Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

DETERMINAN KEMATIAN IBU DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR TAHUN 2020-2022

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 5 No. 3 (2024) · pp. 334–343

DOI
10.30597/hjph.v5i3.31594
ISSN
2721-2408
Published
2024-10-31
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Indonesia berada di posisi pertama dengan Angka Kematian Ibu (AKI) di ASEAN, yakni 305 per 100.000 kelahiran hidup. Kabupaten Polewali Mandar hanya menjadi salah satu penyumbang AKI terbanyak di Provinsi Sulawesi Selatan. Tujuan: Mengetahui besar risiko usia ibu, pendidikan ibu, pendidikan suami, paritas, jenis kelamin, status anemia, riwayat penyakit, Antenatal Care, teknik bersalin, dan penolong persalinan terhadap kematian ibu. Metode: Jenis penenelitian ini adalah analitik observasional dengan desain studi case control. Sampel kasus sebanyak 39 dan kontrol sebanyak 117. Pengambilan sampel kontrol secara simpel random sampling. Penelitian dilaksanakan pada Mei-Juli 2023 di 12 Puskesmas di Polewali Mandar. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan analisis Odds Rasio. Hasil: Usia ibu (OR=2,69 CI: 1,11-6,38), pendidikan ibu (OR=2,56 CI: 1,11-5,68), paritas (OR= 3,32 CI: 1,03-10,18), jarak kehamilan (OR=4,31 CI: 1,45-12,60), riwayat penyakit (OR=40,06 CI: 11,41-175,13). Antenatal Care (OR=4,48 CI: 1,93-10,28), dan teknik bersalin (OR=7,46 CI: 2,91-19,11) merupakan faktor risiko kematian ibu dan bermakna secara statistik. Sedangkan pendidikan suami (OR=1,73 CI: 0,78-3,85), status anemia (OR=1,41 CI: 0,35-4,80), dan penolong persalinan (OR=2,55 CI: 0,49-11,51) secara statistik bukan merupakan faktor risiko kematian ibu. Kesimpulan: Usia ibu, pendidikan ibu, paritas, jarak kehamilan, riwayat penyakit, antenatal care, dan teknik bersalin merupakan determinan kematian ibu. Pemerintah harus meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak, penginputan dan penyimpanan data menggunakan teknologi, dan diharapkan ibu hamil untuk melakukan kunjungan antenatal secara teratur.

Keywords

Collaboration network of the authors

36 authors · 60 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Wahiduddin WahiduddinAffiliation unknown3
Indra DwinataAffiliation unknown2
Andi Selvi YusnitasariAffiliation unknown2
Bakri YusufUniversitas Halu Oleo1
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo1
Hasriany AminUniversitas Halu Oleo1
Rivi HandayaniUniversitas Halu Oleo1
Cecep IbrahimUniversitas Halu Oleo1
Dhilah HarfadhilahAffiliation unknown1
I Nyoman SunarkaAffiliation unknown1
I Putu SudayasaAffiliation unknown1
Muhammad Rizal ArdiansyahAffiliation unknown1
Kartini KartiniAffiliation unknown1
Nadhirah NaguAffiliation unknown1
Stang StangAffiliation unknown1
Andi HardiantiAffiliation unknown1
Nur FadhilahAffiliation unknown1
Ansariadi AnsariadiAffiliation unknown1
Alifah Nurjannah TriputriAffiliation unknown1
Sri HartinaAffiliation unknown1
Jumriani AnsarAffiliation unknown1
Briliana Aulia RahmahAffiliation unknown1
Nurkhalisah HarisAffiliation unknown1
Muh. Arman NyombaAffiliation unknown1
Fitrie Ramadhani ReskiAffiliation unknown1
Ridwan AmiruddinAffiliation unknown1
Alfrida SandaAffiliation unknown1
Lilmawati LilmawatiAffiliation unknown1
Imanuelle Tamara Audrey SiampaAffiliation unknown1
Andi Arsunan ArsinAffiliation unknown1
Auwlya Zhafitry HarisAffiliation unknown1
Frensi Arynanti Tangki'Affiliation unknown1
Nur Inayah Dwiyull Kasbayl ArsyamAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">DETERMINAN KEMATIAN IBU DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR TAHUN 2020-2022</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Farid, Firda Nurul Fadilah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Noor, Nur Nasry</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rismayanti, Rismayanti</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Kematian Ibu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Determinan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Indonesia berada di posisi pertama dengan Angka Kematian Ibu (AKI) di ASEAN, yakni 305 per 100.000 kelahiran hidup. Kabupaten Polewali Mandar hanya menjadi salah satu penyumbang AKI terbanyak di Provinsi Sulawesi Selatan. Tujuan: Mengetahui besar risiko usia ibu, pendidikan ibu, pendidikan suami, paritas, jenis kelamin, status anemia, riwayat penyakit, Antenatal Care, teknik bersalin, dan penolong persalinan terhadap kematian ibu. Metode: Jenis penenelitian ini adalah analitik observasional dengan desain studi case control. Sampel kasus sebanyak 39 dan kontrol sebanyak 117. Pengambilan sampel kontrol secara simpel random sampling. Penelitian dilaksanakan pada Mei-Juli 2023 di 12 Puskesmas di Polewali Mandar. Analisis  data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan analisis Odds Rasio. Hasil: Usia ibu (OR=2,69 CI: 1,11-6,38), pendidikan ibu (OR=2,56 CI: 1,11-5,68), paritas (OR= 3,32 CI: 1,03-10,18), jarak kehamilan (OR=4,31 CI: 1,45-12,60), riwayat penyakit (OR=40,06 CI: 11,41-175,13). Antenatal Care (OR=4,48 CI: 1,93-10,28), dan teknik bersalin (OR=7,46 CI: 2,91-19,11) merupakan faktor risiko kematian ibu dan bermakna secara statistik. Sedangkan pendidikan suami (OR=1,73 CI: 0,78-3,85), status anemia (OR=1,41 CI: 0,35-4,80), dan penolong persalinan (OR=2,55 CI: 0,49-11,51) secara statistik bukan merupakan faktor risiko kematian ibu.  Kesimpulan: Usia ibu, pendidikan ibu, paritas, jarak kehamilan, riwayat penyakit, antenatal care, dan teknik bersalin merupakan determinan kematian ibu. Pemerintah harus meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak, penginputan dan penyimpanan data menggunakan teknologi, dan diharapkan ibu hamil untuk melakukan kunjungan antenatal secara teratur.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2024-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/31594</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v5i3.31594</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 5 No. 3: OCTOBER 2024; 334-343</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v5i3</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/31594/14146</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>