Open access Jurnal
HUBUNGAN SOSIOKULTURAL DAN GAYA HIDUP DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA HIPERTENSI MASYARAKAT PESISIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAROMBONG KOTA MAKASSAR
Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 5 No. 3 (2024) · pp. 251–263
- ISSN
- 2721-2408
- Published
- 2024-10-31
- Publisher
- Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
- Language
- en
Abstract
Latar belakang: Hipertensi merupakan gangguan sistem peredaran darah yang menyebabkan kenaikan tekanan darah melebihi 140/90 mmHg. Banyak penderita tidak sadar pada kondisi tubuhnya bahwa memiliki penyakit hipertensi, maka dari itu penyakit hipertensi sering juga disebut sebagai the silent killer. Masyarkat pesisir dengan kadar garam tinggi pada makanannya lebih mungkin terkena hipertensi. Penderita hipertensi dapat mengalami banyak perubahan pada kualitas hidup. Tujuan: Mengetahui hubungan sosiokultural dan gaya hidup dengan kualitas hidup penderita hipertensi masyarakat pesisir di Wilayah Kerja Puskesmas Barombong Kota Makassar. Metode: Desain penelitian studi cross sectional. Adapun besar sampel penelitian sebanyak 155 sampel. Populasi penelitian adalah penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Barombong. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square dan Fisher's exact. Hasil: Analisis chi square menunjukkan hasil bahwa terdapat hubungan antara dukungan keluarga (p=0,00), dukungan sosial (p=0,00), spiritual (p=0,005), pola makan (p=0,006), aktivitas fisik (p=0,002) dengan kualitas hidup penderita hipertensi, pada analisis Fisher's exact menunjukkan hasil bahwa terdapat hubungan antara status merokok (p=0,03) dengan kualitas hidup penderita hipertensi. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara dukungan keluarga, dukungan sosial, spiritual, pola makan, aktivitas fisik dan status merokok dengan kualitas hidup penderita hipertensi masyarakat pesisir. Masyarakat pesisir yang menderita hipertensi selalu diberikan dukungan keluarga, dukungan sosial, spiritual tinggi, pola makan baik, aktivitas fisik tinggi dan tidak merokok dapat meningkatkan kualitas hidup penderita hipertensi.
Keywords
Collaboration network of the authors
33 authors · 59 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
- Universitas Halu Oleo
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Indra Dwinata | Affiliation unknown | 3 |
| Ridwan M. Thaha | Affiliation unknown | 2 |
| Mauritz Silalahi | Affiliation unknown | 1 |
| Fridawaty Rivai | Affiliation unknown | 1 |
| Lukman Bima | Affiliation unknown | 1 |
| Indahwaty Sidin | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Akbar Nurdin | Affiliation unknown | 1 |
| Atjo Wahyu | Affiliation unknown | 1 |
| Rezki Elisafitri | Affiliation unknown | 1 |
| Uliadi Barrung Limbong | Affiliation unknown | 1 |
| Tahir Abdullah | Affiliation unknown | 1 |
| Andi Hardianti | Affiliation unknown | 1 |
| Andi Nur Utami | Affiliation unknown | 1 |
| Nurardhi Putra Kusuma | Affiliation unknown | 1 |
| Lalu M Saleh | Affiliation unknown | 1 |
| Sitti Aisyah | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Syafar | Affiliation unknown | 1 |
| Firman | Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong | 1 |
| Jumriani Ansar | Affiliation unknown | 1 |
| Surya Darmawan Syam | Affiliation unknown | 1 |
| Rismayanti Rismayanti | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Alfrida Sanda | Affiliation unknown | 1 |
| Ruri Khallaj Al-Farabi | Affiliation unknown | 1 |
| Auliah Khoirunnisa | Affiliation unknown | 1 |
| Andi Zulkifli Abdullah | Affiliation unknown | 1 |
| Salsabila Aulia Faizal | Affiliation unknown | 1 |
| Andi Zulkifli | Affiliation unknown | 1 |
| Hafizhah Nurul Afifah Hafizhah | Affiliation unknown | 1 |
| Ryza Jazid Baharuddin Nur | Affiliation unknown | 1 |
| Muh. Fakhran Farezi Akhyar | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.