Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI PT. X

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 5 No. 1 (2024) · pp. 84–98

DOI
10.30597/hjph.v5i1.34872
ISSN
2721-2408
Published
2024-02-29
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Bahaya kerja (work hazard) merupakan potensi kerugian yang akan selalu berada di sekitar pekerja saat mengerjakan pekerjaan. Sumber potensi kerugian ini berasal dari interaksi antar unsur produksi, seperti manusia, peralatan, material/bahan, proses produksi dan metode/prosedur yang digunakan dalam melakukan pekerjaan. Menurut laporan BPJS Ketenagakerjaan (2023), angka kecelakaan kerja sepanjang Januari-November 2022 sebanyak 265.334 kasus. Jumlah ini naik 13,26% dibanding sepanjang tahun 2021 dengan besaran 234.270 kasus. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara usia, jenis kelamin, pendidikan, masa kerja, lama waktu kerja, unsafe action, unsafe condition, dan pelatihan dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja bagian produksi PT. X. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi case control dengan sampel sebanyak 23 sampel untuk kelompok kasus dan 46 sampel untuk kelompok kontrol. Menggunakan uji Chi-Square untuk analisis bivariat dan uji Regresi Logistik Berganda untuk analisis multivariat. Hasil: Uji statistik menunjukkan usia (p-value 0,048), masa kerja (p-value 0,000), unsafe action (p-value 0,000), unsafe condition (p-value 0,030) dan pelatihan (p-value 0,041) memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian kecelakaan kerja. Sedangkan pendidikan (p-value 0,573) dan lama waktu kerja (p-value 0,511) tidak menunjukkan adanya hubungan yang signifikan terhadap kejadian kecelakaan kerja. Faktor risiko dominan terhadap kecelakaan kerja selama sepuluh tahun terakhir di bagian produksi PT. X adalah unsafe action dengan signifikansi 0,001. Kesimpulan: Pekerja diharapkan lebih mawas diri ketika melakukan pekerjaan agar tidak melakukan unsafe action. Faktor risiko yang berhubungan dengan kecelakaan kerja harus mendapat perhatian khusus dari manajemen perusahaan.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 108 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Hasanuddin University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Awaluddin AwaluddinAffiliation unknown4
Furqaan NaiemAffiliation unknown3
Iin Karmila YusriAffiliation unknown3
Syamsiar S. RussengAffiliation unknown2
M Furqaan NaiemAffiliation unknown2
Tahir AbdullahAffiliation unknown2
Furqaan NaeimAffiliation unknown2
Andi HardiantiAffiliation unknown2
A. Syalsa Rizkyah Imasya PutriAffiliation unknown2
Masyita MuisAffiliation unknown2
A. Ummu SalamahAffiliation unknown1
A. Rifkah FauziahAffiliation unknown1
Mayang Amalia AngaradiptaAffiliation unknown1
A. Arsunan ArsinAffiliation unknown1
Rezki ElisafitriAffiliation unknown1
Idar MappangaraHasanuddin University1
Ummu KalsumAffiliation unknown1
Veny HadjuAffiliation unknown1
Rifa'ah MahmudahAffiliation unknown1
Andi IndahwatyAffiliation unknown1
Lalu M SalehAffiliation unknown1
Indra DwinataAffiliation unknown1
Fajaruddin NatsirAffiliation unknown1
Nurul MuflishaAffiliation unknown1
Muhammad Rum RahimAffiliation unknown1
Nurul Mawaddah SyafitriAffiliation unknown1
Muhammad RachmatAffiliation unknown1
Jumriani AnsarAffiliation unknown1
Lalu MuhammadAffiliation unknown1
Dian Fitri Ayu RamadhaniAffiliation unknown1
Andi Rezki NadillahAffiliation unknown1
Indah Aqvirah Dewi Ramadhani EdiwanAffiliation unknown1
Syamsiar RussengAffiliation unknown1
Andi WahyuniAffiliation unknown1
Masyitha MuisAffiliation unknown1
Ria Rezki SudarminAffiliation unknown1
Hasbullah HAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI PT. X</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Abastian, Tiara Maharani Nur Hiliyatin Nisaa</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Thamrin, Yahya</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyu, Atjo</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Faktor risiko</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Kecelakaan kerja</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Bahaya kerja (work hazard) merupakan potensi kerugian yang akan selalu berada di sekitar pekerja saat mengerjakan pekerjaan. Sumber potensi kerugian ini berasal dari interaksi antar unsur produksi, seperti manusia, peralatan, material/bahan, proses produksi dan metode/prosedur yang digunakan dalam melakukan pekerjaan. Menurut laporan BPJS Ketenagakerjaan (2023), angka kecelakaan kerja sepanjang Januari-November 2022 sebanyak 265.334 kasus. Jumlah ini naik 13,26% dibanding sepanjang tahun 2021 dengan besaran 234.270 kasus. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara usia, jenis kelamin, pendidikan, masa kerja, lama waktu kerja, unsafe action, unsafe condition, dan pelatihan dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja bagian produksi PT. X. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi case control dengan sampel sebanyak 23 sampel untuk kelompok kasus dan 46 sampel untuk kelompok kontrol. Menggunakan uji Chi-Square untuk analisis bivariat dan uji Regresi Logistik Berganda untuk analisis multivariat. Hasil: Uji statistik menunjukkan usia (p-value 0,048), masa kerja (p-value 0,000), unsafe action (p-value 0,000), unsafe condition (p-value 0,030) dan pelatihan (p-value 0,041) memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian kecelakaan kerja. Sedangkan pendidikan (p-value 0,573) dan lama waktu kerja (p-value 0,511) tidak menunjukkan adanya hubungan yang signifikan terhadap kejadian kecelakaan kerja. Faktor risiko dominan terhadap kecelakaan kerja selama sepuluh tahun terakhir di bagian produksi PT. X adalah unsafe action dengan signifikansi 0,001. Kesimpulan: Pekerja diharapkan lebih mawas diri ketika melakukan pekerjaan agar tidak melakukan unsafe action. Faktor risiko yang berhubungan dengan kecelakaan kerja harus mendapat perhatian khusus dari manajemen perusahaan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2024-02-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/34872</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v5i1.34872</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 5 No. 1: FEBRUARY 2024; 84-98</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v5i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/34872/13718</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>