Open access Jurnal
PENERAPAN PELAYANAN INFORMASI OBAT DI BEBERAPA PUSKESMAS KOTA MAKASSAR
Majalah Farmasi dan Farmakologi · Vol. 26 No. 3 (2022) · pp. 111–113
- ISSN
- 2655-6715, 1410-7031
- Published
- 2022-12-30
- Publisher
- Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University
- Language
- en
Abstract
Pelayanan informasi obat (PIO) merupakan salah satu bentuk pelayanan farmasi klinik yang esensial untuk dilakukan di Puskesmas. Hal ini juga diatur pada Permenkes Nomor 74 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan PIO pada sarana pelayanan kesehatan yaitu empat Puskesmas di Kota Makassar yang dipilih sebagai tempat penelitian yang dapat menggambarkan pelaksanaan PIO dikarenakan telah memiliki Apoteker aktif dan representatif dalam pelaksanaan PIO. Kegiatan pengumpulan data dilakukan selama dua bulan, sejak bulan Agustus hingga Oktober 2022 dengan total pasien sebagai subjek penelitian sebanyak 277 orang, yang diambil berdasarkan kriteria yaitu pasien rutin berobat dengan penyakit kronis pada periode pengambilan data tersebut agar dapat dievaluasi dan dikonfirmasi terkait dengan pelaksanaan PIO di Puskesmas. Kuesioner survei tertutup dan terstruktur digunakan dalam penelitian ini untuk menilai parameter layanan PIO, kuesioner ini diadaptasi berdasarkan literatur berupa regulasi pada petunjuk teknis pelayanan kefarmasian di Puskesmas yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2019 sebagai penjelasan lebih lanjut dan melengkapi Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas dalam Permenkes Nomor 74 Tahun 2016. Kuesioner survei berisi total 7 pertanyaan terkait pemberian PIO pada pasien dan kuesioner pengumpulan data untuk mengetahui proses pemberian PIO berupa dokumentasi, sumber informasi, kualifikasi pemberi PIO, serta hal lainnya yang terkait dengan kebijakan pelaksanaan PIO di Puskesmas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PIO yang diberikan kepada pasien di Puskesmas, pada tiga aspek informasi yaitu terkait waktu, lama atau durasi, dan cara penggunaan obat telah (100%) disampaikan, namun empat dari tujuh aspek masih belum optimal meliputi efek samping obat dan cara penyimpanan obat, bahkan untuk informasi interaksi obat dan cara pembuangan obat masih belum diberikan. Hal ini perlu menjadi perhatian oleh Apoteker dan staf farmasi yang ada di Puskesmas untuk mendukung keamanan penggunaan obat dan keberhasilan pengobatan.
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 128 co-authorship links · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Sartini Sartini | Affiliation unknown | 3 |
| Subehan Lallo | Affiliation unknown | 3 |
| Gemini Alam | Affiliation unknown | 2 |
| M Natsir Djide | Affiliation unknown | 2 |
| Elly Wahyudin | Affiliation unknown | 2 |
| Latifah Rahman | Affiliation unknown | 2 |
| Aliyah Aliyah | Affiliation unknown | 2 |
| Muhammad husni Cangara | Affiliation unknown | 2 |
| Dwi Kesuma Sari | Affiliation unknown | 2 |
| M Aryadi Arsyad | Affiliation unknown | 2 |
| Sartini Natsir | Affiliation unknown | 2 |
| Jumasni Adnan | Affiliation unknown | 1 |
| Mufidah Mufidah | Affiliation unknown | 1 |
| Mirnawati Salampe | Affiliation unknown | 1 |
| Peter Kabo | Affiliation unknown | 1 |
| Herlina Rante | Affiliation unknown | 1 |
| Andi Nurpati Panaungi | Affiliation unknown | 1 |
| Marianti A. Manggau | Affiliation unknown | 1 |
| Hasyim Kasim | Affiliation unknown | 1 |
| Restuyani Paranoan | Affiliation unknown | 1 |
| Risfah Yulianty | Affiliation unknown | 1 |
| Suryanita Suryanita | Affiliation unknown | 1 |
| Munawarah Munawarah | Affiliation unknown | 1 |
| Arif Santoso | Affiliation unknown | 1 |
| Fityatun Usman | Affiliation unknown | 1 |
| Devi Yulianti Yusra | Affiliation unknown | 1 |
| Ainun Amalia Sultang | Affiliation unknown | 1 |
| Putri Nur Hafifah | Affiliation unknown | 1 |
| Yusril Dwimeddy Tunggeleng | Affiliation unknown | 1 |
| Muh.Akbar Bahar | Affiliation unknown | 1 |
| Yani Pratiwi | Affiliation unknown | 1 |
| Ika Yustisia | Affiliation unknown | 1 |
| Sasmita Sasmita | Affiliation unknown | 1 |
| Musdalifah Abdul Halim | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.