Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

KARAKTERISASI SENYAWA DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI ISOLAT Actinomycetes rhizosfer TANAMAN TEH (Camellia sinensis L.)

Majalah Farmasi dan Farmakologi · Vol. 26 No. 2 (2022) · pp. 74–78

ISSN
2655-6715, 1410-7031
Published
2022-09-02
Publisher
Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Actinomycetes merupakan genus yang paling dominan dalam kelompok bakteri penghasil antibiotik dengan 80% dari turunan antibiotiknya telah diidentifikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan karakter senyawa metabolit sekunder dan aktivitas antibakteri dari senyawa isolat Actinomycetes rhizosfer Camellia sinensis L. Diperoleh tiga isolat dari hasil isolasi dan diberi nama berturut-turut TH.1, TH.2 dan TH.3. Skrining aktivitas antibakteri dilakukan dengan uji antagonis. Isolat dengan aktivitas antibakteri tertinggi dilanjutkan untuk tahap selanjutnya. Dilakukan fermentasi selama 14 hari untuk memperoleh metabolit sekunder dari isolat Actinomycetes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat dari isolat Actinomycetes memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25922 dan Escherichia coli ATCC 25922. Pada uji Kromatografi Lapis Tipis diperoleh hasil positif senyawa golongan alkaloid. Berdasarkan pengujian karakterisasi isolat dengan Spektroskopi UV-Vis dan FTIR diperoleh hasil senyawa isolat Actinomycetes merupakan senyawa alkaloid dengan panjang gelombang 271.00 nm dengan nilai absorbansi 0.727 dan mempunyai gugus fungsi N-H pada serapan 2852.81 cm-1 dan pada serapan 2922.25 cm-1 yang merupakan ciri khas dari alkaloid.

Keywords

Collaboration network of the authors

36 authors · 115 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Risna RisnaAffiliation unknown3
Emil HardiansyahAffiliation unknown1
HasrulAffiliation unknown1
Novita Salwa Partiwi YaminAffiliation unknown1
NurminAffiliation unknown1
Nurul HasanahAffiliation unknown1
Azzahra Aulia DedikasariAffiliation unknown1
Rahmat .Affiliation unknown1
Tri Lutfi WidayatiAffiliation unknown1
Siti Dian AnugrahAffiliation unknown1
Rangga Meidianto AsriAffiliation unknown1
Arnis Puspitha RAffiliation unknown1
Kadek Ayu Erika ErikaAffiliation unknown1
Nur Inaayah AzzahraAffiliation unknown1
SartiniAffiliation unknown1
ALIYAHAffiliation unknown1
Nur Faizah -Affiliation unknown1
LatifahAffiliation unknown1
RisfahAffiliation unknown1
Sartini SartiniAffiliation unknown1
Herlina RanteAffiliation unknown1
Firzan NainuAffiliation unknown1
Gemini AlamAffiliation unknown1
Dedy Ma'rufAffiliation unknown1
Muhammad RaihanAffiliation unknown1
HabibieAffiliation unknown1
Nurhasni HasanAffiliation unknown1
Sitti Nur FatimahAffiliation unknown1
AnugerahAffiliation unknown1
Apon Zaenal MustopaAffiliation unknown1
Herman IrawanAffiliation unknown1
Jabal Rahmat HaedarAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KARAKTERISASI SENYAWA DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI ISOLAT Actinomycetes rhizosfer TANAMAN TEH (Camellia sinensis L.)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Fauziah, Rismayanti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Risna</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Natsir Djide</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Subehan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Actinomycetes, Antibakteri, Rhizosfer Teh</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Actinomycetes, Antibakteri, Rhizosfer Camellia sinensis L.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Actinomycetes merupakan genus yang paling dominan dalam kelompok bakteri penghasil antibiotik dengan 80% dari turunan antibiotiknya telah diidentifikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan karakter senyawa metabolit sekunder dan aktivitas antibakteri dari senyawa isolat Actinomycetes rhizosfer Camellia sinensis L. Diperoleh tiga isolat dari hasil isolasi dan diberi nama berturut-turut TH.1, TH.2 dan TH.3. Skrining aktivitas antibakteri dilakukan dengan uji antagonis. Isolat dengan aktivitas antibakteri tertinggi dilanjutkan untuk tahap selanjutnya. Dilakukan fermentasi selama 14 hari untuk memperoleh metabolit sekunder dari isolat Actinomycetes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat dari isolat Actinomycetes memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25922 dan Escherichia coli ATCC 25922. Pada uji Kromatografi Lapis Tipis diperoleh hasil positif senyawa golongan alkaloid. Berdasarkan pengujian karakterisasi isolat dengan Spektroskopi UV-Vis dan FTIR diperoleh hasil senyawa isolat Actinomycetes merupakan senyawa alkaloid dengan panjang gelombang 271.00 nm dengan nilai absorbansi 0.727 dan mempunyai gugus fungsi N-H pada serapan 2852.81 cm-1 dan pada serapan 2922.25 cm-1 yang merupakan ciri khas dari alkaloid.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2022-09-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/18907</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Majalah Farmasi dan Farmakologi; Vol. 26 No. 2 (2022): MFF; 74-78</dc:source>
	<dc:source>2655-6715</dc:source>
	<dc:source>1410-7031</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/18907/8580</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Majalah Farmasi dan Farmakologi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>