Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PERILAKU RESILIENSI PADA PENYINTAS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DI KOTA MAKASSAR

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 4 No. 1 (2023) · pp. 24–35

DOI
10.30597/hjph.v4i1.25184
ISSN
2721-2408
Published
2023-02-28
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi kejadian Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) mengalami kenaikan tiap tahunnya. Setidaknya terdapat ribuan penyintas yang pernah mengalami kekerasan yang tentu berdampak terhadap perilaku resilien (bertahan) pada seorang penyintas. Tujuan: Mengeksplorasi proses kejadian KDRT yang menunjukkan pola perilaku resiliensi yang dilakukan para penyintas (survivor). Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penentuan informan sebagai sumber data dalam penelitian dilakukan secara purposive, yaitu dipilih dengan berdasarkan asas subyek yang mengalami KDRT. Informan terdiri dari 13 orang termasuk penyintas KDRT, keluarga, dan pihak dari masing-masing lembaga terkait. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa delapan informan mengalami berbagai jenis kekerasan seperti kekerasan fisik, kekerasan ekonomi, dan kekerasan psikis. Dampak yang ditunjukkan pun beragam sehingga beberapa informan mengaku bahwa sebelum menerapkan perilaku resilien, mereka sempat melakukan tindakan menyakiti diri sendiri. Pelaku juga kadang melakukan tindakan seperti menyalahkan korban dan malah membuat korban harus meminta maaf. Perilaku resilien yang ditunjukkan pun berbeda-beda seperti melakukan upaya pencarian bantuan, upaya konfrontasi pada kekerasan, dan kemampuan coping terhadap stressor. Kesimpulan: Perilaku resilien pada penyintas KDRT menunjukkan beberapa perbedaan pada waktu dan perilaku yang dilakukan tapi hasil menunjukkan kesamaan faktor yang mempengaruhi perilaku resilien itu sendiri yakni dominan karena kehadiran anak. Hal ini diharapkan kepada penyintas dan korban KDRT hendaknya mencari bantuan profesional baik lembaga hukum atau bantuan profesional kesehatan.

Keywords

Collaboration network of the authors

19 authors · 30 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Suriah SuriahAffiliation unknown2
Filzawati SindanganAffiliation unknown2
Indra Fajarwati IbnuAffiliation unknown1
Umniyah SalehAffiliation unknown1
Sarina SarinaAffiliation unknown1
Ridwan M. ThahaAffiliation unknown1
Karmilasari KarmilasariAffiliation unknown1
Andi Nurul FitriAffiliation unknown1
Febriyanti Zefanya MaengkomAffiliation unknown1
Rizky Chaeraty SyamAffiliation unknown1
Muhammad ArsyadUniversitas Halu Oleo1
Nailah HafizhahAffiliation unknown1
Ana Sofiah FitrianihAffiliation unknown1
Ridwan M. ThahaAffiliation unknown1
Muhammad Arsyad RahmanAffiliation unknown1
Novena MaylaniaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PERILAKU RESILIENSI PADA PENYINTAS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DI KOTA MAKASSAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Aqilah, Afifah Nada</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nasir, Sudirman</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rahman, Muh. Arsyad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Resiliensi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">KDRT</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Penyintas</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Prevalensi kejadian Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) mengalami kenaikan tiap tahunnya. Setidaknya terdapat ribuan penyintas yang pernah mengalami kekerasan yang tentu berdampak terhadap perilaku resilien (bertahan) pada seorang penyintas.  Tujuan: Mengeksplorasi proses kejadian KDRT yang menunjukkan pola perilaku resiliensi yang dilakukan para penyintas (survivor). Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penentuan informan sebagai sumber data dalam penelitian dilakukan secara purposive, yaitu dipilih dengan berdasarkan asas subyek yang mengalami KDRT. Informan terdiri dari 13 orang termasuk penyintas KDRT, keluarga, dan pihak dari masing-masing lembaga terkait. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa delapan informan mengalami berbagai jenis kekerasan seperti kekerasan fisik, kekerasan ekonomi, dan kekerasan psikis. Dampak yang ditunjukkan pun beragam sehingga beberapa informan mengaku bahwa sebelum menerapkan perilaku resilien, mereka sempat melakukan tindakan menyakiti diri sendiri. Pelaku juga kadang melakukan tindakan seperti menyalahkan korban dan malah membuat korban harus meminta maaf. Perilaku resilien yang ditunjukkan pun berbeda-beda seperti melakukan upaya pencarian bantuan, upaya konfrontasi pada kekerasan, dan kemampuan coping terhadap stressor. Kesimpulan: Perilaku resilien pada penyintas KDRT menunjukkan beberapa perbedaan pada waktu dan perilaku yang dilakukan tapi hasil menunjukkan kesamaan faktor yang mempengaruhi perilaku resilien itu sendiri yakni dominan karena kehadiran anak. Hal ini diharapkan kepada penyintas dan korban KDRT hendaknya mencari bantuan profesional baik lembaga hukum atau bantuan profesional kesehatan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/25184</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v4i1.25184</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 4 No. 1: FEBRUARY 2023; 24-35</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v4i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/25184/13087</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>