Open access Jurnal
FAKTOR RISIKO KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BIRA KOTA MAKASSAR TAHUN 2024
Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 6 No. 1 (2025) · pp. 46–55
- ISSN
- 2721-2408
- Published
- 2025-02-28
- Publisher
- Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
- Language
- en
Abstract
Latar Belakang: Pneumonia adalah penyebab kematian menular terbesar pada anak-anak di seluruh dunia dan membunuh 740.180 anak di bawah usia 5 tahun pada tahun 2019, terhitung 14% dari semua kematian anak di bawah 5 tahun tetapi 22% dari semua kematian pada anak berusia 1 hingga 5 tahun. Indonesia termasuk salah satu dari 30 negara dengan beban pneumonia tertinggi di dunia. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor risiko kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Bira Kota Makassar. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita berusia 12-59 bulan dan terdiagnosa pneumonia di wilayah kerja Puskesmas Bira serta dipilih secara purposive sampling. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji odds ratio. Hasil: Berdasarkan hasil analisis odds ratio ditemukan bahwa jenis kelamin balita (OR=3,27, 95% CI = 1,384-7,758) dan status gizi balita (OR = 4,73, 95% CI = 1,842 - 12,163) merupakan faktor risiko kejadian pneumonia pada balita. Sedangkan, riwayat ASI eksklusif (OR=1,30, 95% CI=0,597-2,867), riwayat imunisasi (OR=1,76, 95% CI=0,503-6,169), tingkat pengetahuan ibu (OR=1,42, 95% CI=0,66-3,081), kebiasaan merokok anggota keluarga (OR=0,78, 95% CI=0,346-1,795), akses pelayanan kesehatan (OR=1,28, 95% CI=0,485-3,420), dan riwayat asma (OR=1,66, 95% CI=0,422-6,582) bukan faktor risiko kejadian pneumonia pada balita. Kesimpulan: Jenis kelamin balita dan status gizi balita merupakan faktor risiko kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Bira Kota Makassar Tahun 2024. Diharapkan agar ibu balita lebih memperhatikan asupan gizi yang cukup dan seimbang guna mencegah risiko pneumonia.
Keywords
Collaboration network of the authors
7 authors · 9 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Suriah Suriah | Affiliation unknown | 1 |
| Aswar Zulkifli Syam | Affiliation unknown | 1 |
| M. Tahir Abdullah | Affiliation unknown | 1 |
| Ashila Faradiba | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.