Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

KORELASI KADAR EGCG (Epigallocatechin gallate) DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI PLASMA TIKUS (Rattus norvegicus) TERHADAP Staphylococcus aureus SETELAH PEMBERIAN FRAKSI ETANOL TEH HIJAU DOSIS TUNGGAL

Majalah Farmasi dan Farmakologi · Vol. 26 No. 2 (2022) · pp. 79–83

ISSN
2655-6715, 1410-7031
Published
2022-09-02
Publisher
Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Epigallocatechin gallate (EGCG) merupakan senyawa polifenol utama dalam teh hijau, selain epigallocatechin (EGC), epicatechin gallate (ECG) dan epicatechin (EC). Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa EGCG memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus, tetapi memiliki bioavailabilitas per oral rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui korelasi kadar EGCG dalam plasma dan aktivitas antibakterinya setelah pemberian fraksi etanol teh hijau dosis tunggal 100 mg/kg bb tikus. Teh hijau diekstraksi dengan heksana 1: 10 menggunakan metode Ultrasonic-Assisted Extraction (UAE) selama 2 x 15 menit. Fraksi tidak larut heksana diekstraksi kembali dengan metode yang sama menggunakan etanol 50 % (1:10). Fraksi etanol teh hijau yang diperoleh ditetapkan kadar total EGCG dengan metode Ultra-Fast Liquid Chromatography. Fraksi etanol teh hijau dosis 100 mg/kg bb diberikan secara per oral terhadap 3 ekor tikus jantan dan sebagai pembanding adalah diberikan larutan kolloidal CMC 1 %. Kadar EGCG dalam plasma dianalisis setelah pemberian per oral berturut-turut 15, 30, 60, dan 120 menit dan ditentukan aktivitas antibakterinya dengan metode difusi agar. Hasil penelitian menunjukkan kadar EGCG dalam plasma pada menit pengambilan ke-15, 30, 60, dan 120 berturut-turut adalah 12,674 bpj, 13,277 bpj, 13,035 bpj, dan 12,298 bpj serta memiliki aktivitas antibakteri terhadap S.aureus dengan diameter daerah hambatan rerata berturut-turut 10,93 mm, 11,39 mm, 10,81 mm, dan 9,93 mm. Hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan nilai signifikansi kadar EGCG dan aktivitas antibakteri plasma setelah pemberian fraksi etanol teh hijau pada menit ke-15, 30, 60, dan 120 yaitu 0,037 (p<0,05). Kesimpulan: ada korelasi antara kadar EGCG fraksi etanol teh hijau dalam plasma dengan aktivitas antibakterinya.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 114 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hasyim KasimAffiliation unknown3
Risfah YuliantyAffiliation unknown3
M Natsir DjideAffiliation unknown3
Yusnita RifaiAffiliation unknown2
Yulia Yusrini DjabirAffiliation unknown2
ALIYAHAffiliation unknown2
Asmawati MunirUniversitas Halu Oleo1
Amiruddin AmiruddinAffiliation unknown1
Zhulhajsyirah ZhulhajsyirahAffiliation unknown1
Jumriani TammasAffiliation unknown1
Sri YolandariAffiliation unknown1
Asniar PascayantriAffiliation unknown1
Tuti Handayani ZainalAffiliation unknown1
Latifah RahmanAffiliation unknown1
Suryanita SuryanitaAffiliation unknown1
Aliyah AliyahAffiliation unknown1
Sartini SartiniAffiliation unknown1
Munawarah MunawarahAffiliation unknown1
Arif SantosoAffiliation unknown1
Nurhikma AAffiliation unknown1
Nasruddin AMAffiliation unknown1
Indriani IndrianiAffiliation unknown1
Marianti A. ManggauAffiliation unknown1
Sumarheni SumarheniAffiliation unknown1
Muh. Nur AmirAffiliation unknown1
Yuyun SulitianiAffiliation unknown1
Inda PratiwiAffiliation unknown1
Ismail IsmailAffiliation unknown1
Irawaty DjaharuddinAffiliation unknown1
Wa Ode Nur Hikmah ArifAffiliation unknown1
NurhidayahAffiliation unknown1
Hasteti Husni -Affiliation unknown1
KIKI SRI RIZQI MUTHMAINNAH A.RAffiliation unknown1
SubehanAffiliation unknown1
Nur Faizah -Affiliation unknown1
LatifahAffiliation unknown1
RisfahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KORELASI KADAR EGCG (Epigallocatechin gallate) DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI PLASMA TIKUS (Rattus norvegicus) TERHADAP Staphylococcus aureus SETELAH PEMBERIAN FRAKSI ETANOL TEH HIJAU DOSIS TUNGGAL</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurtina, Wa Ode</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyudin, Elly</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sartini</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">fraksi etanol, Camellia sinensis L., epigallocatechin gallate (EGCG), Staphylococcus aureus, antibakteri.</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">fraksi etanol, Camellia sinensis L., Epigallocatechin gallate (EGCG), Staphylococcus aureus, antibakteri.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Epigallocatechin gallate (EGCG) merupakan senyawa polifenol utama dalam teh hijau, selain epigallocatechin (EGC), epicatechin gallate (ECG) dan epicatechin (EC). Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa EGCG memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus, tetapi memiliki bioavailabilitas per oral rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  korelasi  kadar EGCG dalam plasma dan aktivitas antibakterinya  setelah pemberian fraksi etanol teh hijau dosis tunggal 100 mg/kg bb tikus.  Teh hijau diekstraksi dengan heksana 1 : 10 menggunakan metode Ultrasonic-Assisted Extraction (UAE) selama 2 x 15 menit. Fraksi tidak larut heksana diekstraksi kembali dengan metode yang sama menggunakan etanol 50 % (1:10).  Fraksi etanol teh hijau yang diperoleh ditetapkan kadar total EGCG dengan metode Ultra-Fast Liquid Chromatography. Fraksi etanol teh hijau dosis 100 mg/kg bb diberikan secara per oral terhadap 3 ekor tikus jantan dan sebagai pembanding adalah diberikan larutan kolloidal CMC 1 %. Kadar EGCG dalam plasma dianalisis setelah pemberian per oral berturut-turut 15, 30, 60, dan 120 menit dan ditentukan aktivitas antibakterinya dengan metode difusi agar. Hasil penelitian menunjukkan  kadar EGCG dalam plasma pada menit pengambilan ke-15, 30, 60, dan 120 berturut-turut adalah 12,674 bpj, 13,277 bpj, 13,035 bpj, dan 12,298 bpj serta memiliki aktivitas antibakteri terhadap S.aureus dengan diameter daerah hambatan rerata berturut-turut 10,93 mm, 11,39 mm, 10,81 mm, dan 9,93 mm. Hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan nilai signifikansi  kadar EGCG dan aktivitas antibakteri plasma setelah pemberian fraksi etanol teh hijau pada menit ke-15, 30, 60, dan 120 yaitu 0,037 (p&amp;lt;0,05). Kesimpulan: ada korelasi antara kadar EGCG fraksi etanol teh hijau dalam plasma dengan aktivitas antibakterinya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2022-09-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/20653</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Majalah Farmasi dan Farmakologi; Vol. 26 No. 2 (2022): MFF; 79-83</dc:source>
	<dc:source>2655-6715</dc:source>
	<dc:source>1410-7031</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/20653/8574</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Majalah Farmasi dan Farmakologi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>