Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

HUBUNGAN TEKANAN DARAH SISTOLIK DENGAN KADAR HBA1C PADA PASIEN HIPERTENSI DAN DIABETES MELLITUS TYPE 2 DI RS UNHAS MAKASSAR

Majalah Farmasi dan Farmakologi · Vol. 26 No. 2 (2022) · pp. 84–87

ISSN
2655-6715, 1410-7031
Published
2022-09-02
Publisher
Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Hipertensi adalah komorbiditas umum pada pasien diabetes mellitus, dengan prevalensi hingga dua pertiga dari populasi. Hipertensi ditemukan 1,5 sampai 3 kali lebih sering pada penderita diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tekanan darah sistolik dengan kadar HbA1c pada pasien hipertensi dan diabetes mellitus di Instalasi Rawat Inap RS UNHAS Makassar periode 2019-2020. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental yang dilakukan dengan metode deskriptif menggunakan data retrospektif berupa penelusuran data rekam medis pasien hipertensi dan diabetes mellitus yang memilki data pemeriksaan tekanan darah dan kadar HbA1c. Subjek penelitian dipilih dari populasi terjangkau yang memenuhi kriteria inklusi yakni sebanyak 56 sampel. Pada penelitian ini didapatkan distribusi frekuensi jenis kelamin meliputi 35 orang (62,5%) perempuan dan 21 orang (37,5%) laki-laki. Distribusi frekuensi jumlah kelompok usia terbanyak yakni pada rentang 45-64 tahun yakni sebanyak 30 orang (56,6%), usia >65 tahun sebanyak 17 orang (30,4%), dan usia 26-45 tahun sebanyak 9 orang (16,1%). Distribusi frekuensi tekanan darah sistolik pada pasien hipertensi dengan diabetes mellitus tipe 2 dengan tekanan darah normal 140 mmhg yakni sebanyak 33 orang (58,9%). Distribusi frekuensi kadar HbA1c dengan kategori baik 8 yakni sebanyak 35 orang (62,5%). Hasil analisis data menggunakan rumus chi-square dengan uji alternatif fisher exact melalui cross tabulasi dengan tingkat kesalahan (alpha) 0,05 didapatkan P value = 0,789 (P>0.05), maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara tekanan darah sistolik dengan kadar HbA1c pada pasien hipertensi dan diabetes mellitus tipe 2.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 119 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Marianti A. ManggauAffiliation unknown5
Yulia Yusrini DjabirAffiliation unknown3
M Natsir DjideAffiliation unknown3
Yusnita RifaiAffiliation unknown2
Risfah YuliantyAffiliation unknown2
SartiniAffiliation unknown2
Asniar PascayantriAffiliation unknown2
NurhidayahAffiliation unknown2
Nurul InsaniAffiliation unknown1
Zhulhajsyirah ZhulhajsyirahAffiliation unknown1
Jumriani TammasAffiliation unknown1
A Rufaidah HasharyAffiliation unknown1
Sri YolandariAffiliation unknown1
Cahyani PurnasariAffiliation unknown1
Tuti Handayani ZainalAffiliation unknown1
Subehan LalloAffiliation unknown1
Restuyani ParanoanAffiliation unknown1
Latifah RahmanAffiliation unknown1
Suryanita SuryanitaAffiliation unknown1
Aliyah AliyahAffiliation unknown1
Sartini SartiniAffiliation unknown1
Munawarah MunawarahAffiliation unknown1
Arif SantosoAffiliation unknown1
Nurhikma AAffiliation unknown1
Nasruddin AMAffiliation unknown1
Indriani IndrianiAffiliation unknown1
Sumarheni SumarheniAffiliation unknown1
Muh. Nur AmirAffiliation unknown1
Yuyun SulitianiAffiliation unknown1
Inda PratiwiAffiliation unknown1
Ismail IsmailAffiliation unknown1
Irawaty DjaharuddinAffiliation unknown1
Wa Ode Nur Hikmah ArifAffiliation unknown1
Wa Ode NurtinaAffiliation unknown1
Sariba Ari JuliantyAffiliation unknown1
Yayuk Sri RahayuAffiliation unknown1
HabibieAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">HUBUNGAN TEKANAN DARAH SISTOLIK DENGAN KADAR HBA1C PADA PASIEN HIPERTENSI DAN DIABETES MELLITUS TYPE 2 DI RS UNHAS MAKASSAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">-, Hasteti Husni</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Elly Wahyudin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hasyim Kasim</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Hipertensi, Diabetes Mellitus Tipe 2, Tekanan Drah Sistol, Kadar HbA1c</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Hipertensi, Diabetes Mellitus Tipe 2, Tekanan Darah Sistol, Kadar HbA1c</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Hipertensi adalah komorbiditas umum pada pasien diabetes mellitus, dengan prevalensi hingga dua pertiga dari populasi. Hipertensi ditemukan 1,5 sampai 3 kali lebih sering pada penderita diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui hubungan antara tekanan darah sistolik dengan kadar HbA1c pada pasien hipertensi dan diabetes mellitus di Instalasi Rawat Inap RS UNHAS Makassar periode 2019-2020. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental yang dilakukan dengan metode deskriptif menggunakan data retrospektif berupa penelusuran data rekam medis pasien hipertensi dan diabetes mellitus yang memilki data pemeriksaan tekanan darah dan kadar HbA1c. Subjek penelitian dipilih dari populasi terjangkau yang memenuhi kriteria inklusi yakni sebanyak 56 sampel. Pada penelitian ini didapatkan distribusi frekuensi jenis kelamin meliputi 35 orang (62,5%) perempuan dan 21 orang (37,5%) laki-laki. Distribusi frekuensi jumlah kelompok usia terbanyak yakni pada rentang 45-64 tahun yakni sebanyak 30 orang (56,6%), usia &amp;gt;65 tahun sebanyak 17 orang (30,4%), dan usia 26-45 tahun sebanyak 9 orang (16,1%). Distribusi frekuensi tekanan darah sistolik pada pasien hipertensi dengan diabetes mellitus tipe 2 dengan tekanan darah normal &amp;lt;140 mmhg yakni sebanyak 21 orang (41,1%), dan pasien dengan tekanan darah &amp;gt;140 mmhg yakni sebanyak 33 orang (58,9%).  Distribusi frekuensi kadar HbA1c dengan kategori baik &amp;lt;6,5 yakni 4 orang (7,1%), kategori sedang 6,5-8 yakni 17 orang (30,4%),  dan kategori buruk &amp;gt;8 yakni sebanyak 35 orang (62,5%).  Hasil analisis data menggunakan rumus chi-square dengan uji alternatif fisher exact melalui cross tabulasi dengan tingkat kesalahan (alpha) 0,05 didapatkan P value = 0,789 (P&amp;gt;0.05), maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara tekanan darah sistolik dengan kadar HbA1c pada pasien hipertensi dan diabetes mellitus tipe 2.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2022-09-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/20482</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Majalah Farmasi dan Farmakologi; Vol. 26 No. 2 (2022): MFF; 84-87</dc:source>
	<dc:source>2655-6715</dc:source>
	<dc:source>1410-7031</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/20482/8575</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Majalah Farmasi dan Farmakologi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>