Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN BUKU SAKU RAPOR KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTIK PENCEGAHAN SKABIES

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 5 No. 2 (2024) · pp. 192–206

DOI
10.30597/hjph.v5i2.35439
ISSN
2721-2408
Published
2024-06-30
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Skabies merupakan penyakit infeksi kulit menular yang disebabkan oleh sejenis kutu bernama Sarcoptes scabiei, faktor yang mempengaruhi kejadian skabies beberapa diantaranya adalah pengetahuan dan sikap individu. Peningkatan pengetahuan, sikap dan praktik pencegahan skabies dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan dengan metode pembelajaran yang tepat dan efektif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan, sikap dan praktik pencegahan skabies sebelum dan setelah intervensi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan Pra Experimental dengan rancangan penelitian one group pre-test and post-test design. Metode pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan aplikasi spin the well random roulette pada 67 santri. Analisisi statistik menggunakan uji friedman yang dianalisis pada aplikasi SPSS.Hasil: Terdapat perbedaan pengetahuan (p value = 0,000), dengan nilai rata-rata 7.18, meningkat menjadi 8.39 pada post-test 1 dan 8.69 pada post-test 2. kemudian terdapat perbedaan sikap (p value = 0,000), dengan nilai rata-rata 42.99, meningkat menjadi 46.00 pada post-test 1 dan 46.51 pada post-test 2. Selanjutnya terdapat perbedaan praktik pencegahan skabies sebelum dan setelah intervensi (p value = 0,000) dengan nilai rata-rata 7.84, meningkat menjadi 8.85 pada post-test 1 dan 9.01 pada post-test 2.. Kesimpulan: Buku saku rapor kesehatan efektif sebagai media edukasi terhadap pengetahuan, sikap dan praktik pencegahan skabies. Pimpinan pondok pesantren IMMIM Modern Putra Makassar sebaiknya rutin melakukan edukasi kesehatan khususnya penyakit kulit skabies, serta memberikan himbauan dan pemantauan terhadap praktik kebersihan santri dan juga pemanfaatan buku saku rapor kesehatan.

Keywords

Collaboration network of the authors

13 authors · 21 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • University of Mataram
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andi Zulkifli AbdullahAffiliation unknown2
Nur Nasry NoorAffiliation unknown2
Andi Ainun NururrahmiAffiliation unknown1
Imanuelle Tamara Audrey SiampaAffiliation unknown1
Nichlasul DienullahAffiliation unknown1
Frensi Arynanti Tangki'Affiliation unknown1
Nasrullah NasrullahAffiliation unknown1
Jumriani AnsarAffiliation unknown1
Rizky Chaeraty SyamAffiliation unknown1
Budi SantosoUniversity of Mataram1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN BUKU SAKU RAPOR KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTIK PENCEGAHAN SKABIES</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Putri, Utami Pradana</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yusnitasari, Andi Selvi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ayu, Rosa Devitha</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Skabies</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">buku saku</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">pengetahuan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">sikap</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">praktik</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Skabies merupakan penyakit infeksi kulit menular yang disebabkan oleh sejenis kutu bernama Sarcoptes scabiei, faktor yang mempengaruhi kejadian skabies beberapa diantaranya adalah pengetahuan dan sikap individu. Peningkatan pengetahuan, sikap dan praktik pencegahan skabies dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan dengan metode pembelajaran yang tepat dan efektif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan, sikap dan praktik pencegahan skabies sebelum dan setelah intervensi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan Pra Experimental dengan rancangan penelitian one group pre-test and post-test design. Metode pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan aplikasi spin the well random roulette pada 67 santri. Analisisi statistik menggunakan uji friedman yang dianalisis pada aplikasi SPSS.Hasil: Terdapat perbedaan pengetahuan (p value = 0,000), dengan nilai rata-rata 7.18, meningkat menjadi 8.39 pada post-test 1 dan 8.69 pada post-test 2. kemudian terdapat perbedaan sikap (p value = 0,000), dengan nilai rata-rata 42.99, meningkat menjadi 46.00 pada post-test 1 dan 46.51 pada post-test 2. Selanjutnya terdapat perbedaan praktik pencegahan skabies sebelum dan setelah intervensi (p value = 0,000) dengan nilai rata-rata 7.84, meningkat menjadi 8.85 pada post-test 1 dan 9.01 pada post-test 2.. Kesimpulan: Buku saku rapor kesehatan efektif sebagai media edukasi terhadap pengetahuan, sikap dan praktik pencegahan skabies. Pimpinan pondok pesantren IMMIM Modern Putra Makassar sebaiknya rutin melakukan edukasi kesehatan khususnya penyakit kulit skabies, serta memberikan himbauan dan pemantauan terhadap praktik kebersihan santri dan juga pemanfaatan buku saku rapor kesehatan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2024-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/35439</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v5i2.35439</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 5 No. 2: JUNE 2024; 192-206</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v5i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/35439/13867</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>