Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

HUBUNGAN PERAN INTERNET DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA PADA MASA PANDEMI: The Relationship Between the Internet and Adolescent Sexual Behavior Amidst the Pandemic Era

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 3 No. 1 (2022) · pp. 47–55

DOI
10.30597/hjph.v3i1.20710
ISSN
2721-2408
Published
2022-12-23
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Dampak pandemi terhadap kehidupan remaja yaitu remaja berpotensi adiksi internet akibat pesatnya perkembangan teknologi informasi. Perkembangan ini membuka peluang besar akses informasi baik itu positif maupun negatif, sehingga informasi sulit dikontrol cenderung membentuk perilaku seksual berisiko pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran internet dengan perilaku seksual remaja. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study. Jumlah sampel sebanyak 305 orang dengan teknik pengambilan data yang digunakan adalah proportional random sampling. Penelitian dilakukan di SMK Negeri 1 Maros pada tanggal 14 Februari 2022-10 Maret 2022. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara frekuensi (p=0,000), durasi (p=0,000), penggunaan internet (p=0,000), dan penggunaan media sosial (p=0,000), dengan perilaku seksual remaja. Hal ini menunjukkan bahwa semakin sering dan lama penggunaan internet, menyebabkan positifnya perilaku seksual berisiko. Serta, apabila penggunaan internet berkonten pornografi tinggi dan media sosial yang tidak sehat maka remaja memiliki kesempatan untuk melakukan perilaku seksual berisiko. Terdapat hubungan antara frekuensi, durasi, penggunaan internet, dan penggunaan media sosial dengan perilaku seksual remaja. Saran kepada remaja sebaiknya melakukan hal-hal positif diwaktu luangnya, sekolah memberikan materi pendidikan kesehatan reproduksi, dan orang tua lebih memperhatikan penanaman nilai-nilai kepada remaja.

Keywords

Collaboration network of the authors

22 authors · 35 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Masni MasniAffiliation unknown3
M. Arie Rifky SyaifuddinAffiliation unknown2
Sri RahayuAffiliation unknown1
Muh. Alwy ArifinAffiliation unknown1
Elis Daniar BarunawatiAffiliation unknown1
Andi Arsunan ArsinAffiliation unknown1
Andi Mardiah TahirAffiliation unknown1
Sri Hertati EndangAffiliation unknown1
Darmayanti WaluyoAffiliation unknown1
Healthy HidayantyAffiliation unknown1
Darmawansyah DarmawansyahAffiliation unknown1
Fadilah FadilahAffiliation unknown1
Miftahul AkramAffiliation unknown1
Islahhatul Fuada SyamsulAffiliation unknown1
Arif AnwarAffiliation unknown1
Yuana Wira Dwi Satya Ilham PutraAffiliation unknown1
Shalwa Safitri AbdullahAffiliation unknown1
Apik Indarty MoedjionoAffiliation unknown1
Alfiah Afifah SurosoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">HUBUNGAN PERAN INTERNET DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA PADA MASA PANDEMI : The Relationship Between the Internet and Adolescent Sexual Behavior Amidst the Pandemic Era</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Uleng, Andi Tenri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rahma, Rahma</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Seweng, Arifin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Internet</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Perilaku seksual</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Remaja</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Pandemi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Dampak pandemi terhadap kehidupan remaja yaitu remaja berpotensi adiksi internet akibat pesatnya perkembangan teknologi informasi. Perkembangan ini membuka peluang besar akses informasi baik itu positif maupun negatif, sehingga informasi sulit dikontrol cenderung membentuk perilaku seksual berisiko pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran internet dengan perilaku seksual remaja. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study. Jumlah sampel sebanyak 305 orang dengan teknik pengambilan data yang digunakan adalah proportional random sampling. Penelitian dilakukan di SMK Negeri 1 Maros pada tanggal 14 Februari 2022-10 Maret 2022. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara frekuensi (p=0,000), durasi (p=0,000), penggunaan internet (p=0,000), dan penggunaan media sosial (p=0,000), dengan perilaku seksual remaja. Hal ini menunjukkan bahwa semakin sering dan lama penggunaan internet, menyebabkan positifnya perilaku seksual berisiko. Serta, apabila penggunaan internet berkonten pornografi tinggi dan media sosial yang tidak sehat maka remaja memiliki kesempatan untuk melakukan perilaku seksual berisiko. Terdapat hubungan antara frekuensi, durasi, penggunaan internet, dan penggunaan media sosial dengan perilaku seksual remaja. Saran kepada remaja sebaiknya melakukan hal-hal positif diwaktu luangnya, sekolah memberikan materi pendidikan kesehatan reproduksi, dan orang tua lebih memperhatikan penanaman nilai-nilai kepada remaja.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/20710</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v3i1.20710</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 3 No. 1: FEBRUARY 2022; 47-55</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v3i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/20710/8995</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>