Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

VALIDASI METODE ANALISIS SENYAWA PIPERIN DALAM JAMU MENGGUNAKAN METODE KLT–DENSITOMETRI

Majalah Farmasi dan Farmakologi · Vol. 27 No. 3 (2023) · pp. 71–75

ISSN
2655-6715, 1410-7031
Published
2023-12-31
Publisher
Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Piperin adalah senyawa marker bagi tanaman dengan famili Piperaceae. Senyawa ini mempunyai rasa yang khas dan dijadikan rempah- rempah, sumber makanan, dan diaplikasikan sebagai pengobatan tradisional jamu dan senyawa ini berguna pada berbagai penyakit sebagai antiproliferative, antitumor, antiangiogenesis, antioksidan, antidiabetes, antiobesitas, kardioprotektif, antimikroba, antipenuaan, hepatoprotektif, anti-alergi, anti-inflamasi, neuroprotektif, dan efek imunomodulator. Pengujian kadar piperin sebagai kontrol kualitas diperlukan pada obat tradisional karena piperin merupakan senyawa aktif berkhasiat sekaligus sebagai senyawa mayor dalam beberapa tanaman khususnya genus Piper. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan validasi metode analisis senyawa piperin dan mendeteksi marker senyawa piperin dalam obat tradisional menggunakan KLT-Densitometri. Penelitian ini bersifat eksperimental meliputi validasi metode analisis senyawa piperin dengan konsentrasi 10 ppm, 15 ppm, 20 ppm, 25 ppm, dan 50 ppm dan deteksi piperin dalam jamu CM, Jamu AU, dan jamu PS konsentrasi 100 ppm menggunakan KLT sebagai fase diam, dan heksan: etil asetat (2:1 v/v) sebagai fase gerak dan pada panjang gelombang 340 nm. Hasil penelitian menunjukkan koefisien determinasi pada untuk parameter lineritas yaitu 0,9985, simpangan deviasi (SD) 0,0004 – 0,0088, koefisien variasi 0,04-1,04, % recovery 92.46% - 105.65%, LoD = 2.93 ppm, dan LoQ = 9.79 ppm. Untuk pengujian kadar piperin dalam jamu, marker piperin dalam jamu dapat ditemukan dengan nilai Rf 0,37, dan kandungan kadar piperin terdeteksi dalam Jamu CM 66,49 ppm > Jamu AU 4,64 ppm > jamu PS 1,9 ppm. Penggunaan KLT Densitometri dalam validasi metode analisis dan kontrol kualitas senyawa dalam produk jamu dapat dilakukan dan menghasilkan nilai sesuai dengan syarat validasi dan mendeteksi marker senyawa dalam jamu dapat diaplikasikan dengan KLT-densitometri.

Keywords

Collaboration network of the authors

9 authors · 15 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Yusnita RifaiAffiliation unknown1
Nurmahida PagamaAffiliation unknown1
Lisa ChristineAffiliation unknown1
Nursamsiar NursamsiarAffiliation unknown1
Besse HardiantiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">VALIDASI METODE ANALISIS SENYAWA PIPERIN DALAM JAMU MENGGUNAKAN METODE KLT–DENSITOMETRI</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Aswad, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mulyani, Ariny Aggreni </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yasir, Budiman</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ambo Lallo, Subehan </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">validasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">piperin</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">jamu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">KLT-Densitometri</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Piperin adalah senyawa marker bagi tanaman dengan famili Piperaceae. Senyawa ini mempunyai rasa yang khas dan dijadikan rempah- rempah, sumber makanan, dan diaplikasikan sebagai pengobatan tradisional jamu dan senyawa ini berguna pada berbagai penyakit sebagai antiproliferative, antitumor, antiangiogenesis, antioksidan, antidiabetes, antiobesitas, kardioprotektif, antimikroba, antipenuaan, hepatoprotektif, anti-alergi, anti-inflamasi, neuroprotektif, dan efek imunomodulator. Pengujian kadar piperin sebagai kontrol kualitas diperlukan pada obat tradisional karena piperin merupakan senyawa aktif berkhasiat sekaligus sebagai senyawa mayor dalam beberapa tanaman khususnya genus Piper. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan validasi metode analisis senyawa piperin dan mendeteksi marker senyawa piperin dalam obat tradisional menggunakan KLT-Densitometri. Penelitian ini bersifat eksperimental meliputi validasi metode analisis senyawa piperin dengan konsentrasi 10 ppm, 15 ppm, 20 ppm, 25 ppm, dan 50 ppm dan deteksi piperin dalam jamu CM, Jamu AU, dan jamu PS konsentrasi 100 ppm menggunakan KLT sebagai fase diam, dan heksan: etil asetat (2:1 v/v) sebagai fase gerak dan pada panjang gelombang 340 nm. Hasil penelitian menunjukkan koefisien determinasi pada untuk parameter lineritas yaitu 0,9985, simpangan deviasi (SD) 0,0004 – 0,0088, koefisien variasi 0,04-1,04, % recovery 92.46% - 105.65%, LoD = 2.93 ppm, dan LoQ = 9.79 ppm. Untuk pengujian kadar piperin dalam jamu, marker piperin dalam jamu dapat ditemukan dengan nilai Rf 0,37, dan kandungan kadar piperin terdeteksi dalam Jamu CM 66,49 ppm &amp;gt; Jamu AU 4,64 ppm &amp;gt; jamu PS 1,9 ppm. Penggunaan KLT Densitometri dalam validasi metode analisis dan kontrol kualitas senyawa dalam produk jamu dapat dilakukan dan menghasilkan nilai sesuai dengan syarat validasi dan mendeteksi marker senyawa dalam jamu dapat diaplikasikan dengan KLT-densitometri.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/24411</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Majalah Farmasi dan Farmakologi; Vol. 27 No. 3 (2023): MFF; 71-75</dc:source>
	<dc:source>2655-6715</dc:source>
	<dc:source>1410-7031</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/24411/11089</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 Majalah Farmasi dan Farmakologi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>