Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PERAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN PAZ AL-KASAW DI RUMAH PAZTI HASANUDDIN

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 5 No. 1 (2024) · pp. 1–13

DOI
10.30597/hjph.v5i1.34612
ISSN
2721-2408
Published
2024-02-29
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Pada akhir tahun 2018 muncul di media sosial sebuah pengobatan tradisional asal Indonesia bernama PAZ Al-Kasaw yang memiliki jargon pengobatan tanpa operasi, tanpa alat, tanpa obat, tanpa jimat. Penggunaan media sosial di bidang kesehatan sangat marak dilakukan, tapi belum ada penelitian yang membahas tentang peran media sosial terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan tradisional. Tujuan: Megetahui peran media sosial terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan PAZ Al- Kasaw di Rumah PAZTI Hasanuddin. Metode: Jenis Penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian ada 7 informan yang terdiri dari 5 pasien dan 2 keluarga pasien yang memanfaatkan pelayanan kesehatan PAZ Al-Kasaw di Rumah PAZTI Hasanuddin. Sumber informan ditentukan secara purposive sampling. Penelitian dilakukan di Rumah PAZTI Hasanuddin di bulan Juni-September 2023. Data yang diperoleh dari hasil wawancara dan telaah dokumen yang dianalisa menggunakan metode content analysis. Hasil: Ditemukan bahwa media sosial sangat berperan dalam memberikan informasi kesehatan berupa testimoni orang yang menggunakan terapi PAZ Al-Kasaw, medsos sangat berperan menemukan pelayanan terapi PAZ Al-Kasaw dengan mudah yang dibantu dengan alat Google Maps. Media sosial kurang berperan dalam mempengaruhi perilaku kesehatan yang positif berupa mengerjakan terapi mandiri. Kesimpulan: Media sosial sangat berperan sebagai sumber informasi, menemukan layanan kesehatan, namun kurang berperan dalam mempengaruhi perilaku kesehatan yang positif. Diharapkan kepada pasien yang telah melakukan pelayanan kesehatan PAZ Al-Kasaw agar mengerjakan terapi mandiri secara rutin.

Keywords

Collaboration network of the authors

8 authors · 12 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sudirman NasirAffiliation unknown2
Suriah SuriahAffiliation unknown1
Karmilasari KarmilasariAffiliation unknown1
Filzawati SindanganAffiliation unknown1
Afifah Nada AqilahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PERAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN PAZ AL-KASAW DI RUMAH PAZTI HASANUDDIN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Fitrianih, Ana Sofiah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">M. Thaha, Ridwan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rahman, Muh. Arsyad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">media sosial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">pelayanan kesehatan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">pengobatan tradisional</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">terapi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">paz</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Pada akhir tahun 2018 muncul di media sosial sebuah pengobatan tradisional asal Indonesia bernama PAZ Al-Kasaw yang memiliki jargon pengobatan tanpa operasi, tanpa alat, tanpa obat, tanpa jimat. Penggunaan media sosial di bidang kesehatan sangat marak dilakukan, tapi belum ada penelitian yang membahas tentang peran media sosial terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan tradisional. Tujuan: Megetahui peran media sosial terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan PAZ Al- Kasaw di Rumah PAZTI Hasanuddin. Metode: Jenis Penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian ada 7 informan yang terdiri dari 5 pasien dan 2 keluarga pasien yang memanfaatkan pelayanan kesehatan PAZ Al-Kasaw di Rumah PAZTI Hasanuddin. Sumber informan ditentukan secara purposive sampling. Penelitian dilakukan di Rumah PAZTI Hasanuddin di bulan Juni-September 2023. Data yang diperoleh dari hasil wawancara dan telaah dokumen yang dianalisa menggunakan metode content analysis. Hasil: Ditemukan bahwa  media sosial sangat berperan dalam memberikan informasi kesehatan berupa testimoni orang yang menggunakan terapi PAZ Al-Kasaw, medsos sangat berperan menemukan pelayanan terapi PAZ Al-Kasaw dengan mudah yang dibantu dengan alat Google Maps. Media sosial kurang berperan dalam mempengaruhi perilaku kesehatan yang positif berupa mengerjakan terapi mandiri. Kesimpulan: Media sosial sangat berperan sebagai sumber informasi, menemukan layanan kesehatan, namun kurang berperan dalam mempengaruhi perilaku kesehatan yang positif. Diharapkan kepada pasien yang telah melakukan pelayanan kesehatan PAZ Al-Kasaw agar mengerjakan terapi mandiri secara rutin.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2024-02-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/34612</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v5i1.34612</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 5 No. 1: FEBRUARY 2024; 1-13</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v5i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/34612/13678</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>