Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

ANALISIS SEGMENTASI PASAR PELAYANAN KESEHATAN DI INSTALASI RAWAT INAP RSIA ANANDA MAKASSAR

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 4 No. 2 (2023) · pp. 208–221

DOI
10.30597/hjph.v4i2.26519
ISSN
2721-2408
Published
2023-06-29
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Instalasi rawat inap RSIA Ananda mengalami penurunan selama tiga tahun terakhir karena covid-19 dan strategi pemasaran yang belum optimal karena kurangnya sumber daya untuk merancang strategi pemasaran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pengguna jasa pelayanan kesehatan di instalasi rawat inap RSIA Ananda Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan survei deskriptif. Total sampel sebanyak 100 responden. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara menggunakan kuesioner. Pengolahan data dilakukan dengan analisis distribusi frekuensi dan analisis klaster menggunakan program SPSS. Hasil: Hasil penelitian diperoleh pengguna jasa pelayanan kesehatan di RSIA Ananda Makassar berdasarkan karakteristik demografi adalah memiliki kategori umur muda, beragama islam, tingkat pendidikan, pekerjaan merupakan ibu rumah tangga/tidak bekerja, dan pendapatan kurang. Karakteristik geografi adalah tinggal dalam Kota Makassar, jarak tempuh dari lokasi tempat tinggal ke rumah sakit jauh, dan mengakses rumah sakit menggunakan kendaraan pribadi. Karakteristik psikografi adalah memiliki motivasi tinggi dan persepsi baik. Karakteristik perilaku adalah pola pencarian pengobatan jika sakit ringan dengan membeli obat di warung/apotek, pola pencarian pengobatan jika sakit sedang di puskesmas/dokter keluarga, pola pencarian pengobatan jika sakit berat di rumah sakit, jumlah pemanfaatan RSIA Ananda sebanyak 1 kali, dan frekuensi pemanfaatan rumah sakit tinggi. Kesimpulan: Pengguna jasa pelayanan kesehatan di RSIA Ananda Makassar teridentifikasi tiga segmen: Segmen I; Health Care Minimize (8%), Segmen II; Hospital Aversion (29%), dan Segmen III: Health Care Mazimixer (63%). Strategi pemasaran di RSIA Ananda Makassar dapat diarahkan pada segmen III (Hospital Care Maximizer) merupakan segmen yang loyal sehingga penting untuk rumah sakit pertahankan.

Keywords

Collaboration network of the authors

10 authors · 13 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nurhayani NurhayaniAffiliation unknown1
Abdul MuhaiminAffiliation unknown1
Devy OktaviantiAffiliation unknown1
Yusri AbadiAffiliation unknown1
SUCI RAHMADANIAffiliation unknown1
Heriani HusainiAffiliation unknown1
Khairunnysa KhairunnysaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ANALISIS SEGMENTASI PASAR PELAYANAN KESEHATAN DI INSTALASI RAWAT INAP RSIA ANANDA MAKASSAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Irsyad, Andi Astriyuliani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Indar, Indar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Balqis, Balqis</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Segmentasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Pelayanan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Kesehatan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">marketing</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Instalasi rawat inap RSIA Ananda mengalami penurunan selama tiga tahun terakhir karena covid-19 dan strategi pemasaran yang belum optimal karena kurangnya sumber daya untuk merancang strategi pemasaran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pengguna jasa pelayanan kesehatan di instalasi rawat inap RSIA Ananda Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan survei deskriptif. Total sampel sebanyak 100 responden. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara menggunakan kuesioner. Pengolahan data dilakukan dengan analisis distribusi frekuensi dan analisis klaster menggunakan program SPSS. Hasil: Hasil penelitian diperoleh pengguna jasa pelayanan kesehatan di RSIA Ananda Makassar berdasarkan karakteristik demografi adalah memiliki kategori umur muda, beragama islam, tingkat pendidikan, pekerjaan merupakan ibu rumah tangga/tidak bekerja, dan pendapatan kurang. Karakteristik geografi adalah tinggal dalam Kota Makassar, jarak tempuh dari lokasi tempat tinggal ke rumah sakit jauh, dan mengakses rumah sakit menggunakan kendaraan pribadi. Karakteristik psikografi adalah memiliki motivasi tinggi dan persepsi baik. Karakteristik perilaku adalah pola pencarian pengobatan jika sakit ringan dengan membeli obat di warung/apotek, pola pencarian pengobatan jika sakit sedang di puskesmas/dokter keluarga, pola pencarian pengobatan jika sakit berat di rumah sakit, jumlah pemanfaatan RSIA Ananda sebanyak 1 kali, dan frekuensi pemanfaatan rumah sakit tinggi. Kesimpulan: Pengguna jasa pelayanan kesehatan di RSIA Ananda Makassar teridentifikasi tiga segmen: Segmen I; Health Care Minimize (8%), Segmen II; Hospital Aversion (29%), dan Segmen III: Health Care Mazimixer (63%). Strategi pemasaran di RSIA Ananda Makassar dapat diarahkan pada segmen III (Hospital Care Maximizer) merupakan segmen yang loyal sehingga penting untuk rumah sakit pertahankan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2023-06-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/26519</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v4i2.26519</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 4 No. 2: JUNE 2023; 208-221</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v4i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/26519/13458</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>