Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

STUDI META-ANALISIS: DETERMINAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PROVINSI SULAWESI SELATAN: Meta-Analysis Study: Determinants of Anemia in Pregnant Women in South Sulawesi

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 2 No. 3 (2021) · pp. 228–237

DOI
10.30597/hjph.v2i3.12621
ISSN
2721-2408
Published
2021-10-31
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Anemia merupakan keadaan apabila terjadi penurunan dibawah normal kadar Hb, hitung eritrosit dan hematokrit. Anemia adalah kondisi dimana sel darah merah (eritrosit) menurun atau menurunnya hemoglobin sehingga berkurangnya kapasitas daya angkut oksigen untuk kebutuhan organ vital pada ibu dan janin. Anemia sering terjadi pada ibu hamil, angka kejadiannya 20 sampai dengan 60%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan umur, pengetahuan, pendidikan, tingkat ekonomi, status gizi, ANC (Antenatal Care), paritas, jarak kehamilan serta asupan zat besi dengan kejadian anemia ibu hamil di Sulawesi Selatan dengan meta-analisis. Penelitian dilakukan dengan meta-analisis menggunakan software Review Manager (RevMan). Analisis dilakukan dengan menggunakan random effect model serta fixed effect model. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara umur, pengetahuan, status gizi, ANC (Antenatal Care), paritas, jarak kehamilan serta asupan gizi dengan kejadian anemia ibu hamil dengan effect size terbesar terdapat pada variabel pengetahuan yaitu OR 4.89 serta variabel asupan zat besi dengan OR 5.63. Sedangkan berdasarkan hasil pendidikan dan tingkat ekonomi tidak menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dengan kejadian anemia ibu hamil. Kesimpulan: Adanya hubungan antara umur, pengetahuan, status gizi, ANC (Antenatal Care), paritas, jarak kehamilan serta asupan gizi dengan kejadian anemia ibu hamil dengan variabel pengetahuan serta variabel asupan zat besi memiliki ukuran efek yang terbesar. Disarankan pemerintah untuk melakukan intervensi terutama edukasi terkait anemia serta pelayanan yang dibutuhkan oleh ibu hamil dalam menurunkan kejadian anemia pada ibu hamil.

Keywords

Collaboration network of the authors

10 authors · 15 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Apik Indarty MoedjionoAffiliation unknown2
Mutmainnah LukmanAffiliation unknown1
Andi Rara Aulia AuliaAffiliation unknown1
Ummu SalamahAffiliation unknown1
Muhammad IkhsanAffiliation unknown1
Annysia Rezki AwwaliahAffiliation unknown1
Milka MuruaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">STUDI META-ANALISIS: DETERMINAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PROVINSI SULAWESI SELATAN: Meta-Analysis Study: Determinants of Anemia in Pregnant Women in South Sulawesi</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Cindy Pegitarian</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Salmah, A. Ummu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sarake, Mukhsen</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Meta-Analisis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Anemia</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Ibu hamil</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Zat besi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">


Anemia merupakan keadaan apabila terjadi penurunan dibawah normal kadar Hb, hitung eritrosit dan hematokrit. Anemia adalah kondisi dimana sel darah merah (eritrosit) menurun atau menurunnya hemoglobin sehingga berkurangnya kapasitas daya angkut oksigen untuk kebutuhan organ vital pada ibu dan janin. Anemia sering terjadi pada ibu hamil, angka kejadiannya 20 sampai dengan 60%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan umur, pengetahuan, pendidikan, tingkat ekonomi, status gizi, ANC (Antenatal Care), paritas, jarak kehamilan serta asupan zat besi dengan kejadian anemia ibu hamil di Sulawesi Selatan dengan meta-analisis. Penelitian dilakukan dengan meta-analisis menggunakan software Review Manager (RevMan). Analisis dilakukan dengan menggunakan random effect model serta fixed effect model. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara umur, pengetahuan, status gizi, ANC (Antenatal Care), paritas, jarak kehamilan serta asupan gizi dengan kejadian anemia ibu hamil dengan effect size terbesar terdapat pada variabel pengetahuan yaitu OR 4.89 serta variabel asupan zat besi dengan OR 5.63. Sedangkan berdasarkan hasil pendidikan dan tingkat ekonomi tidak menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dengan kejadian anemia ibu hamil. Kesimpulan: Adanya hubungan antara umur, pengetahuan, status gizi, ANC (Antenatal Care), paritas, jarak kehamilan serta asupan gizi dengan kejadian anemia ibu hamil dengan variabel pengetahuan serta variabel asupan zat besi memiliki ukuran efek yang terbesar. Disarankan pemerintah untuk melakukan intervensi terutama edukasi terkait anemia serta pelayanan yang dibutuhkan oleh ibu hamil dalam menurunkan kejadian anemia pada ibu hamil.


</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2021-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/12621</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v2i3.12621</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 2 No. 3: OCTOBER 2021; 228-237</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v2i3</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/12621/8969</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>