Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT PADA BALITA

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 4 No. 1 (2023) · pp. 57–71

DOI
10.30597/hjph.v4i1.25895
ISSN
2721-2408
Published
2023-02-28
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang disebabkan oleh agen infeksius yang dapat menular diantara manusia. ISPA masih menjadi salah satu penyakit dengan angka kejadian tertinggi di tiap daerah di Indonesia serta di berbagai Puskesmas, salah satunya yaitu Puskesmas Malimongan Baru. Tujuan: untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut pada balita di wilayah kerja Puskesmas Malimongan Baru. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1139 balita. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dan jumlah sample sebanyak 123 balita. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan wawacara langusng dan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas yang berhubungan dengan penyakit ISPA yaitu pengetahuan ibu (p=0,004), berat badan lahir (p=0,014), status ASI (p=0,000), status imunisasi p=0,015), status gizi (p=0,003). Kemudian variabel paparan asap rokok p=0,001), penggunaan obat anti nyamuk (p=0,000), dan kelembapan (p=0,021) berhubungan dengan kejadian ISPA. Variabel bebas yang tidak berhubungan adalah ventilasi (p=0,180) dan kepadatan hunian (p=0,832). Kesimpulan: terdapat hubungan antara pengetahuan ibu, berat badan lahir, status ASI, status imunisasi, status gizi, paparan asap rokok, penggunaan obat anti nyamuk, serta kelembapan dengan kejadian ISPA pada balita. Diharapkan masyarakat dapat mencari informasi dengan giat dan sebanyak-banyaknya mengenai ISPA agar dapat melakukan kegiatan pencegahan untuk mengurangi angka kejadian ISPA, khususnya untuk ibu orang tua balita diharapkan menjaga kesehatan lingkungan rumah dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Keywords

Collaboration network of the authors

20 authors · 32 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andi Zulkifli AbdullahAffiliation unknown2
Frensi Arynanti Tangki'Affiliation unknown2
Dhilah HarfadhilahAffiliation unknown1
I Nyoman SunarkaAffiliation unknown1
I Putu SudayasaAffiliation unknown1
Muhammad Rizal ArdiansyahAffiliation unknown1
Stang StangAffiliation unknown1
Andi HardiantiAffiliation unknown1
Nur FadhilahAffiliation unknown1
Jumriani AnsarAffiliation unknown1
Briliana Aulia RahmahAffiliation unknown1
Andi Ainun NururrahmiAffiliation unknown1
Nichlasul DienullahAffiliation unknown1
Rismayanti RismayantiUniversitas Halu Oleo1
Firda Nurul Fadilah FaridAffiliation unknown1
Utami Pradana PutriAffiliation unknown1
Rosa Devitha AyuAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT PADA BALITA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Siampa, Imanuelle Tamara Audrey</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Noor, Nur Nasry</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yusnitasari, Andi Selvi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">ISPA</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Balita</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Cross-sectional</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang disebabkan oleh agen infeksius yang dapat menular diantara manusia. ISPA masih menjadi salah satu penyakit dengan angka kejadian tertinggi di tiap daerah di Indonesia serta di berbagai Puskesmas, salah satunya yaitu Puskesmas Malimongan Baru. Tujuan: untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut pada balita di wilayah kerja Puskesmas Malimongan Baru. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1139 balita. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dan jumlah sample sebanyak 123 balita. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan wawacara langusng dan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas yang berhubungan dengan penyakit ISPA yaitu pengetahuan ibu (p=0,004), berat badan lahir (p=0,014), status ASI (p=0,000), status imunisasi p=0,015), status gizi (p=0,003). Kemudian variabel paparan asap rokok p=0,001), penggunaan obat anti nyamuk (p=0,000), dan kelembapan (p=0,021) berhubungan dengan kejadian ISPA. Variabel bebas yang tidak berhubungan adalah ventilasi (p=0,180) dan kepadatan hunian (p=0,832). Kesimpulan: terdapat hubungan antara pengetahuan ibu, berat badan lahir, status ASI, status imunisasi, status gizi, paparan asap rokok, penggunaan obat anti nyamuk, serta kelembapan dengan kejadian ISPA pada balita. Diharapkan masyarakat dapat mencari informasi dengan giat dan sebanyak-banyaknya mengenai ISPA agar dapat melakukan kegiatan pencegahan untuk mengurangi angka kejadian ISPA, khususnya untuk ibu orang tua balita diharapkan menjaga kesehatan lingkungan rumah dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/25895</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v4i1.25895</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 4 No. 1: FEBRUARY 2023; 57-71</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v4i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/25895/13090</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>