Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PERILAKU PENCARIAN PENGOBATAN LANSIA PENDERITA DEMENTIA DI WILAYAH PUSKESMAS TURIKALE KABUPATEN MAROS

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 4 No. 1 (2023) · pp. 11–23

DOI
10.30597/hjph.v4i1.24985
ISSN
2721-2408
Published
2023-02-28
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Data dari World Health Organization (WHO) dan Alzheimer’s Disease International Organization memaparkan jumlah total orang dengan dementia di seluruh dunia pada tahun 2020 mencapai 50 juta orang, dengan hampir 60% penderita berada di negara berkembang. Kurangnya kesadaran akan gejala awal dementia di antara pendamping menciptakan tantangan yang cukup substansial dalam mendeteksi penyakit yang melemahkan lansia. Tujuan: Menganalisis perilaku pencarian pengobatan penderita dementia pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus. Dasar pemilihan metode kualitatif bertujuan untuk memahami sudut pandang dari informan. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Penelitian ini menunjukkan pencarian pengobatan terhadap dementia yaitu; tidak melakukan tindakan apapun atau tidak mencari pengobatan karena tidak memiliki pengetahuan dan cenderung menerima keadaan lansia, melakukan pengobatan sendiri tanpa pemeriksaan terlebih dahulu, dengan memberikan obat atau suplemen yang mereka yakini bermanfaat dapat menyembuhkan dementia yang dialami lansia dan mengakses layanan kesehatan kepada dokter atau petugas kesehatan, mereka lakukan atas pemahaman pendamping terkait dementia. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan mayoritas informan tidak melakukan pengobatan, cenderung menerima kondisi lansia dan hanya menerima pemeriksaan home care yang dilakukan puskesmas. Pendamping hendaknya mengeksplorasi informasi terkait serta melakukan pemeriksaan Kesehatan dengan menjangkau bantuan professional agar memahami kesehatan serta kebutuhan lansia dan mencegah kondisi semakin buruk.

Keywords

Collaboration network of the authors

19 authors · 30 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Suriah SuriahAffiliation unknown2
Afifah Nada AqilahAffiliation unknown2
Indra Fajarwati IbnuAffiliation unknown1
Umniyah SalehAffiliation unknown1
Sarina SarinaAffiliation unknown1
Ridwan M. ThahaAffiliation unknown1
Karmilasari KarmilasariAffiliation unknown1
Andi Nurul FitriAffiliation unknown1
Febriyanti Zefanya MaengkomAffiliation unknown1
Rizky Chaeraty SyamAffiliation unknown1
Muhammad ArsyadUniversitas Halu Oleo1
Nailah HafizhahAffiliation unknown1
Ana Sofiah FitrianihAffiliation unknown1
Ridwan M. ThahaAffiliation unknown1
Muhammad Arsyad RahmanAffiliation unknown1
Novena MaylaniaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PERILAKU PENCARIAN PENGOBATAN LANSIA PENDERITA DEMENTIA DI WILAYAH PUSKESMAS TURIKALE KABUPATEN MAROS</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sindangan, Filzawati</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nasir, Sudirman</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rahman, Muh. Arsyad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Perilaku Pencarian Pengobatan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Dementia</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Lansia</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Data dari World Health Organization (WHO) dan Alzheimer’s Disease International Organization memaparkan jumlah total orang dengan dementia di seluruh dunia pada tahun 2020 mencapai 50 juta orang, dengan hampir 60% penderita berada di negara berkembang. Kurangnya kesadaran akan gejala awal dementia di antara pendamping menciptakan tantangan yang cukup substansial dalam mendeteksi penyakit yang melemahkan lansia. Tujuan: Menganalisis perilaku pencarian pengobatan penderita dementia pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus. Dasar pemilihan metode kualitatif bertujuan untuk memahami sudut pandang dari informan. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Penelitian ini menunjukkan pencarian pengobatan terhadap dementia yaitu; tidak melakukan tindakan apapun atau tidak mencari pengobatan karena tidak memiliki pengetahuan dan cenderung menerima keadaan lansia, melakukan pengobatan sendiri tanpa pemeriksaan terlebih dahulu, dengan memberikan obat atau suplemen yang mereka yakini bermanfaat dapat menyembuhkan dementia yang dialami lansia dan mengakses layanan kesehatan kepada dokter atau petugas kesehatan, mereka lakukan atas pemahaman pendamping terkait dementia. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan mayoritas informan tidak melakukan pengobatan, cenderung menerima kondisi lansia dan hanya menerima pemeriksaan home care yang dilakukan puskesmas. Pendamping hendaknya mengeksplorasi informasi terkait serta melakukan pemeriksaan Kesehatan dengan menjangkau bantuan professional agar memahami kesehatan serta kebutuhan lansia dan mencegah kondisi semakin buruk.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/24985</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v4i1.24985</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 4 No. 1: FEBRUARY 2023; 11-23</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v4i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/24985/13086</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>