Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

ANALISIS RISIKO K3 DENGAN METODE HIRARC PADA OPERATOR GSE PT. GAPURA ANGKASA

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 4 No. 3 (2023) · pp. 295–304

DOI
10.30597/hjph.v4i3.27223
ISSN
2721-2408
Published
2023-10-31
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Industri penerbangan merupakan industri yang berisiko tinggi. Untuk mewujudkan pelayanan yang prima dalam industri ini maka perlunya diterapkan manajemen risiko K3 dengan metode HIRARC agar dapat meminimalisir risiko yang ada ditempat kerja. Tujuan: Mengetahui analisis risiko K3 dengan metode HIRARC pada operator GSE PT. Gapura Angkasa Bandar Udara Sultan Hasanuddin. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan mix method research yang menggabungkan dua bentuk pendekatan penelitian yaitu, kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Gapura Angkasa Bandar Udara Sultan Hasanuddin. Dilaksanakan pada bulan April–Mei 2023. Jumlah informan dalam penelitian ini berjumlah 11 orang dengan 5 informan utama (pekerja GSE), 4 informan kunci (SSQ dan SPV GSE), dan 2 informan pendukung (rekan kerja). Hasil: Berdasarkan identifikasi bahaya yang didapatakan yaitu, bahaya mekanik, listrik, fisik, ergonomis, dan psikologis. Hasil analisis risiko dalam penelitian ini ialah terdapat tingkatan risiko yang bervariasi yaitu dari tingkatan risiko tinggi-rendah. Tingkat risiko rendah dengan skor 4, tingkat risiko sedang dengan range 6-9, dan tingkat risiko tinggi dengan range 12-16. Hasil pengendalian risiko yang didapatkan adalah eliminasi, rekayasa teknik, administratif, dan APD. Kesimpulan: Analisis risiko K3 pada operator GSE PT. Gapura Angkasa Bandar Udara Sultan Hasanuddin memiliki risiko yang berada pada kategori rendah, sedang, dan tinggi sehingga diperlukannya manajemen K3 dalam meminimalisir risiko dengan dilakukannya pengendalian risiko yang tepat.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 98 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Awaluddin AwaluddinAffiliation unknown8
Andi Muflihah DarwisAffiliation unknown4
Muhammad Rum RahimAffiliation unknown3
A Muflihah DarwisAffiliation unknown3
Syamsiar S. RussengAffiliation unknown2
Masyitha MuisAffiliation unknown2
Yahya ThamrinAffiliation unknown2
Sulasning SulasningAffiliation unknown1
Dian Sidik ArsyadAffiliation unknown1
Makmur SelomoAffiliation unknown1
Syamsiar RussengAffiliation unknown1
Iin Karmila YusriAffiliation unknown1
Muh Fathur Rahman MT HardjoAffiliation unknown1
Andi Nani Siti MardiyantiAffiliation unknown1
yusniar anggraenyAffiliation unknown1
Nurul Widi AnggraeniAffiliation unknown1
Nursiah NursiahAffiliation unknown1
Filadelfia PiradeAffiliation unknown1
Kania ChaerunnisaAffiliation unknown1
RIFDAH SAFIRAH. HSAffiliation unknown1
Ika Rezki PratiwiAffiliation unknown1
Vira AyuAffiliation unknown1
Andi Aan MugniyahAffiliation unknown1
Cecilia Aurynt Angeline KohangAffiliation unknown1
Nasyirah SiddiqahAffiliation unknown1
Abdul Hadi Al MuttaqinAffiliation unknown1
Tiara ErdittaAffiliation unknown1
Oktafiani LabaranAffiliation unknown1
Dirna AkirahAffiliation unknown1
Muhammad RachmatAffiliation unknown1
Alfiah Ashila AchmadAffiliation unknown1
Mahfuddin YusbudAffiliation unknown1
Adhelin Tiku RombedatuAffiliation unknown1
Ardyansyah Saputra BasriAffiliation unknown1
Andi ZulkifliAffiliation unknown1
A. WahyuniAffiliation unknown1
Ouedraogo AssaneAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ANALISIS RISIKO K3 DENGAN METODE HIRARC PADA OPERATOR GSE PT. GAPURA ANGKASA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Malik, Ainulhaj Sapirianty T.</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Saleh, Lalu Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyuni, Andi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">K3</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">HIRARC</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Operator</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">GSE</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Risiko</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Industri penerbangan merupakan industri yang berisiko tinggi. Untuk mewujudkan pelayanan yang prima dalam industri ini maka perlunya diterapkan manajemen risiko K3 dengan metode HIRARC agar dapat meminimalisir risiko yang ada ditempat kerja. Tujuan: Mengetahui analisis risiko K3 dengan metode HIRARC pada operator GSE PT. Gapura Angkasa Bandar Udara Sultan Hasanuddin. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan mix method research yang menggabungkan dua bentuk pendekatan penelitian yaitu, kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Gapura Angkasa Bandar Udara Sultan Hasanuddin. Dilaksanakan pada bulan April–Mei 2023. Jumlah informan dalam penelitian ini berjumlah 11 orang dengan 5 informan utama (pekerja GSE), 4 informan kunci (SSQ dan SPV GSE), dan 2 informan pendukung (rekan kerja). Hasil: Berdasarkan identifikasi bahaya yang didapatakan yaitu, bahaya mekanik, listrik, fisik, ergonomis, dan psikologis. Hasil analisis risiko dalam penelitian ini ialah terdapat tingkatan risiko yang bervariasi yaitu dari tingkatan risiko tinggi-rendah. Tingkat risiko rendah dengan skor 4, tingkat risiko sedang dengan range 6-9, dan tingkat risiko tinggi dengan range 12-16. Hasil pengendalian risiko yang didapatkan adalah eliminasi, rekayasa teknik, administratif, dan APD. Kesimpulan: Analisis risiko K3 pada operator GSE PT. Gapura Angkasa Bandar Udara Sultan Hasanuddin memiliki risiko yang berada pada kategori rendah, sedang, dan tinggi sehingga diperlukannya manajemen K3 dalam meminimalisir risiko dengan dilakukannya pengendalian risiko yang tepat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2023-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/27223</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v4i3.27223</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 4 No. 3: OCTOBER 2023; 295-304</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v4i3</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/27223/13654</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>