Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

HUBUNGAN LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN NON FISIK DENGAN STRES KERJA

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 4 No. 2 (2023) · pp. 159–170

DOI
10.30597/hjph.v4i2.26364
ISSN
2721-2408
Published
2023-06-29
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Lingkungan kerja merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya stres kerja. Data yang dirilis WHO menyatakan bahwa kurang lebih 450 juta penduduk dunia menderita gangguan mental dan perilaku, sehingga diperkirakan kejadian tersebut menjadi masalah utama kesehatan manusia yang termasuk di dalamnya stres akibat kerja. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan lingkungan kerja fisik dan non fisik dengan stres kerja pada pekerja unit produksi bata ringan PT. Bumi Sarana Beton Makassar kan oleh pekerjaans. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 75 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan exhaustive sampling. Penelitian dilaksanakan di PT. Bumi Sarana Beton Makassar selama bulan Januari hingga Februari 2023. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan aplikasi SPSS 23 dengan menggunakan uji statistik chi-square. Hasil: Hasil uji chi-square iklim kerja dengan stres kerja (p-value 0,000) menunjukkan ada hubungan iklim kerja dengan stres kerja. Kebisingan (p-value 0,000) menunjukkan ada hubungan kebisingan dengan stres kerja. Pencahayaan (p-value 0,000) menunjukkan ada hubungan pencahayaan dengan stres kerja. Pimpinan (p-value 0,000) menunjukkan ada hubungan pimpinan dengan stres kerja. Sementara itu, rekan kerja (p-value eror) menunjukkan tidak ada hubungan rekan kerja dengan stres kerja. Kesimpulan: Iklim Kerja, kebisingan, pencahayaan dan pimpinan menunjukkan ada hubungan terhadap stres kerja. Saran bagi perusahaan untuk dapat memperhatikan iklim kerja, kebisingan dan pencahayaan sesuai dengan NAB yang telah ditentukan serta menjalin hubungan yang baik antar pimpinan dan bawahan.

Keywords

Collaboration network of the authors

32 authors · 78 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Gadjah Mada
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Awaluddin AwaluddinAffiliation unknown7
Muhammad Rum RahimAffiliation unknown3
A Muflihah DarwisAffiliation unknown2
Ika Rezki PratiwiAffiliation unknown2
Cecilia Aurynt Angeline KohangAffiliation unknown2
Lalu Muhammad SalehAffiliation unknown2
Sulasning SulasningAffiliation unknown1
Dian Sidik ArsyadAffiliation unknown1
Makmur SelomoAffiliation unknown1
Yahya ThamrinAffiliation unknown1
Syamsiar RussengAffiliation unknown1
Iin Karmila YusriAffiliation unknown1
Muh Fathur Rahman MT HardjoAffiliation unknown1
Andi Nani Siti MardiyantiAffiliation unknown1
Nursiah NursiahAffiliation unknown1
Filadelfia PiradeAffiliation unknown1
RIFDAH SAFIRAH. HSAffiliation unknown1
Vira AyuAffiliation unknown1
Humairah LatifahAffiliation unknown1
Nasyirah SiddiqahAffiliation unknown1
Ainulhaj Sapirianty T. MalikAffiliation unknown1
Andi Nurul Farihah AbustanAffiliation unknown1
Tiara ErdittaAffiliation unknown1
Oktafiani LabaranAffiliation unknown1
Nur FadilahUniversitas Gadjah Mada1
Silvia MalasariAffiliation unknown1
Nuurhidayat JafarAffiliation unknown1
Moh. Syafar SangkalaAffiliation unknown1
Andina SetyawatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">HUBUNGAN LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN NON FISIK DENGAN STRES KERJA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Mugniyah, Andi Aan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Darwis, Andi Muflihah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyuni , Andi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Lingkungan kerja</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en"> stres kerja</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">iklim kerja</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">kebisingan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">pencahayaan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Lingkungan kerja merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya stres kerja. Data yang dirilis WHO menyatakan bahwa kurang lebih 450 juta penduduk dunia menderita gangguan mental dan perilaku, sehingga diperkirakan kejadian tersebut menjadi masalah utama kesehatan manusia yang termasuk di dalamnya stres akibat kerja. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan lingkungan kerja fisik dan non fisik dengan stres kerja pada pekerja unit produksi bata ringan PT. Bumi Sarana Beton Makassar kan oleh pekerjaans . Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 75 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan exhaustive sampling. Penelitian dilaksanakan di PT. Bumi Sarana Beton Makassar selama bulan Januari hingga Februari 2023. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan aplikasi SPSS 23 dengan menggunakan uji statistik chi-square. Hasil: Hasil uji chi-square iklim kerja dengan stres kerja (p-value 0,000) menunjukkan ada hubungan iklim kerja dengan stres kerja. Kebisingan (p-value 0,000) menunjukkan ada hubungan kebisingan dengan stres kerja. Pencahayaan (p-value 0,000) menunjukkan ada hubungan pencahayaan dengan stres kerja. Pimpinan (p-value 0,000) menunjukkan ada hubungan pimpinan dengan stres kerja. Sementara itu, rekan kerja (p-value eror) menunjukkan tidak ada hubungan rekan kerja dengan stres kerja. Kesimpulan: Iklim Kerja, kebisingan, pencahayaan dan pimpinan menunjukkan ada hubungan terhadap stres kerja. Saran bagi perusahaan untuk dapat memperhatikan iklim kerja, kebisingan dan pencahayaan sesuai dengan NAB yang telah ditentukan serta menjalin hubungan yang baik antar pimpinan dan bawahan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2023-06-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/26364</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v4i2.26364</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 4 No. 2: JUNE 2023; 159-170</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v4i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/26364/13457</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>