pekerjaan wiraswasta (51%), penghasilan &amp;gt;Rp 500.000 (75,5%), pemeriksaan akhir bulan ke enam BTA(-) (95,9%), pasien BTA(+) (4,1%), kepatuhan pasien (89,8%), pengetahuan responden tinggi (51%), efek samping obat terbanyak badan lemas (28,6%), mual (28,6%). Sebanyak (26,53%) pasien dengan penyakit penyerta dan 14,29% dengan keluhan gangguan asam lambung telah menerima Antasida.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2022-05-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/14759</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Majalah Farmasi dan Farmakologi; Vol. 26 No. 1 (2022): MFF; 44-47</dc:source>
	<dc:source>2655-6715</dc:source>
	<dc:source>1410-7031</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/14759/8147</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Majalah Farmasi dan Farmakologi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>