Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN COMPUTER VISION SYNDROME (CVS) PADA PEKERJA PENGGUNA KOMPUTER

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 4 No. 3 (2023) · pp. 305–317

DOI
10.30597/hjph.v4i3.27293
ISSN
2721-2408
Published
2023-10-31
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Kata-kata dan gambar di layar komputer dibuat dengan kombinasi titik cahaya kecil yang disebut piksel, yaitu paling terang di tengah dan berkurang intensitasnya ke tepi, sehingga sulit untuk mata manusia untuk mempertahankan fokus yang berkontribusi terhadap Computer Vision Syndrome (CVS). Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian CVS pada pekerja pengguna komputer di PT. PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan. Metode: Penelitian observasional analitik dilakukan dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penentuan sampel menggunakan proposionate stratified sampling yang berjumlah 111 pekerja. Data dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara waktu istirahat mata (p=0.011), penggunaan kacamata (p=0.026), intensitas pencahayaan (p=0.008), posisi monitor (p=0.018), dan penggunan antiglare screen (p=0.001) dengan CVS. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa intensitas pencahayaan adalah prediktor yang paling kuat secara signifikan dalam mengembangkan CVS (OR= 3.057, 95% CI=(0.136-0.828). Sedangkan tidak ada hubungan yang signifikan antara usia (p=0.190), masa kerja (p=0.770), durasi kerja (p=0.063), dan polaritas monitor (p=0.190) dengan CVS di PT. PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara waktu istirahat mata, penggunaan kacamata, intensitas pencahayaan, posisi monitor, dan penggunaan antiglare screen dengan CVS pada pekerja pengguna komputer di PT. PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan. Penelitian ini menyarankan mengadakan pengaturan waktu istirahat mata, melakukan pemeriksaan mata secara berkala, menggunakan kacamata saat bekerja, memperbaiki intensitas pencahayaan, mengatur posisi monitor, dan memasang antiglare screen untuk menghindari terjadinya CVS.

Keywords

Collaboration network of the authors

38 authors · 84 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Hasanuddin University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Yahya ThamrinAffiliation unknown5
Awaluddin AwaluddinAffiliation unknown3
Lalu Muhammad SalehAffiliation unknown2
Masyitha MuisAffiliation unknown2
A. Ummu SalamahAffiliation unknown2
A. Rifkah FauziahAffiliation unknown2
Mayang Amalia AngaradiptaAffiliation unknown2
St. Mutiatu RahmahAffiliation unknown1
Nurhaedar JafarAffiliation unknown1
Darmawansyah DarmawansyahAffiliation unknown1
Nurul AnisaAffiliation unknown1
Furqaan NaiemAffiliation unknown1
Tahir AbdullahAffiliation unknown1
Furqaan NaeimAffiliation unknown1
Iin Karmila YusriAffiliation unknown1
Andi HardiantiAffiliation unknown1
A. Arsunan ArsinAffiliation unknown1
Rezki ElisafitriAffiliation unknown1
Idar MappangaraHasanuddin University1
Ummu KalsumAffiliation unknown1
Veny HadjuAffiliation unknown1
Hasbullah HAffiliation unknown1
yusniar anggraenyAffiliation unknown1
A. Syalsa Rizkyah Imasya PutriAffiliation unknown1
Elsar Noverdo PabumbunAffiliation unknown1
Sheren Maria Birgita DanurAffiliation unknown1
Tina Gelati PutriAffiliation unknown1
Masyita MuisAffiliation unknown1
Cristiyanti CristiyantiAffiliation unknown1
Julia Monika PutriAffiliation unknown1
Muhammad Furqaan NaiemAffiliation unknown1
Tiara Maharani Nur Hiliyatin Nisaa AbastianAffiliation unknown1
Muhammad RachmatAffiliation unknown1
Alfiah Ashila AchmadAffiliation unknown1
Dwita MaulidyahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN COMPUTER VISION SYNDROME (CVS) PADA PEKERJA PENGGUNA KOMPUTER</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Aulyah, Waode Sitti Nurul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyu, Atjo</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Russeng, Syamsiar S.</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Komputer</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">computer vision syndrome</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en"> pencahayaan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Kata-kata dan gambar di layar komputer dibuat dengan kombinasi titik cahaya kecil yang disebut piksel, yaitu paling terang di tengah dan berkurang intensitasnya ke tepi, sehingga sulit untuk mata manusia untuk mempertahankan fokus yang berkontribusi terhadap Computer Vision Syndrome (CVS). Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian  CVS pada pekerja pengguna komputer di PT. PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan. Metode: Penelitian observasional analitik dilakukan dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penentuan sampel menggunakan proposionate stratified sampling yang berjumlah 111 pekerja. Data dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara waktu istirahat mata (p=0.011), penggunaan kacamata (p=0.026), intensitas pencahayaan (p=0.008), posisi monitor (p=0.018), dan penggunan antiglare screen (p=0.001) dengan CVS. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa intensitas pencahayaan adalah prediktor yang paling kuat secara signifikan dalam mengembangkan CVS (OR= 3.057, 95% CI=(0.136-0.828). Sedangkan tidak ada hubungan yang signifikan antara usia (p=0.190), masa kerja (p=0.770), durasi kerja (p=0.063), dan polaritas monitor (p=0.190) dengan CVS di PT. PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara waktu istirahat mata, penggunaan kacamata, intensitas pencahayaan, posisi monitor, dan penggunaan antiglare screen dengan CVS pada pekerja pengguna komputer di PT. PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan. Penelitian ini menyarankan mengadakan pengaturan waktu istirahat mata, melakukan pemeriksaan mata secara berkala, menggunakan kacamata saat bekerja, memperbaiki intensitas pencahayaan, mengatur posisi monitor, dan memasang antiglare screen untuk menghindari terjadinya CVS.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2023-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/27293</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v4i3.27293</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 4 No. 3: OCTOBER 2023; 305-317</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v4i3</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/27293/13658</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>