Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

RIWAYAT DAN DAMPAK PENGGUNAAN NAPZA SERTA STRATEGI KOPING PADA NARAPIDANA DAN TAHANAN

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 5 No. 3 (2024) · pp. 297–316

DOI
10.30597/hjph.v5i3.31538
ISSN
2721-2408
Published
2024-10-31
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Tahun 2022, Sulawesi memiliki tingkat penyalahgunaan NAPZA tinggi, sehingga membuat lonjakan jumlah narapidana dan tahanan di Rutan. Rutan Kelas IIB Majene merangkap tugas sebagai tempat pembinaan narapidana dan penahanan tahanan, ketika melakukan skrining kesehatan mental pada desember 2022 menunjukkan sebanyak 18 orang mengalami stres dan gangguan kecemasan, 10 diantaranya adalah pengguna NAPZA. Tujuan: mengetahui riwayat tingkat penggunaan NAPZA, dampak dan strategi koping yang digunakan oleh narapidana dan tahanan di Rutan Kelas IIB Majene. Metode: Penelitian ini menggunakan mixed methods dengan desain penelitian sequential explanatory. Besar sampel sebanyak 30 orang diantaranya terdapat 12 informan ditentukan dengan purposive sampling. Lokasi penelitian di Rutan Kelas IIB Majene pada Agustus-September 2023, menggunakan teknik analisis data univariat dan analisis data interaktif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan responden pernah mengkonsumsi stimulan jenis sabu (100%) dan halusinogen jenis Trihexyphenidyl (6,6%). Hasil wawancara menunjukkan dampak penggunaan NAPZA yang dirasakan sebelum masuk di Rutan adalah penurunan ekonomi, gangguan psikologis, dan gangguan kesehatan. Kemudian, dampak selanjutnya muncul di Rutan seperti kehilangan pekerjaan, stigma dan diskriminasi, adapun jenis layanan sosial mudah diakses dan terdapat pula layanan kesehatan di Rutan Kelas IIB Majene. Pemilihan strategi problem focused-coping lebih banyak dilakukan sebelum masuk di Rutan, saat masuk di Rutan strategi yang digunakan adalah strategi problem focused-coping dan emotional focused-coping. Kesimpulan: Narapidana dan tahanan merasa terbantu dalam mengurangi dampak negatif penggunaan NAPZA selama berada di Rutan Kelas IIB Majene. Rutan Kelas IIB Majene diharapkan untuk dapat membuka layanan konsultasi khusus bagi narapidana dan tahanan yang pernah menggunakan NAPZA.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 101 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Bakri YusufUniversitas Halu Oleo6
Sarpin SarpinUniversitas Halu Oleo5
Jamaluddin HosUniversitas Halu Oleo3
SITTI ROSYIDAHAffiliation unknown2
Muhammad Zakaria UmarAffiliation unknown2
Mazhfia UmarAffiliation unknown2
Sarmadan SarmadanAffiliation unknown2
Peribadi PeribadiUniversitas Halu Oleo2
Ambo UpeUniversitas Halu Oleo2
Annas Ma’rufAffiliation unknown2
Muh. Arsyad RahmanAffiliation unknown2
Samhuddin SamhuddinAffiliation unknown1
Al Ichlas ImranAffiliation unknown1
Wardiman WardimanAffiliation unknown1
Muhammad NasirAffiliation unknown1
Darmin TuwuUniversitas Halu Oleo1
Adrian TawaiUniversitas Halu Oleo1
Megawati Asrul TawuloAffiliation unknown1
Nur Suci Ariyanti WibowoUniversitas Halu Oleo1
Nur Alam Adi SaputraAffiliation unknown1
Alang AlangAffiliation unknown1
Muhammad YasirUniversitas Halu Oleo1
Dewi AnggrainiUniversitas Halu Oleo1
Dahlena DahlenaAffiliation unknown1
Mei Dini HariatiAffiliation unknown1
Rety Reka MerlinsAffiliation unknown1
Wa Ode VirayuniaAffiliation unknown1
Sri Murtia NingsihAffiliation unknown1
Al IkramAffiliation unknown1
Hj. Suharty RoslanAffiliation unknown1
Muhammad Afandi GunawanAffiliation unknown1
Megawati Asrul TawuloUniversitas Halu Oleo1
Aldi Reski DewaAffiliation unknown1
La Ode SidrataAffiliation unknown1
Aryuni Salpiana JabarUniversitas Halu Oleo1
Nur AimaAffiliation unknown1
Al Ikhwan Asral KurniawanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">RIWAYAT DAN DAMPAK PENGGUNAAN NAPZA SERTA STRATEGI KOPING PADA NARAPIDANA DAN TAHANAN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hafizhah, Nailah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nasir, Sudirman</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Arsyad, Muhammad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">NAPZA</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">narapidana</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">tahanan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">rutan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">koping</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Tahun 2022, Sulawesi memiliki tingkat penyalahgunaan NAPZA tinggi, sehingga membuat lonjakan jumlah narapidana dan tahanan di Rutan. Rutan Kelas IIB Majene merangkap tugas sebagai tempat pembinaan narapidana dan penahanan tahanan, ketika melakukan skrining kesehatan mental pada desember 2022 menunjukkan sebanyak 18 orang mengalami stres dan gangguan kecemasan, 10 diantaranya adalah pengguna NAPZA. Tujuan: mengetahui riwayat tingkat penggunaan NAPZA, dampak dan strategi koping yang digunakan oleh narapidana dan tahanan di Rutan Kelas IIB Majene. Metode: Penelitian ini menggunakan mixed methods dengan desain penelitian sequential explanatory. Besar sampel sebanyak 30 orang diantaranya terdapat 12 informan ditentukan dengan purposive sampling. Lokasi penelitian di Rutan Kelas IIB Majene pada Agustus-September 2023, menggunakan teknik analisis data univariat dan analisis data interaktif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan responden pernah mengkonsumsi stimulan jenis sabu (100%) dan halusinogen jenis Trihexyphenidyl (6,6%). Hasil wawancara menunjukkan dampak penggunaan NAPZA yang dirasakan sebelum masuk di Rutan adalah penurunan ekonomi, gangguan psikologis, dan gangguan kesehatan. Kemudian, dampak selanjutnya muncul di Rutan seperti kehilangan pekerjaan, stigma dan diskriminasi, adapun jenis layanan sosial mudah diakses dan terdapat pula layanan kesehatan di Rutan Kelas IIB Majene. Pemilihan strategi problem focused-coping lebih banyak dilakukan sebelum masuk di Rutan, saat masuk di Rutan strategi yang digunakan adalah strategi problem focused-coping dan emotional focused-coping. Kesimpulan: Narapidana dan tahanan merasa terbantu dalam mengurangi dampak negatif penggunaan NAPZA selama berada di Rutan Kelas IIB Majene. Rutan Kelas IIB Majene diharapkan untuk dapat membuka layanan konsultasi khusus bagi narapidana dan tahanan yang pernah menggunakan NAPZA.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2024-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/31538</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v5i3.31538</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 5 No. 3: OCTOBER 2024; 297-316</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v5i3</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/31538/14140</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>