Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

ANALISIS FAKTOR LINGKUNGAN DAN FAKTOR PERILAKU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA MASYARAKAT

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 4 No. 1 (2023) · pp. 85–99

DOI
10.30597/hjph.v4i1.25729
ISSN
2721-2408
Published
2023-02-28
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Penyakit diare merupakan penyakit berbasis lingkungan yang terjadi di Kecamatan Bola Kabupaten Wajo. Prevalensi kejadian diare berubah setiap tahunnya namun pada tahun 2021 kejadian diare mencapai 88 kasus dan pada tahun 2022 mencapai 72 kasus tercatat dari Januari - Mei. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan faktor lingkungan dan faktor perilaku dengan kejadian diare pada masyarakat Kecamatan Bola Kabupaten Wajo. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel pada penilitian ini yaitu sebanyak 95 responden diambil dari masyarakat Kecamatan Bola yang pernah berkunjung di Puskesmas Solo dan terdiagnosa baik suspek maupun terkonfirmasi diare pada kurung waktu Januari – Juni 2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Bola Kabupaten Wajo yang dilakukan pada Agustus – September 2022. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil: Uji chi-square menunjukkan variable kualitas fisik air bersih (p=0,065), kondisi tempat sampah (p=0,000), kondisi jamban keluarga (p=0,337), kebiasaan memasak air sebelum digunakan (p=0,091) dan kebiasaan mencuci tangan (p=337). Ada hubungan antara variabel kondisi tempat sampah dengan kejadian diare dan tidak ada hubungan antara variabel kualitas fisik air bersih, kondisi jamban, kebiasaan memasak air dan kebiasaan mencuci tangan dengan kejadian diare. Variabel yang paling berpengaruh dalam penelitian ini yaitu kondisi tempat sampah dengan nilai OR: 9,067 (95% ci: 3,117 – 25,872) p = 0,000. Kesimpulan: Kondisi tempat sampah memiliki hubungan dengan kejadian diare pada Masyarakat Kecamatan Bola Kabupaten Wajo. Diharapkan kepada masyarakat untuk memperhatikan kondisi tempat sampah dengan mengganti dengan tempat sampah yang memiliki penutup

Keywords

Collaboration network of the authors

12 authors · 17 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Jambi
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muh. Fajaruddin NatsirAffiliation unknown3
Erika IkaAffiliation unknown1
Hasnawati AmqamAffiliation unknown1
Sri Indi Rahmadanti HaryonoAffiliation unknown1
Junaira SurahyAffiliation unknown1
Wirdayanti WirdayantiAffiliation unknown1
Melati FardinAffiliation unknown1
Lalu Muhammad SalehAffiliation unknown1
Annisa Putri AzzimaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ANALISIS FAKTOR LINGKUNGAN DAN FAKTOR PERILAKU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA MASYARAKAT</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sari, Nirmala</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ane, Ruslan La</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Manyullei, Syamsuar</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Diare</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Faktor Lingkungan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Faktor Perilaku</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Penyakit diare merupakan penyakit berbasis lingkungan yang terjadi di Kecamatan Bola Kabupaten Wajo. Prevalensi kejadian diare berubah setiap tahunnya namun pada tahun 2021 kejadian diare mencapai 88 kasus dan pada tahun 2022 mencapai 72 kasus tercatat dari Januari - Mei. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan faktor lingkungan dan faktor perilaku dengan kejadian diare pada masyarakat Kecamatan Bola Kabupaten Wajo. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel pada penilitian ini yaitu sebanyak 95 responden diambil dari masyarakat Kecamatan Bola yang pernah berkunjung di Puskesmas Solo dan terdiagnosa baik suspek maupun terkonfirmasi diare pada kurung waktu Januari – Juni 2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling.  Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Bola Kabupaten Wajo yang dilakukan pada Agustus – September 2022. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil: Uji chi-square menunjukkan variable kualitas fisik air bersih (p=0,065), kondisi tempat sampah (p=0,000), kondisi jamban keluarga (p=0,337), kebiasaan memasak air sebelum digunakan (p=0,091) dan kebiasaan mencuci tangan (p=337). Ada hubungan antara variabel kondisi tempat sampah dengan kejadian diare dan tidak ada hubungan antara variabel kualitas fisik air bersih, kondisi jamban, kebiasaan memasak air dan kebiasaan mencuci tangan dengan kejadian diare. Variabel yang paling berpengaruh dalam penelitian ini yaitu kondisi tempat sampah dengan nilai OR : 9,067 (95% ci : 3,117 – 25,872) p = 0,000. Kesimpulan: Kondisi tempat sampah memiliki hubungan dengan kejadian diare pada Masyarakat Kecamatan Bola Kabupaten Wajo. Diharapkan kepada masyarakat untuk memperhatikan kondisi tempat sampah dengan mengganti dengan tempat sampah yang memiliki penutup</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/25729</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v4i1.25729</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 4 No. 1: FEBRUARY 2023; 85-99</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v4i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/25729/13097</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>