Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STRES KERJA PADA PEGAWAI DI REKTORAT UNIVERSITAS HASANUDDIN

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 5 No. 2 (2024) · pp. 156–166

DOI
10.30597/hjph.v5i2.35157
ISSN
2721-2408
Published
2024-06-30
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Stres kerja merupakan tekanan psikologis tenaga kerja berupa ketegangan, kecemasan, dan kelelahan emosional akibat dari pekerjaannya sehingga memengaruhi emosi, proses kognitif, dan kondisi mentalnya. Riskesdas tahun 2018 mengemukakan persentase terbesar penderita stres pada pegawai swasta sebesar 4,8% dan juga pada PNS dengan jumlah 2,4%. Tujuan: Mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian stres kerja pada pegawai di Rektorat Universitas Hasanuddin. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan metode cross sectional study. Penelitian dilakukan di Rektorat Universitas Hasanuddin pada bulan Januari-Februari 2024. Populasi penelitian ini sebanyak 490 pegawai dengan sampel 87 pegawai. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional stratified random sampling. Adapun analisis data univariat dan bivariat dengan pendekatan uji chi-square dengan menilai p-value. Hasil: Responden yang mengalami stres kategori rendah sebanyak 71,3%, dan stres kategori tinggi sebanyak 28,7%. Stres kerja memiliki hubungan dengan beban kerja, dukungan sosial, dan tuntutan mental, sedangkan umur dan masa kerja tidak memiliki hubungan dengan kejadian stres kerja. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara beban kerja, dukungan sosial, tuntutan mental dan tidak terdapat hubungan signifikan antara umur dan masa kerja terhadap kejadian stres kerja pada pegawai di Rektorat Universitas Hasanuddin. Diharapkan kepada jajaran pimpinan rektorat untuk mampu memberikan proporsional uraian jenis kerja pegawai dengan jumlah pegawai sesuai di bidangnya dan bagi pegawai diharapkan mampu mengenali gejala atau tanda-tanda stres sedini mungkin sehingga mampu menerapkan manajemen stres.

Keywords

Collaboration network of the authors

31 authors · 67 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Syamsiar S. RussengAffiliation unknown4
Awaluddin AwaluddinAffiliation unknown3
Yahya ThamrinAffiliation unknown2
Muhammad RachmatAffiliation unknown2
Alfiah Ashila AchmadAffiliation unknown2
Wina Kurnia SAffiliation unknown1
Veni HadjuAffiliation unknown1
Fridawaty RivaiAffiliation unknown1
Dewi MulfiyantiAffiliation unknown1
Ria Rezki SudarminAffiliation unknown1
yusniar anggraenyAffiliation unknown1
A Muflihah DarwisAffiliation unknown1
Nurul Widi AnggraeniAffiliation unknown1
Kania ChaerunnisaAffiliation unknown1
Elsar Noverdo PabumbunAffiliation unknown1
Andi WahyuniAffiliation unknown1
Ainulhaj Sapirianty T. MalikAffiliation unknown1
Abdul Hadi Al MuttaqinAffiliation unknown1
Andi Muflihah DarwisAffiliation unknown1
Tiara ErdittaAffiliation unknown1
Mahfuddin YusbudAffiliation unknown1
Adhelin Tiku RombedatuAffiliation unknown1
Ardyansyah Saputra BasriAffiliation unknown1
Andi ZulkifliAffiliation unknown1
A. WahyuniAffiliation unknown1
Ouedraogo AssaneAffiliation unknown1
Syamsuar ManyulleiAffiliation unknown1
Annisa Putri AzzimaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STRES KERJA PADA PEGAWAI DI REKTORAT UNIVERSITAS HASANUDDIN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Akirah, Dirna</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Saleh, Lalu Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Muis, Masyitha</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Pegawai</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">rektorat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">stres kerja</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">universitas</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Stres kerja merupakan tekanan psikologis tenaga kerja berupa ketegangan, kecemasan, dan kelelahan emosional akibat dari pekerjaannya sehingga memengaruhi emosi, proses kognitif, dan kondisi mentalnya. Riskesdas tahun 2018 mengemukakan persentase terbesar penderita stres pada pegawai swasta sebesar 4,8% dan juga pada PNS dengan jumlah 2,4%. Tujuan: Mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian stres kerja pada pegawai di Rektorat Universitas Hasanuddin. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan metode cross sectional study. Penelitian dilakukan di Rektorat Universitas Hasanuddin pada bulan Januari-Februari 2024. Populasi penelitian ini sebanyak 490 pegawai dengan sampel 87 pegawai. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional stratified random sampling. Adapun analisis data univariat dan bivariat dengan pendekatan uji chi-square dengan menilai p-value. Hasil: Responden yang mengalami stres kategori rendah sebanyak 71,3%, dan stres kategori tinggi sebanyak 28,7%. Stres kerja memiliki hubungan dengan beban kerja, dukungan sosial, dan tuntutan mental, sedangkan umur dan masa kerja tidak memiliki hubungan dengan kejadian stres kerja. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara beban kerja, dukungan sosial, tuntutan mental dan tidak terdapat hubungan signifikan antara umur dan masa kerja terhadap kejadian stres kerja pada pegawai di Rektorat Universitas Hasanuddin. Diharapkan kepada jajaran pimpinan rektorat untuk mampu memberikan proporsional uraian jenis kerja pegawai dengan jumlah pegawai sesuai di bidangnya dan bagi pegawai diharapkan mampu mengenali gejala atau tanda-tanda stres sedini mungkin sehingga mampu menerapkan manajemen stres.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2024-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/35157</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v5i2.35157</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 5 No. 2: JUNE 2024; 156-166</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v5i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/35157/13811</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>