Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

ANALISIS SISTEM PENGELOLAAN LIMBAH COVID-19 (ALAT PELINDUNG DIRI) DI RUMAH SAKIT: Analysis of the Covid-19 Waste Management System (Personal Protective Equipment) in Hospital

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 3 No. 1 (2022) · pp. 65–78

DOI
10.30597/hjph.v3i1.21073
ISSN
2721-2408
Published
2022-02-28
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Rumah Sakit Perguruan Tinggi Universitas Hasanuddin merupakan salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di Makassar dengan total kasus Covid-19 sepanjang tahun 2020 mencapai 1.215 kasus dan meningkat menjadi 3.676 kasus. Penambahan jumlah kasus tersebut sejalan dengan penambahan jumlah limbah Covid-19 yang dihasilkan dari 15.322 ton pada tahun 2020 menjadi 18.925 ton pada tahun 2021. Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem pengelolaan Limbah Covid-19 (APD) di RS PTN Unhas tahun 2022. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian (informan) terdiri dari petugas kesehatan lingkungan, kepala ruang isolasi, dokter, perawat, laboran, 3 petugas kebersihan, petugas pengangkut dan petugas incinerator. Teknik pengambilan data dengan wawancara mendalam dan pengamatan. Penelitian dilakukan di RS PTN Unhas pada 16 Maret-06 April 2022. Teknik analisis yang digunakan yakni analisis interaktif. Input pengelolaan limbah Covid-19 di RS PTN Unhas terdiri dari disposable (masker N95, masker bedah, handscoon, head cap, shoe cover, hazmat) dan usable (goggle, boots dan helm). Proses Pengelolaan limbah Covid-19 (APD) terdiri dari pemilahan, pewadahan, pengumpulan, pengangkutan, penyimpanan dan pengolahan. Output semua proses pengelolaan limbah Covid-19 (APD) di RS PTN Unhas sudah sesuai dengan KMK No. 537/2020 kecuali untuk proses penyimpanan karena terkadang limbah yang dihasilkan tidak ditimbang sebelum disimpan sehingga pencatatan volume limbah Covid-19 hanya berdasarkan perkiraan. Sistem pengelolaan limbah Covid- 19 (APD) di RS PTN Unhas telah dilaksanakan sesuai dengan KMK No. 537/2020 kecuali pada proses penyimpanan. Sebaiknya limbah B3 yang dihasilkan setiap harinya ditimbang agar hasil yang dicatat merupakan hasil yang sebenarnya.

Keywords

Collaboration network of the authors

17 authors · 27 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Syamsuar ManyulleiAffiliation unknown3
Andi JamalinaAffiliation unknown1
A. Indahwaty SidinAffiliation unknown1
Agus Bintara BirawidaAffiliation unknown1
Nurfatmala NurfatmalaAffiliation unknown1
Fajar Septian AnwarAffiliation unknown1
M Alimin MaidinAffiliation unknown1
Hasnawati AmqamAffiliation unknown1
Maldi PrasetyoAffiliation unknown1
Junaira SurahyAffiliation unknown1
Wirdayanti WirdayantiAffiliation unknown1
Anwar DaudAffiliation unknown1
Machrany SyarifAffiliation unknown1
Melati FardinAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ANALISIS SISTEM PENGELOLAAN LIMBAH COVID-19 (ALAT PELINDUNG DIRI) DI RUMAH SAKIT: Analysis of the Covid-19 Waste Management System (Personal Protective Equipment) in Hospital</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyuni, Syahri </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mallongi, Anwar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Natsir, Muh. Fajaruddin </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Limbah Covid-19</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Sistem pengelolaan limbah</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">


Rumah Sakit Perguruan Tinggi Universitas Hasanuddin merupakan salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di Makassar dengan total kasus Covid-19 sepanjang tahun 2020 mencapai 1.215 kasus dan meningkat menjadi 3.676 kasus. Penambahan jumlah kasus tersebut sejalan dengan penambahan jumlah limbah Covid-19 yang dihasilkan dari 15.322 ton pada tahun 2020 menjadi 18.925 ton pada tahun 2021. Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem pengelolaan Limbah Covid-19 (APD) di RS PTN Unhas tahun 2022.  Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian (informan) terdiri dari petugas kesehatan lingkungan, kepala ruang isolasi, dokter, perawat, laboran, 3 petugas kebersihan, petugas pengangkut dan petugas incinerator. Teknik pengambilan data dengan wawancara mendalam dan pengamatan. Penelitian dilakukan di RS PTN Unhas pada 16 Maret-06 April 2022. Teknik analisis yang digunakan yakni analisis interaktif. Input pengelolaan limbah Covid-19 di RS PTN Unhas terdiri dari disposable (masker N95, masker bedah, handscoon, head cap, shoe cover, hazmat) dan usable (goggle, boots dan helm). Proses Pengelolaan limbah Covid-19 (APD) terdiri dari pemilahan, pewadahan, pengumpulan, pengangkutan, penyimpanan dan pengolahan. Output semua proses pengelolaan limbah Covid-19 (APD) di RS PTN Unhas sudah sesuai dengan KMK No. 537/2020 kecuali untuk proses penyimpanan karena terkadang limbah yang dihasilkan tidak ditimbang sebelum disimpan sehingga pencatatan volume limbah Covid-19 hanya berdasarkan perkiraan.  Sistem pengelolaan limbah Covid- 19 (APD) di RS PTN Unhas telah dilaksanakan sesuai dengan KMK No. 537/2020 kecuali pada proses penyimpanan. Sebaiknya limbah B3 yang dihasilkan setiap harinya ditimbang agar hasil yang dicatat merupakan hasil yang sebenarnya.


</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2022-02-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/21073</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v3i1.21073</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 3 No. 1: FEBRUARY 2022; 65-78</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v3i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/21073/8997</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>