Open access Jurnal
HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA (12-59 BULAN) DI PUSKESMAS TOMBANGKALUA’
Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 5 No. 3 (2024) · pp. 239–250
- ISSN
- 2721-2408
- Published
- 2024-10-31
- Publisher
- Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
- Language
- en
Abstract
Latar belakang: Stunting adalah pendek atau sangat pendek berdasarkan panjang badan atau tinggi badan menurut usia kurang dari -2 Standar Deviasi (SD) pada kurva pertumbuhan yang dapat terjadi karena asupan nutrisi yang tidak adekuat akibat infeksi/kronis yang terjadi dalam 1000 HPK. Prevalensi stunting secara global 22,3% pada tahun 2022. Berdasarkan SSGI tahun 2022, prevalensi stunting di Indonesia sebesar 21,6%, di Sulawesi Selatan sebesar 27,2%, dan Toraja Utara sebesar 34,1%. Pola asuh orang tua sangat penting dalam mencegah dan menanggulangi masalah stunting yang berkaitan dengan asupan gizi dan status infeksi pada anak. Tujuan: Mengetahui hubungan pola asuh dengan kejadian stunting pada anak usia 12-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Tombangkalua’. Metode: Desain penelitian menggunakan cross sectional Study. Adapun besar sampel sebanyak 121 responden dengan penarikan sampel menggunakan proportional random sampling. Data di analisis secara univariat dan bivariat. Hasil: Dari penelitian ini didapatkan bahwa pola asuh berdasarkan praktik pemberian makan (p-value=0,000), rangsangan psikososial (p-value=0,007), pemanfaatan pelayanan kesehatan (p-value=0,000), kebersihan diri (p-value=0,000), dan sanitasi penyediaan air bersih (p-value=0,000) berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 12-59 bulan. Kesimpulan: Variabel pemberian makan, rangsangan psikososial, pemanfaatan layanan kesehatan, kebersihan diri, dan ketersediaan air bersih berhubungan dengan kejadian stunting di Puskesmas Tombangkalua’ Tahun 2023. Disarankan kepada orang tua yang memiliki anak berusia 12-59 bulan agar lebih memperhatikan pola asuh berdasarkan praktik pemberian makan terutama dalam hal pemenuhan gizi makanan yang diberikan kepada anak dan lebih memperhatikan sumber air bersih yang aman dan terlindungi.
Keywords
Collaboration network of the authors
16 authors · 25 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Rismayanti Rismayanti | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Sri Hartina | Affiliation unknown | 1 |
| Muh. Arman Nyomba | Affiliation unknown | 1 |
| Lilmawati Lilmawati | Affiliation unknown | 1 |
| Putri Apriyanti Ilman | Affiliation unknown | 1 |
| Andi Selvi Yusnita Sari | Affiliation unknown | 1 |
| Indra Dwinata | Affiliation unknown | 1 |
| Gabryella Laura Mongan | Affiliation unknown | 1 |
| A. Arsunan Arsin | Affiliation unknown | 1 |
| Muh. Fakhran Farezi Akhyar | Affiliation unknown | 1 |
| Arsunan Arsin | Affiliation unknown | 1 |
| Zakya Nur Halizhah | Affiliation unknown | 1 |
| Nahda Fatin Alifah | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.