Open access Jurnal
DETERMINAN KEJADIAN UNMET NEED KELUARGA BERENCANA DI KABUPATEN BARRU
Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 5 No. 3 (2024) · pp. 351–361
- ISSN
- 2721-2408
- Published
- 2024-10-31
- Publisher
- Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
- Language
- en
Abstract
Latar Belakang: Salah satu komponen yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk adalah kelahiran (fertilitas). Di tengah angka pemakaian KB di Indonesia yang semakin naik, data SDKI 2017 menyebutkan angka kejadian unmet need juga masih cukup tinggi yakni sebesar 10,6% dibandingkan target nasional 8,3%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kejadian unmet need di Kabupaten Barru. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan case control. Penentuan sampel menggunakan metode proportional stratified random sampling dimana sampel kasus sebanyak 50 orang dan kontrol sebanyak 100 orang di Kecamatan Barru. Analisis data menggunakan analis univariat dan bivariat. Analisis bivariat menggunakan uji odds ratio untuk mengetahui besar risiko variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil: Dari delapan variabel yang diteliti, terdapat empat variabel yang berhubungan dengan kejadian unmet need. Hasil penelitian menunjukkan riwayat penggunaan kontrasepsi (OR=2,373), pengetahuan (OR=9,586), dukungan suami (OR=14,571), dan penerimaan informasi KB (OR=3,778) merupakan faktor risiko kejadian unmet need. Sedangkan, umur, status pekerjaaan, pendidikan, dan ketersediaan pelayanan KB bukan merupakan faktor risiko kejadian unmet need. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa faktor risiko yang berpengaruh terhadap kejadian unmet need adalah riwayat penggunaan kontrasepsi, pengetahuan, dukungan suami, dan penerimaan informasi KB. Sedangkan umur, pendidikan, status pekerjaan, dan ketersediaan pelayanan KB bukan merupakan faktor risiko kejadian unmet need. Bagi petugas kesehatan agar sosialisasi maupun pemberian informasi tentang KB dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di Kabupaten Barru.
Keywords
Collaboration network of the authors
14 authors · 23 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Arifin Seweng | Affiliation unknown | 3 |
| Shalwa Safitri Abdullah | Affiliation unknown | 2 |
| Lili Darlian | Affiliation unknown | 1 |
| Jahidin Jahidin | Affiliation unknown | 1 |
| Andi Tenri Uleng | Affiliation unknown | 1 |
| Islahhatul Fuada Syamsul | Affiliation unknown | 1 |
| M. Arie Rifky Syaifuddin | Affiliation unknown | 1 |
| Arif Anwar | Affiliation unknown | 1 |
| Yuana Wira Dwi Satya Ilham Putra | Affiliation unknown | 1 |
| Apik Indarty Moedjiono | Affiliation unknown | 1 |
| Alfiah Afifah Suroso | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.