Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

STUDI IN-SILICO SENYAWA UMBI LOBAK PUTIH (Raphanus sativus L.) SEBAGAI KANDIDAT ANTI INSOMNIA

Majalah Farmasi dan Farmakologi · Vol. 27 No. 4 (2023) · pp. 10–14

ISSN
2655-6715, 1410-7031
Published
2023-09-12
Publisher
Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Insomnia adalah gangguan tidur yang umum dan tersebar luas yang disebabkan oleh berbagai faktor risiko.Insomnia jangka panjang dapat menyebabkan masalah serius termasuk kecemasan, nyeri kronis, penyakitkardiovaskular, hingga gagal jantung. Pengobatan insomnia konvensional memberikan kemanjuran moderattetapi dapat menyebabkan berbagai efek samping termasuk sedasi, penambahan berat badan, keluhangastrointestinal, insomnia rebound dan efek samping lainnya. Penggunaan bahan alam dipercaya memilikiefek samping minimal sebagai pengobatan alternatif. Salah satu bahan alam yang dipercaya memiliki efeksebagai anti insomnia adalah lobak (Raphanus sativus L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasisenyawa dari umbi lobak (Raphanus sativus L.) sebagai kandidat obat anti insomnia. Dilakukan penelusuransenyawa melalui studi docking in-silico menggunakan aplikasi AutoDock®. Hasil penambatan senyawa R.sativus menunjukkan semua senyawa dapat berinteraksi dengan sisi aktif reseptor GABA. Interaksi terbaikditunjukkan oleh senyawa 13, 14, dan 16, dengan nilai energi bebas ikatan -9.73, -9.38, dan -7.74 kkal/mol,sedangkan ligan alami diazepam memiliki nilai energi bebas ikatan -8.4 kkal/mol. Interaksi antar molekuldengan residu asam amino yang paling mirip dengan ligan alami adalah Tyr58, Val203, Tyr210, Tyr160, Phe100,Phe77, His102, Ser205. Dapat disimpulkan bahwa ketiga senyawa tersebut diprediksi berpotensi sebagai agenanti insomnia.

Keywords

Collaboration network of the authors

28 authors · 51 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
HARIS WUAAffiliation unknown1
Fira AprianiAffiliation unknown1
La Ode SyukurUniversitas Halu Oleo1
Etiwati EtiwatiAffiliation unknown1
Yunus YunusAffiliation unknown1
Resti RestiInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Sitti Nurna NingsiAffiliation unknown1
Amirudin RahimAffiliation unknown1
Milawati MilawatiAffiliation unknown1
Zalili SailanAffiliation unknown1
Asrianingsih AsrianingsihAffiliation unknown1
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo1
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo1
Retnoning A.W. AstutiAffiliation unknown1
Putri P. UtamiAffiliation unknown1
Mariam N.P. AchadiathAffiliation unknown1
Dominggas SobiAffiliation unknown1
Reza N. GondokusumoAffiliation unknown1
Yusnita RifaiAffiliation unknown1
Subehan LalloAffiliation unknown1
Dewi PurwaningsihAffiliation unknown1
Azwar MuhammadAffiliation unknown1
Suwahyuni MusAffiliation unknown1
Sitti RahimahAffiliation unknown1
Elisabeth MelaniAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">STUDI IN-SILICO SENYAWA UMBI LOBAK PUTIH (Raphanus sativus L.) SEBAGAI KANDIDAT ANTI INSOMNIA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Rahman, Noer Fauziah </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurzadrina Wahyuddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Marwati Marwati</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Anti insomnia, Raphanus sativus, Insilico, Molekuler docking</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Insomnia adalah gangguan tidur yang umum dan tersebar luas yang disebabkan oleh berbagai faktor risiko.Insomnia jangka panjang dapat menyebabkan masalah serius termasuk kecemasan, nyeri kronis, penyakitkardiovaskular, hingga gagal jantung. Pengobatan insomnia konvensional memberikan kemanjuran moderattetapi dapat menyebabkan berbagai efek samping termasuk sedasi, penambahan berat badan, keluhangastrointestinal, insomnia rebound dan efek samping lainnya. Penggunaan bahan alam dipercaya memilikiefek samping minimal sebagai pengobatan alternatif. Salah satu bahan alam yang dipercaya memiliki efeksebagai anti insomnia adalah lobak (Raphanus sativus L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasisenyawa dari umbi lobak (Raphanus sativus L.) sebagai kandidat obat anti insomnia. Dilakukan penelusuransenyawa melalui studi docking in-silico menggunakan aplikasi AutoDock®. Hasil penambatan senyawa R.sativus menunjukkan semua senyawa dapat berinteraksi dengan sisi aktif reseptor GABA. Interaksi terbaikditunjukkan oleh senyawa 13, 14, dan 16, dengan nilai energi bebas ikatan -9.73, -9.38, dan -7.74 kkal/mol,sedangkan ligan alami diazepam memiliki nilai energi bebas ikatan -8.4 kkal/mol. Interaksi antar molekuldengan residu asam amino yang paling mirip dengan ligan alami adalah Tyr58, Val203, Tyr210, Tyr160, Phe100,Phe77, His102, Ser205. Dapat disimpulkan bahwa ketiga senyawa tersebut diprediksi berpotensi sebagai agenanti insomnia.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2023-09-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/30048</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Majalah Farmasi dan Farmakologi; Vol. 27 No. 4 (2023): MFF SPECIAL ISSUE; 10-14</dc:source>
	<dc:source>2655-6715</dc:source>
	<dc:source>1410-7031</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mff/article/view/30048/10311</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 Majalah Farmasi dan Farmakologi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>