Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

HUBUNGAN ANTARA KEPEMIMPINAN EFEKTIF KEPALARUANGAN DENGAN PENERAPAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD HAJI MAKASSAR TAHUN 2024

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 5 No. 2 (2024) · pp. 178–191

DOI
10.30597/hjph.v5i2.35059
ISSN
2721-2408
Published
2024-06-30
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Konsep pemikiran yang penting tentang keselamatan pasien yaitu adanya kepemimpinan di rumah sakit, Kepemimpinan efektif terdiri dari 6 komponen, yaitu pengetahuan, kesedaran diri, komunikasi, penggunaan energi, penentuan tujuan, dan pengambilan tindakan.Dengan banyaknya kasus IKP di RSUD Haji Makassar khususnya di Instalasi Rawat Inap menunjukkan bahwa penerapan budaya keselamatan pasien yang ada di RSUD Haji makassar belum optimal dimana peran kepemimpinan dalam meningkatkan keselamatan pasien sangat dibutuhkan. Tujuan: Untuk melihat hubungan antara kepemimpinan efektif kepala ruangan dengan penerapan budaya keselamatan pasien di Instalasi Rawat Inap RSUD Haji Makassar. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksanan di instalasi Rawat Inap RSUD Haji Makassar. Penentuan jumlah sampel menggunakan Teknik total sampling dengan besar sampel adalah 133 responden yang merupakan perawat pelaksana di Instalasi Rawat Inap. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara Kepemimpinan efektif, Pengetahuan, Kesadaran diri, Komunikasi, dan penentuan tujuan kepala ruangan dengan penerapan budaya keselamatan pasien di instalasi rawat inap RSUD Haji Makassar dan tidak ada hubungan antara Penggunaan energi dan Pengambilan tindakan kepala ruangan dengan penerapan budaya keselamatan pasien di instalasi rawat inap RSUD Haji Makassar. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan kepemimpinan kepala ruangan sangat berperan penting terhadap penerapan budaya keselamatan pasien khususnya di instalasi rawat Inap. Disarankan kepada kepala ruangan agar lebih meningkatkan pengawasan, komunikasi dan pengambilan tindakan terhadap perawat pelaksana sehingga dapat meminimalisir terjadikan insiden keselamtan pasien di Instalasi Rawat Inap RSUD Haji Makassar.

Keywords

Collaboration network of the authors

11 authors · 15 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hasna HasnaInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Irwandy IrwandyAffiliation unknown1
Dwi Wulansari PatandukAffiliation unknown1
H.M.Alimin MaidinAffiliation unknown1
Rini AnggraeniAffiliation unknown1
Noor AliyahAffiliation unknown1
Nurmala SariAffiliation unknown1
Azatil IsmahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">HUBUNGAN ANTARA KEPEMIMPINAN EFEKTIF KEPALARUANGAN DENGAN PENERAPAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD HAJI MAKASSAR TAHUN 2024</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Walinono, Andi Zalsabila Febrianti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Maidin, Alimin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Arifah, Nur</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Kepemimpinan efektif</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">keselamatan pasien</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Konsep pemikiran yang penting tentang keselamatan pasien yaitu adanya kepemimpinan di rumah sakit, Kepemimpinan efektif terdiri dari 6 komponen, yaitu pengetahuan, kesedaran diri, komunikasi, penggunaan energi, penentuan tujuan, dan pengambilan tindakan.Dengan banyaknya kasus IKP di RSUD Haji Makassar khususnya di Instalasi Rawat Inap menunjukkan bahwa penerapan budaya keselamatan pasien yang ada di RSUD Haji makassar belum optimal dimana peran kepemimpinan dalam meningkatkan keselamatan pasien sangat dibutuhkan. Tujuan: Untuk melihat hubungan antara kepemimpinan efektif kepala ruangan dengan penerapan budaya keselamatan pasien di Instalasi Rawat Inap RSUD Haji Makassar. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksanan di instalasi Rawat Inap RSUD Haji Makassar. Penentuan jumlah sampel menggunakan Teknik total sampling dengan besar sampel adalah 133 responden yang merupakan perawat pelaksana di Instalasi Rawat Inap. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara Kepemimpinan efektif, Pengetahuan, Kesadaran diri, Komunikasi, dan penentuan tujuan kepala ruangan dengan penerapan budaya keselamatan pasien di instalasi rawat inap RSUD Haji Makassar dan tidak ada hubungan antara Penggunaan energi dan Pengambilan tindakan kepala ruangan dengan penerapan budaya keselamatan pasien di instalasi rawat inap RSUD Haji Makassar. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan kepemimpinan kepala ruangan sangat berperan penting terhadap penerapan budaya keselamatan pasien khususnya di instalasi rawat Inap. Disarankan kepada kepala ruangan agar lebih meningkatkan pengawasan, komunikasi dan pengambilan tindakan terhadap perawat pelaksana sehingga dapat meminimalisir terjadikan insiden keselamtan pasien di Instalasi Rawat Inap RSUD Haji Makassar.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2024-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/35059</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v5i2.35059</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 5 No. 2: JUNE 2024; 178-191</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v5i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/35059/13862</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>