Open access Jurnal
HUBUNGAN PENGGUNAAN KOMPUTER DENGAN ASTENOPIA PADA PEKERJA
Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 4 No. 3 (2023) · pp. 260–271
- ISSN
- 2721-2408
- Published
- 2023-10-31
- Publisher
- Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
- Language
- en
Abstract
Latar Belakang: National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH) Amerika Serikat mengatakan bahwa sekitar 90% orang yang menghabiskan tiga jam atau lebih sehari di komputer dapat mengakibatkan Astenopia. Berdasarkan hasil survey American Eye-Q tentang teknologi dan kesehatan mata melaporkan bahwa sekitar 58% orang dewasa mengalami ketegangan mata atau masalah penglihatan sebagai akibat langsung dari paparan display monitor tersebut. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan penggunaan komputer dengan Astenopia pada pekerja PT. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 45 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan exhausted sampling. Penelitian dilaksanakan di PT. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi selama bulan Maret – April 2023. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan aplikasi SPSS 29 dengan menggunakan uji statistik chi-square test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat 16 orang responden (35,6%) yang mengalami keluhan berat dan 29 orang responden (64,4%) yang mengalami keluhan ringan. Hasil uji chi-square test menunjukkan ada hubungan kejadian Astenopia dengan lama paparan monitor (p=0,031), istirahat mata (p=0.030), jarak monitor (p=0,009), dan pencahayaan (p=<0,001). Adanya hubungan lama paparan monitor dengan keluhan subjektif yang dialami responden menunjukkan bahwa istirahat mata mempengaruhi kejadian Astenopia pada pekerja di PT. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Kesimpulan: lama paparan monitor, istirahat mata, jarak monitor, dan pencahayaan menunjukkan ada hubungan dengan kejadian Astenopia. Saran bagi pekerja untuk dapat memperhatikan lama paparan monitor, istirahat mata, jarak monitor dan pencahayaan sesuai dengan NAB yang telah ditentukan saat bekerja menggunakan komputer.
Keywords
Collaboration network of the authors
32 authors · 78 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Gadjah Mada
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Awaluddin Awaluddin | Affiliation unknown | 7 |
| Muhammad Rum Rahim | Affiliation unknown | 3 |
| A Muflihah Darwis | Affiliation unknown | 2 |
| Ika Rezki Pratiwi | Affiliation unknown | 2 |
| Andi Aan Mugniyah | Affiliation unknown | 2 |
| Lalu Muhammad Saleh | Affiliation unknown | 2 |
| Sulasning Sulasning | Affiliation unknown | 1 |
| Dian Sidik Arsyad | Affiliation unknown | 1 |
| Makmur Selomo | Affiliation unknown | 1 |
| Yahya Thamrin | Affiliation unknown | 1 |
| Syamsiar Russeng | Affiliation unknown | 1 |
| Iin Karmila Yusri | Affiliation unknown | 1 |
| Muh Fathur Rahman MT Hardjo | Affiliation unknown | 1 |
| Andi Nani Siti Mardiyanti | Affiliation unknown | 1 |
| Nursiah Nursiah | Affiliation unknown | 1 |
| Filadelfia Pirade | Affiliation unknown | 1 |
| RIFDAH SAFIRAH. HS | Affiliation unknown | 1 |
| Vira Ayu | Affiliation unknown | 1 |
| Humairah Latifah | Affiliation unknown | 1 |
| Nasyirah Siddiqah | Affiliation unknown | 1 |
| Ainulhaj Sapirianty T. Malik | Affiliation unknown | 1 |
| Andi Nurul Farihah Abustan | Affiliation unknown | 1 |
| Tiara Erditta | Affiliation unknown | 1 |
| Oktafiani Labaran | Affiliation unknown | 1 |
| Nur Fadilah | Universitas Gadjah Mada | 1 |
| Silvia Malasari | Affiliation unknown | 1 |
| Nuurhidayat Jafar | Affiliation unknown | 1 |
| Moh. Syafar Sangkala | Affiliation unknown | 1 |
| Andina Setyawati | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.