Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

KEPATUHAN PENGGUNAAN APD PADA PEKERJA TEKNIS PROYEK KONSTRUKSI BBKPM MAKASSAR

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 4 No. 2 (2023) · pp. 135–147

DOI
10.30597/hjph.v4i2.26322
ISSN
2721-2408
Published
2023-06-29
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: ILO menjelaskan bahwa pada tahun 2017 sebanyak 380.000 pekerja (13,7%) meninggal dunia karena kecelakaan kerja yang terjadi di tempat kerja. Kecelakaan kerja yang terjadi di tempat kerja 85% disebabkan oleh faktor manusia (tidak menggunakan APD). Tujuan: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis kepatuhan penggunaan APD pada pekerja teknis proyek konstruksi gedung perawatan dan penunjang TBC Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Makassar. Metode: Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik dan pendeketan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pekerja teknis proyek konstruksi gedung perawatan dan penunjang TBC Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Makassar. Jumlah sampel sebanyak 86 yang ditentukan berdasarkan teknik pengumpulan sampel menggunakan exhaustive sampling (total sampling). Data dianalisis menggunakan SPSS dengan dua metode analisis yaitu univariat dan bivariat. Hasil: Sebagian besar pekerja teknis tidak patuh penggunaan APD di tempat kerja dengan persentase sebesar 66,3%, (57 pekerja), sedangkan pada pekerja teknis yang patuh menggunakan APD memiliki persentase sebesar 33,7% (29 pekerja). Pengetahuan (p=0,000) berhubungan dengan kepatuhan penggunaan APD. Sikap (p=0,021) berhubungan dengan kepatuhan penggunaan APD. Tingkat pendidikan (p=0,000) berhubungan dengan kepatuhan penggunaan APD. serta ketersedian APD (p=0,021), dan pengawasan K3 (p=0,001) berhubungan dengan kepatuhan penggunaan APD. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian ini dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, tingkat pendidikan, ketersediaan APD, dan pengawasan K3 dengan kepatuhan penggunaan APD. Pekerja perlu meningkatkan pengetahuan mengenai APD, agar mendukung peningkatan penggunaan APD di tempat kerja.

Keywords

Collaboration network of the authors

20 authors · 52 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Magfirah RamadhaniAffiliation unknown2
Andi WahyuniAffiliation unknown2
Awaluddin AwaluddinAffiliation unknown2
M Furqaan NaiemAffiliation unknown1
Ade Wira LisriantiAffiliation unknown1
Rizky MaharjaAffiliation unknown1
Noviponiharwani NoviponoiharwaniAffiliation unknown1
Muhammad Rum RahimAffiliation unknown1
Noviponiharwani NoviponiharwaniAffiliation unknown1
Ade Wira Lisrianti LatiefAffiliation unknown1
A. NirwanaAffiliation unknown1
Lalu Muhammad SalehAffiliation unknown1
Nurul Widi AnggraeniAffiliation unknown1
Nursiah NursiahAffiliation unknown1
Filadelfia PiradeAffiliation unknown1
Ardayanti AsmudinAffiliation unknown1
Rahmat RamadhanUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KEPATUHAN PENGGUNAAN APD PADA PEKERJA TEKNIS PROYEK KONSTRUKSI BBKPM MAKASSAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Amalia, Arfani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Naeim, M. Furqaan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Darwis, A. Muflihah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Kepatuhan penggunaan APD</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">pengetahuan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en"> sikap</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: ILO menjelaskan bahwa pada tahun 2017 sebanyak 380.000 pekerja (13,7%) meninggal dunia karena kecelakaan kerja yang terjadi di tempat kerja. Kecelakaan kerja yang terjadi di tempat kerja 85% disebabkan oleh faktor manusia (tidak menggunakan APD). Tujuan: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis kepatuhan penggunaan APD pada pekerja teknis proyek konstruksi gedung perawatan dan penunjang TBC Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Makassar. Metode: Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik dan pendeketan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pekerja teknis proyek konstruksi gedung perawatan dan penunjang TBC Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Makassar. Jumlah sampel sebanyak 86 yang ditentukan berdasarkan teknik pengumpulan sampel menggunakan exhaustive sampling (total sampling). Data dianalisis menggunakan SPSS dengan dua metode analisis yaitu univariat dan bivariat. Hasil: Sebagian besar pekerja teknis tidak patuh penggunaan APD di tempat kerja dengan persentase sebesar 66,3%, (57 pekerja), sedangkan pada pekerja teknis yang patuh menggunakan APD memiliki persentase sebesar 33,7% (29 pekerja). Pengetahuan (p=0,000) berhubungan dengan kepatuhan penggunaan APD. Sikap (p=0,021) berhubungan dengan kepatuhan penggunaan APD. Tingkat pendidikan (p=0,000) berhubungan dengan kepatuhan penggunaan APD. serta ketersedian APD (p=0,021), dan pengawasan K3 (p=0,001) berhubungan dengan kepatuhan penggunaan APD. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian ini dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, tingkat pendidikan, ketersediaan APD, dan pengawasan K3 dengan kepatuhan penggunaan APD. Pekerja perlu meningkatkan pengetahuan mengenai APD, agar mendukung peningkatan penggunaan APD di tempat kerja.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2023-06-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/26322</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v4i2.26322</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 4 No. 2: JUNE 2023; 135-147</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v4i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/26322/13453</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>