Open access Jurnal
PENGARUH BAHAN PENINGKAT PENETRASI KOMBINASI PROPILENGLIKOL DAN GLISERIN TERHADAP KESTABILAN FISIK DARI GEL ANTIBAKTERI EKSTRAK TEH HIJAU (Camellia sinensis L.)
Majalah Farmasi dan Farmakologi · Vol. 27 No. 1 (2023) · pp. 22–26
- ISSN
- 2655-6715, 1410-7031
- Published
- 2023-05-03
- Publisher
- Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University
- Language
- en
Abstract
Teh hijau (Camellia sinensis L.) diketahui terbukti memiliki aktivitas antibakteri dan antioksidan. Optimalisasi aktivitas antibakteri dilakukan dengan pengembangan teknologi farmasi berbasis karbopol pada sediaan gel. Teknologi gel dapat digunakan sebagai sistem pengiriman obat yang dapat meningkatkan efektivitas obat, sehingga dosis obat dapat dikurangi dan tidak menimbulkan efek samping. Namun, gel yang sifatnya hidrofilik yang sulit menembus pada kulit sehingga efek teraupetik yang kurang. Sehingga dilakukan penambahan enhancer, seperti propilenglikol dan gliserin. Selain dipengaruhi oleh bentuk sediaan, teh hijau memiliki komponen utama yaitu katekin yang bersifat hidrofilik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh bahan peningkat penetrasi kombinasi propilenglikol dan gliserin terhadap kestabilan fisik, laju penetrasi dari gel ekstrak teh hijau. Serbuk teh hijau diekstraksi secara maserasi dengan n-heksan (1:10), bagian tidak larut heksan diekstraksi kembali secara maserasi dengan pelarut etanol 50 % (1:10), selanjutnya ekstrak etanol cair dikeringkan menggunakan rotary evaporator, dan dilanjutkan pengeringannya menggunakan freeze drier. Ekstrak etanol ditentukan kadar total polifenolnya dengan metode spektrofotometri menggunakan reagen Follin-ciaucalteu. Ekstrak teh hijau 3% diformulasi dalam sediaan gel berbasis Carbopol dengan variasi bahan peningkat penetrasi, yaitu: F1 (Propilen glikol 2,5% dan Gliserin 5%), F2 (Propilen glikol 5% dan Gliserin 2,5 %), F3 (Propilen glikol 7,5 %), dan F4 (Gliserin 7,5 %). Hasil yang diperoleh berdasarkan analisis statistika ANOVA, perbandingan konsentrasi propilenglikol dan gliserin menunjukkan bahwa pada ke-empat formula memiliki perbedaan yang signifikan (P-value 0,05 dari awal terbentuk hingga penyimpanan selama 3 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi kestabilan fisik semua formula memenuhi syarat.
Keywords
Collaboration network of the authors
31 authors · 112 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Rismayanti Fauziah | Affiliation unknown | 2 |
| Natsir Djide | Affiliation unknown | 2 |
| Elly Wahyudin | Affiliation unknown | 2 |
| KIKI SRI RIZQI MUTHMAINNAH A.R | Affiliation unknown | 2 |
| Herlina Rante | Affiliation unknown | 2 |
| Risna Risna | Affiliation unknown | 1 |
| Risna | Affiliation unknown | 1 |
| Wa Ode Nurtina | Affiliation unknown | 1 |
| Sartini Sartini | Affiliation unknown | 1 |
| Firzan Nainu | Affiliation unknown | 1 |
| Gemini Alam | Affiliation unknown | 1 |
| Dedy Ma'ruf | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Raihan | Affiliation unknown | 1 |
| Habibie | Affiliation unknown | 1 |
| Nurhasni Hasan | Affiliation unknown | 1 |
| Sitti Nur Fatimah | Affiliation unknown | 1 |
| Anugerah | Affiliation unknown | 1 |
| Apon Zaenal Mustopa | Affiliation unknown | 1 |
| Herman Irawan | Affiliation unknown | 1 |
| Jabal Rahmat Haedar | Affiliation unknown | 1 |
| Risfah Yulianty | Affiliation unknown | 1 |
| M Natsir Djide | Affiliation unknown | 1 |
| Rosany Tayeb | Affiliation unknown | 1 |
| Aisyah Fatmawaty | Affiliation unknown | 1 |
| Ermina Pakki | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.