Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

FAKTOR YANG BERPENGARUH DENGAN KEJADIAN DISMENORE PRIMER DI SMAN 3 LUWU TIMUR

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 4 No. 1 (2023) · pp. 72–84

DOI
10.30597/hjph.v4i1.26096
ISSN
2721-2408
Published
2023-02-28
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Dismenore atau nyeri haid merupakan gangguan menstruasi yang paling umum terjadi pada remaja putri dan terkadang mengganggu aktivitas remaja, utamanya sebagai pelajar. Tujuan: Mengetahui hubungan stres akademik, indeks massa tubuh, usia menarche, aktivitas fisik dan riwayat dismenore pada keluarga dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di SMAN 3 Luwu Timur. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional study yang berlangsung pada bulan Februari 2023 di SMAN 3 Luwu Timur. Populasi pada penelitian ini adalah siswi kelas X dan XI di SMAN 3 Luwu Timur sebanyak 331 siswi dengan sampel sebagian siswi yang berjumlah 125 orang yang berasal dari kelas X sebanyak 71 orang dan siswi kelas XI sebanyak 54 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode proportional stratified random sampling. Uji statistik menggunakan analisis chi-square dan fisher-exact. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 117 siswi (93,6%) yang mengalami dismenore primer. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa indeks massa tubuh (p-value=0,006) dan riwayat dismenore keluarga (p-value=0,021) merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore primer. Namun, tidak ada hubungan antara stres akademik (p-value=1,000), usia menarche (p-value=0,596), dan aktivitas fisik (p-value=0,474) dengan kejadian dismenore primer. Kesimpulan: Ada hubungan antara indeks massa tubuh dan riwayat dismenore keluarga dengan kejadian dismenore primer, sedangkan stres akademik, usia menarche dan aktivitas fisik tidak berhubungan dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di SMAN 3 Luwu Timur. Siswi sebaiknya dapat menerapkan pola hidup sehat serta senantiasa memantau IMT untuk mengetahui gambaran status gizi.

Keywords

Collaboration network of the authors

15 authors · 22 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nur Nasry NoorAffiliation unknown2
Andi Ainun NururrahmiAffiliation unknown2
Sukri PalutturiAffiliation unknown1
Dian Rezki WijayaAffiliation unknown1
Imanuelle Tamara Audrey SiampaAffiliation unknown1
Ridwan AmiruddinAffiliation unknown1
Salsabila Aulia FaizalAffiliation unknown1
Latifah RahmaniahAffiliation unknown1
Ida Leida MariaAffiliation unknown1
Utami Pradana PutriAffiliation unknown1
Rosa Devitha AyuAffiliation unknown1
Frensi Arynanti Tangki'Affiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">FAKTOR YANG BERPENGARUH DENGAN KEJADIAN DISMENORE PRIMER DI SMAN 3 LUWU TIMUR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Dienullah, Nichlasul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Abdullah, Andi Zulkifli</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yusnitasari, Andi Selvi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Dismenore Primer</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Remaja Putri</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Dismenore atau nyeri haid merupakan gangguan menstruasi yang paling umum terjadi pada remaja putri dan terkadang mengganggu aktivitas remaja, utamanya sebagai pelajar. Tujuan: Mengetahui hubungan stres akademik, indeks massa tubuh, usia menarche, aktivitas fisik dan riwayat dismenore pada keluarga dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di SMAN 3 Luwu Timur. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional study yang berlangsung pada bulan Februari 2023 di SMAN 3 Luwu Timur. Populasi pada penelitian ini adalah siswi kelas X dan XI di SMAN 3 Luwu Timur sebanyak 331 siswi dengan sampel sebagian siswi yang berjumlah 125 orang yang berasal dari kelas X sebanyak 71 orang dan siswi kelas XI sebanyak 54 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode proportional stratified random sampling. Uji statistik menggunakan analisis chi-square dan fisher-exact. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 117 siswi (93,6%) yang mengalami dismenore primer. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa indeks massa tubuh (p-value=0,006) dan riwayat dismenore keluarga (p-value=0,021) merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore primer. Namun, tidak ada hubungan antara stres akademik (p-value=1,000), usia menarche (p-value=0,596), dan aktivitas fisik (p-value=0,474) dengan kejadian dismenore primer. Kesimpulan: Ada hubungan antara indeks massa tubuh dan riwayat dismenore keluarga dengan kejadian dismenore primer, sedangkan stres akademik, usia menarche dan aktivitas fisik tidak berhubungan dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di SMAN 3 Luwu Timur. Siswi sebaiknya dapat menerapkan pola hidup sehat serta senantiasa memantau IMT untuk mengetahui gambaran status gizi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/26096</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v4i1.26096</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 4 No. 1: FEBRUARY 2023; 72-84</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v4i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/26096/13096</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>