Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

DETERMINAN KEPATUHAN PENGGUNAAN APD PADA PETUGAS IGD DI RSUD KOTA MAKASSAR PADA MASA PANDEMI: Determinants of Compliance with the Use of PPE In Emergency Room Officers in Makassar City Hospital During the Pandemic Period

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 2 No. 3 (2021) · pp. 335–345

DOI
10.30597/hjph.v2i3.14753
ISSN
2721-2408
Published
2021-10-31
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Penanganan pasien di instalasi gawat darurat harus mendapatkan response time yang cepat dan tindakan yang tepat sehingga telah menyebabkan tenaga kesehatan di bagian ini sering terpapar berbagai sumber bahaya yang dapat mengancam jiwa dan kesehatannya. Kasus Covid-19, pasien dianggap paling menular ketika mereka bergejala, tetapi beberapa penyebaran bisa terjadi bahkan sebelum gejala muncul. Oleh karena itu, diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) agar terhindar dari sumber bahaya tenaga kesehatan. Mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada petugas IGD di RSUD Kota Makassar pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study yang dilaksanakan di IGD RSUD Kota Makassar pada Mei-Juni 2021. Adapun jumlah sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 25 responden dengan penarikan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan responden menggunakan kuesioner yang kemudian diolah menggunakan program SPSS. Analisis penelitian menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Empat variabel penelitian terdapat satu variabel yang berhubungan dengan kepatuhan penggunaan APD pada petugas IGD yaitu pengawasan (p=0,042 0,05), sikap (p=0,565>0,05) dan ketersediaan APD (p=0,183>0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pengawasan berhubungan dengan kepatuhan penggunaan APD pada petugas IGD sedangkan pengetahuan, sikap dan ketersediaan APD tidak berhubungan kepatuhan penggunaan APD pada petugas IGD.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 101 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Gadjah Mada
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Awaluddin AwaluddinAffiliation unknown7
Muhammad Rum RahimAffiliation unknown4
Andi Muflihah DarwisAffiliation unknown3
Magfirah RamadhaniAffiliation unknown2
Lalu Muhammad SalehAffiliation unknown2
Filadelfia PiradeAffiliation unknown2
La Ode Rafiuddin RUniversitas Halu Oleo1
M Furqaan NaiemAffiliation unknown1
Ade Wira LisriantiAffiliation unknown1
Rizky MaharjaAffiliation unknown1
Noviponiharwani NoviponoiharwaniAffiliation unknown1
Noviponiharwani NoviponiharwaniAffiliation unknown1
Ade Wira Lisrianti LatiefAffiliation unknown1
A. NirwanaAffiliation unknown1
Sulasning SulasningAffiliation unknown1
Dian Sidik ArsyadAffiliation unknown1
Makmur SelomoAffiliation unknown1
Yahya ThamrinAffiliation unknown1
Syamsiar RussengAffiliation unknown1
Iin Karmila YusriAffiliation unknown1
Muh Fathur Rahman MT HardjoAffiliation unknown1
Andi Nani Siti MardiyantiAffiliation unknown1
Nurul Widi AnggraeniAffiliation unknown1
RIFDAH SAFIRAH. HSAffiliation unknown1
Ika Rezki PratiwiAffiliation unknown1
Vira AyuAffiliation unknown1
Arfani AmaliaAffiliation unknown1
M. Furqaan NaeimAffiliation unknown1
Andi Aan MugniyahAffiliation unknown1
Cecilia Aurynt Angeline KohangAffiliation unknown1
Nasyirah SiddiqahAffiliation unknown1
Ainulhaj Sapirianty T. MalikAffiliation unknown1
Oktafiani LabaranAffiliation unknown1
Ardayanti AsmudinAffiliation unknown1
Rahmat RamadhanUniversitas Halu Oleo1
Nur FadilahUniversitas Gadjah Mada1
Nuurhidayat JafarAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">DETERMINAN KEPATUHAN PENGGUNAAN APD PADA PETUGAS IGD DI RSUD KOTA MAKASSAR PADA MASA PANDEMI: Determinants of Compliance with the Use of PPE In Emergency Room Officers in Makassar City Hospital During the Pandemic Period</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nursiah, Nursiah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyuni, Andi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Darwis, A. Muflihah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">APD</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Kepatuhan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Pengawasan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">


Penanganan pasien di instalasi gawat darurat harus mendapatkan response time yang cepat dan tindakan yang tepat sehingga telah menyebabkan tenaga kesehatan di bagian ini sering terpapar berbagai sumber bahaya yang dapat mengancam jiwa dan kesehatannya. Kasus Covid-19, pasien dianggap paling menular ketika mereka bergejala, tetapi beberapa penyebaran bisa terjadi bahkan sebelum gejala muncul. Oleh karena itu, diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) agar terhindar dari sumber bahaya tenaga kesehatan. Mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada petugas IGD di RSUD Kota Makassar pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study yang dilaksanakan di IGD RSUD Kota Makassar pada Mei-Juni 2021. Adapun jumlah sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 25 responden dengan penarikan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan responden menggunakan kuesioner yang kemudian diolah menggunakan program SPSS. Analisis penelitian menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Empat variabel penelitian terdapat satu variabel yang berhubungan dengan kepatuhan penggunaan APD pada petugas IGD yaitu pengawasan (p=0,042&amp;lt;0,05). Variabel yang tidak berhubungan dengan kepatuhan penggunaan APD pada petugas IGD yaitu variabel pengetahuan (p= 1,000&amp;gt;0,05), sikap (p=0,565&amp;gt;0,05) dan ketersediaan APD (p=0,183&amp;gt;0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pengawasan berhubungan dengan kepatuhan penggunaan APD pada petugas IGD sedangkan pengetahuan, sikap dan ketersediaan APD tidak berhubungan kepatuhan penggunaan APD pada petugas IGD.


</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2021-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/14753</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v2i3.14753</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 2 No. 3: OCTOBER 2021; 335-345</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v2i3</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/14753/8977</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>