Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

STUDI KUALITAS AIR LIMBAH DI TINJAU DARI MIKROPLASTIK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BATARA GURU: Study of Wastewater Quality in View of Microplastics in Batara Guru Regional General Hospital

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 2 No. 1 (2021) · pp. 11–20

DOI
10.30597/hjph.v2i1.12269
ISSN
2721-2408
Published
2021-02-28
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Rumah Sakit Umum Daerah Batara Guru Kabupaten Luwu telah memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), yang menggunakan metode biologis, meskipun demikian limbah yang dihasilkan, dikhawatirkan masih mengandung bahan berbahaya yang memiliki potensi yang berdampak penting terhadap penurunan kualitas lingkungan dan secara langsung memiliki potensi bahaya kesehatan bagi penduduk sekitar rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air limbah di tinjau dari mikroplastik pada rumah sakit umum Daerah Batara Guru Kabupaten Luwu berdasarkan parameter mikroplastik. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif, dengan metode observasional dengan pendekatan deskriptif, menggunakan uji laboratorium. Populasi dalam penelitian ini adalah semua air limbah yang berasal dari hasil kegiatan RSUD Batara Guru. Sampel pada penelitian ini adalah 4 titik pembuangan air limbah. Penelitian ini menunjukkan bahwa semua sampel pada air Limbah Rumah Sakit Umum Daerah Batara Guru yang diperiksa positif (100%) mengandung mikroplastik. Mikroplastik yang paling banyak ditemukan pada IPAL bagian intlet, dengan kelimpahan mikroplastik sebanyak 1,4 partikel/L. Pada instalasi rawat inap kelimpahan mikroplastik yang didapatkan yaitu 0,7 partikel/L dan pada IPAL bagian outlet kelimpahan mikroplastik yang dihasilkan yaitu, 0,7 partikel/L. Pengolahan yang paling sedikit ditemukan pada bagian instalasi gizi, dengan kelimpahan mikroplastik sebanyak 0,3 partikel/L. Kesimpulan: Sebanyak 4 sampel air minum isi ulang yang diteliti didapatkan semua sampel positif (100%) mengandung mikroplastik. Hasil penelitian yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk lebih memperhatikan sistem IPAL.

Keywords

Collaboration network of the authors

22 authors · 38 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nurlia SilaAffiliation unknown2
Erniwati IbrahimAffiliation unknown2
Musdalifah MusdalifahAffiliation unknown2
Arief Pawennari MuhammadAffiliation unknown1
Marwah FajrinAffiliation unknown1
Eka IndriyasariAffiliation unknown1
muhamad subhanAffiliation unknown1
Anwar MallongiAffiliation unknown1
Nurfatmala NurfatmalaAffiliation unknown1
Darmawansyah DarmawansyahAffiliation unknown1
Nirmayasri DatuanAffiliation unknown1
Aznaeni DuppaAffiliation unknown1
Burhanudin BaharAffiliation unknown1
Makmur SelomoAffiliation unknown1
Insan SosiawanAffiliation unknown1
Hasanuddin IshakAffiliation unknown1
Thoeng Fenni C. EffendyAffiliation unknown1
Muh. Fajaruddin NatsirAffiliation unknown1
Machrany SyarifAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">STUDI KUALITAS AIR LIMBAH DI TINJAU DARI MIKROPLASTIK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BATARA GURU: Study of Wastewater Quality in View of Microplastics in Batara Guru Regional General Hospital</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurhasmi, Nurhasmi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Daud, Anwar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Birawida, Agus Bintara</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Kualitas air limbah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">mikroplastik;</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">


Rumah Sakit Umum Daerah Batara Guru Kabupaten Luwu telah memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), yang menggunakan metode biologis, meskipun demikian limbah yang dihasilkan, dikhawatirkan masih mengandung bahan berbahaya yang memiliki potensi yang berdampak penting terhadap penurunan kualitas lingkungan dan secara langsung memiliki potensi bahaya kesehatan bagi penduduk sekitar rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air limbah di tinjau dari mikroplastik pada rumah sakit umum Daerah Batara Guru Kabupaten Luwu berdasarkan parameter mikroplastik. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif, dengan metode observasional dengan pendekatan deskriptif, menggunakan uji laboratorium. Populasi dalam penelitian ini adalah semua air limbah yang berasal dari hasil kegiatan RSUD Batara Guru. Sampel pada penelitian ini adalah 4 titik pembuangan air limbah. Penelitian ini menunjukkan bahwa semua sampel pada air Limbah Rumah Sakit Umum Daerah Batara Guru yang diperiksa positif (100%) mengandung mikroplastik. Mikroplastik yang paling banyak ditemukan pada IPAL bagian intlet, dengan kelimpahan mikroplastik sebanyak 1,4 partikel/L. Pada instalasi rawat inap kelimpahan mikroplastik yang didapatkan yaitu 0,7 partikel/L dan pada IPAL bagian outlet kelimpahan mikroplastik yang dihasilkan yaitu, 0,7 partikel/L. Pengolahan yang paling sedikit ditemukan pada bagian instalasi gizi, dengan kelimpahan mikroplastik sebanyak 0,3 partikel/L. Kesimpulan: Sebanyak 4 sampel air minum isi ulang yang diteliti didapatkan semua sampel positif (100%) mengandung mikroplastik. Hasil penelitian yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk lebih memperhatikan sistem IPAL.


</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2021-02-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/12269</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v2i1.12269</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 2 No. 1: FEBRUARY 2021; 11-20</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v2i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/12269/8937</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>