Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

ANALISIS FAKTOR RISIKO KELUHAN DKAK PADA PEKERJA BAGIAN MAINTENANCE PT PLN (PERSERO) UPDK TELLO

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 4 No. 2 (2023) · pp. 121–134

DOI
10.30597/hjph.v4i2.26087
ISSN
2721-2408
Published
2023-06-29
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Dermatitis Kontak Akibat Kerja (DKAK) merupakan penyakit kulit yang sering dijumpai pada pekerja, khususnya yang berkontak langsung dengan bahan kimia. Penyebab dermatitis kontak pada pekerja bagian maintenance mesin pembangkit listrik adalah kontak dengan bahan kimia berupa minyak pelumas dan cairan pendingin. Tujuan: Mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan keluhan DKAK pada pekerja bagian maintenance di PT PLN (Persero) UPDK Tello. Metode: Menggunakan metode penelitian observasional analitik dengan desain studi case control. Populasi penelitian ini terbagi menjadi dua: populasi kasus dan populasi kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik exhaustive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 48 orang yang terdiri dari 16 orang sampel kasus dan 32 orang sampel kontrol. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Penelitian ini dilakukan di PT PLN (Persero) UPDK Tello. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji rank spearman. Hasil: Lama kontak (p=0,000), masa kerja (p=0,013), dan riwayat penyakit kulit sebelumnya (p=0,000) memiliki hubungan yang signifikan terhadap keluhan DKAK pada pekerja. Sedangkan personal hygiene (p=0,687) dan penggunaan APD (p=0,490) tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap keluhan DKAK pada pekerja. Kesimpulan: Lama kontak, masa kerja, dan riwayat penyakit kulit sebelumnya memiliki hubungan yang signifikan terhadap keluhan DKAK pada pekerja sedangkan personal hygiene dan penggunaan APD tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap keluhan DKAK pada pekerja. Disarankan kepada pekerja agar selalu menggunakan APD yang lengkap dan sesuai standar, memerhatikan personal hygiene di tempat kerja, melakukan pemeriksaan dan pengobatan ke dokter bagi pekerja yang mengalami gejala dermatitis.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 115 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Atjo WahyuAffiliation unknown5
Furqaan NaiemAffiliation unknown2
Iin Karmila YusriAffiliation unknown2
Muhammad Rum RahimAffiliation unknown2
Awaluddin AwaluddinAffiliation unknown2
Masyita MuisAffiliation unknown2
Tahir AbdullahAffiliation unknown1
Furqaan NaeimAffiliation unknown1
Andi HardiantiAffiliation unknown1
A Muflihah DarwisAffiliation unknown1
Ade Wira LisriantiAffiliation unknown1
Rizky MaharjaAffiliation unknown1
Noviponiharwani NoviponoiharwaniAffiliation unknown1
Magfirah RamadhaniAffiliation unknown1
Muhammad SyafarAffiliation unknown1
Nunik SulistyaningtyasAffiliation unknown1
Rifa'ah MahmudahAffiliation unknown1
Andi IndahwatyAffiliation unknown1
Lalu M SalehAffiliation unknown1
Indra DwinataAffiliation unknown1
Fajaruddin NatsirAffiliation unknown1
Nurul MuflishaAffiliation unknown1
Nurul Mawaddah SyafitriAffiliation unknown1
Muhammad RachmatAffiliation unknown1
Jumriani AnsarAffiliation unknown1
Lalu MuhammadAffiliation unknown1
Dian Fitri Ayu RamadhaniAffiliation unknown1
Andi Rezki NadillahAffiliation unknown1
Indah Aqvirah Dewi Ramadhani EdiwanAffiliation unknown1
Syamsiar RussengAffiliation unknown1
Andi WahyuniAffiliation unknown1
Masyitha MuisAffiliation unknown1
Ria Rezki SudarminAffiliation unknown1
Rijal AsrulAffiliation unknown1
A. Syalsa Rizkyah Imasya PutriAffiliation unknown1
Aisyah Sandra A. RahmanAffiliation unknown1
Sheren Maria Birgita DanurAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ANALISIS FAKTOR RISIKO KELUHAN DKAK PADA PEKERJA BAGIAN MAINTENANCE PT PLN (PERSERO) UPDK TELLO </dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Baharuddin, Fachriani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Naiem, M. Furqaan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Thamrin, Yahya</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Dermatitis kontak</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">faktor risiko</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">pemeliharaan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Dermatitis Kontak Akibat Kerja (DKAK) merupakan penyakit kulit yang sering dijumpai pada pekerja, khususnya yang berkontak langsung dengan bahan kimia. Penyebab dermatitis kontak pada pekerja bagian maintenance mesin pembangkit listrik adalah kontak dengan bahan kimia berupa minyak pelumas dan cairan pendingin. Tujuan: Mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan keluhan DKAK pada pekerja bagian maintenance di PT PLN (Persero) UPDK Tello. Metode: Menggunakan metode penelitian observasional analitik dengan desain studi case control. Populasi penelitian ini terbagi menjadi dua: populasi kasus dan populasi kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik exhaustive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 48 orang yang terdiri dari 16 orang sampel kasus dan 32 orang sampel kontrol. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Penelitian ini dilakukan di PT PLN (Persero) UPDK Tello. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji rank spearman. Hasil: Lama kontak (p=0,000), masa kerja (p=0,013), dan riwayat penyakit kulit sebelumnya (p=0,000) memiliki hubungan yang signifikan terhadap keluhan DKAK pada pekerja. Sedangkan personal hygiene (p=0,687) dan penggunaan APD (p=0,490) tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap keluhan DKAK pada pekerja. Kesimpulan: Lama kontak, masa kerja, dan riwayat penyakit kulit sebelumnya memiliki hubungan yang signifikan terhadap keluhan DKAK pada pekerja sedangkan personal hygiene dan penggunaan APD tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap keluhan DKAK pada pekerja. Disarankan kepada pekerja agar selalu menggunakan APD yang lengkap dan sesuai standar, memerhatikan personal hygiene di tempat kerja, melakukan pemeriksaan dan pengobatan ke dokter bagi pekerja yang mengalami gejala dermatitis.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2023-06-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/26087</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v4i2.26087</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 4 No. 2: JUNE 2023; 121-134</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v4i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/26087/13134</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>